Bola.net - - Pimpinan Monster Yamaha Tech 3, Herve Poncharal kembali membantah timnya tak diperlakukan dengan baik oleh Yamaha Motor Racing selama 20 tahun kerja sama mereka di ajang Grand Prix. Meski tahun depan akan pindah ke KTM, Poncharal menyatakan Tech 3 selalu mendapatkan dukungan baik dari Yamaha.
Kerja sama antara Tech 3 dan Yamaha terjalin pada 1999 di kelas GP250, dan pada 2000, mereka sukses merebut gelar dunia bersama Olivier Jacque. Pada 2001, Tech 3 pun naik ke GP500, masih bersama Yamaha dan meraih banyak kesuksesan, menaungi banyak rider hebat dan merebut banyak podium di era MotoGP.
"Saya sangat bahagia atas 20 tahun di Yamaha, tahun-tahun terbaik dalam kehidupan profesional saya. Saya bertemu banyak orang baik. Kami jadi juara dunia bersama OJ, telah melakukan semua yang kami lakukan di MotoGP, dan lewat Yamaha, kami punya peluang bekerja dengan para rider seperti Ben Spies dan Colin Edwards. Ini hebat," ujar Poncharal kepada Crash.net.
KTM adalah Risiko dan Tantanga

Poncharal tak kecewa pihaknya tak pernah mendapat motor spesifikasi pabrikan dari Yamaha, namun puas atas performa YZR-M1 yang selalu kompetitif, terbukti dari performa Johann Zarco selama dua tahun terakhir. Meski begitu, ia mengaku pindah ke KTM adalah langkah penting bagi timnya, mengingat ia akan mendapatkan motor setara dengan tim pabrikan.
"Bodoh bola mengeluh, dan Anda tak bisa bilang kami tak punya dukungan yang baik dari Yamaha. Tapi saya dapat tawaran dari KTM dan tawaran ini sangat seru, karena saya suka risiko dan tantangannya! Ini petualangan baru. Tapi bukan berarti saya tak bahagia dengan Yamaha. Saya justru bahagia untuk tim baru Yamaha, karena Anda bisa lihat level performa motor mereka," ungkapnya.
Sudah Berupaya Keras

Yamaha pun telah memastikan bahwa SIC Racing akan menjadi pengganti Tech 3 musim depan, dan mereka dikabarkan bakal mendapatkan satu motor spesifikasi pabrikan, hal yang tak pernah didapatkan Poncharal. Meski begitu, pria asal Prancis ini mengaku tak akan marah bila hal ini benar-benar terwujud.
"Jika motor pabrikan untuk tim satelit terjadi tahun depan, saya bakal bahagia untuk mereka. Saya tak akan dengki. Kami telah berusaha mendapatkannya lewat Colin, Ben, Andrea Dovizioso, Cal Crutchlow dan Johann Zarco, tapi jawabannya selalu 'no way'," ungkapnya.
"Aturan Yamaha adalah tim pabrikan punya motor terbaru, sementara tim satelit dapat motor setahun sebelumnya. Saya menerimanya. Saya sudah berusaha mendapatkannya tapi selalu ditolak, bahkan untuk Pol Espargaro yang kala itu punya kontrak langsung dengan pabrikan," pungkas Poncharal. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Syahrin Percaya Potensi KTM, Tak Cemaskan Performa
Otomotif 26 Juli 2018, 15:20
-
'Vinales Kurang Sabar, Kini Kembali ke Jalur yang Benar'
Otomotif 26 Juli 2018, 12:20
-
Dilema Yamaha: Klasemen Menjanjikan, Masih Paceklik Kemenangan
Otomotif 26 Juli 2018, 11:25
-
'Tech 3 Tinggalkan Yamaha Bukan Berarti Tak Bahagia'
Otomotif 26 Juli 2018, 10:40
-
Daftar Sementara Pembalap dan Tim MotoGP 2019
Otomotif 25 Juli 2018, 16:05
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR