Bola.net - - Karir Hafizh Syahrin mendadak berubah usai mendapatkan panggilan dari Monster Yamaha Tech 3 untuk menggantikan Jonas Folger awal tahun ini, dan ia pun berhasil melampaui ekspektasi tim dan banyak orang di sembilan seri pertama MotoGP musim ini.
Rider Malaysia ini konsisten bertarung di posisi 10 besar, dan kini tengah duduk di peringkat 16 pada klasemen pembalap dengan 22 poin. Ia pun unggul tiga poin dari juara dunia Moto2 2017 yang tengah membela Estrella Galicia 0,0 Marc VDS Honda, Franco Morbidelli di peringkat 17.
Dengan begitu, Syahrin punya peluang baik demi merebut gelar debutan terbaik, mengingat debutan lainnya, Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) berada di peringkat 21 dengan 10 poin, sementara Thomas Luthi (EG 0,0 Marc VDS) dan Xavier Simeon (Reale Avintia) belum juga meraih poin.
Bidik Debutan Terbaik

"Saya rasa saya bisa menantang Franco sampai akhir. Tapi saya harus memperbaiki konsistensi saya, karena beberapa balapan terakhir tak berjalan baik. Saya tampil baik di Barcelona, tapi melakukan kesalahan dan mengalami highside. Di sanalah saya kehilangan banyak poin. Saya harap saya bisa menjadi debutan terbaik," ujarnya kepada Speedweek.
Belajar dari Zarco

Saat ini, Syahrin bertandem dengan Johann Zarco, yang merupakan debutan terbaik tahun lalu, serta sukses membawa Tech 3 menjadi tim satelit terbaik. Rider 24 tahun ini pun mengaku belajar banyak dari Zarco, yang juga merupakan rival sengit Morbidelli di Moto2 2016.
"Saya bisa mempelajari gaya balapnya. Ia punya gaya yang sangat berbeda dengan saya. Ia punya setup khusus agar tak membuat ban cepat aus, jadi ia kuat saat keluar tikungan. Setupnya juga membuat mesin lebih cepat. Saya masih harus mempelajari itu," ungkapnya.
Tak Hanya Teknik, Tapi Juga Mentalitas

Rider berjuluk El Pescao ini juga menyatakan bahwa dirinya belajar memiliki mentalitas yang santai seperti Zarco, tak membebani dirinya sendiri untuk tampil sebaik mungkin dalam tahun pertamanya turun di MotoGP.
"Saya harus tetap tenang dan menikmati momen. Tak boleh stres. Semua ini baru bagi saya. Tahun depan kami bisa berkembang. Saya harus menikmati kesempatan mengendarai mesin MotoGP. Kedengaran sangat mirip dengan Johann ya!" pungkasnya sembari tertawa. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pede Bekuk Morbidelli, Syahrin Belajar dari Zarco
Otomotif 27 Juli 2018, 10:45
-
Syahrin Percaya Potensi KTM, Tak Cemaskan Performa
Otomotif 26 Juli 2018, 15:20
-
'Vinales Kurang Sabar, Kini Kembali ke Jalur yang Benar'
Otomotif 26 Juli 2018, 12:20
-
Dilema Yamaha: Klasemen Menjanjikan, Masih Paceklik Kemenangan
Otomotif 26 Juli 2018, 11:25
-
'Tech 3 Tinggalkan Yamaha Bukan Berarti Tak Bahagia'
Otomotif 26 Juli 2018, 10:40
LATEST UPDATE
-
Arsenal dan Julian Alvarez Terpisah Upeti Rp3 Triliun
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:33
-
Singkat, Padat, Jelas! Lewis Hall Gak Dijual, MU!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:06
-
Jose Mourinho Temukan Formula Agar Jude Bellingham dan Arda Guler Bisa Main Bersama
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 20:14
-
Debut Impian Anthony Gordon di Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:49
-
Wajah Baru AC Milan Era Ruben Amorim: Proaktif dan Agresif
Liga Italia 24 Agustus 2026, 19:27
-
Sempat Menolak, Gabrile Martinelli Kini Terbuka Pindah ke Arab Saudi?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:23
-
Kabar Baik MU! Amad Diallo Segera Beraksi Lagi!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:12
-
Ada Tangis Lamine Yamal di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona atas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59





















KOMENTAR