
Bola.net - Johann Zarco mengaku mulai menemukan kepercayaan dirinya dalam sesi latihan bebas pertama (FP1) dan kedua (FP2) MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island pada Jumat (25/10/2019), di mana ia menjadi pengganti sementara untuk Takaaki Nakagami di LCR Honda Idemitsu.
Mengendarai RC213V versi 2018, Zarco memang hanya duduk di posisi 15 dalam daftar kombinasi catatan waktu, namun performanya terus membaik dari waktu ke waktu. Selain itu, ia juga berhasil mengasapi rider Repsol Honda, Jorge Lorenzo, di kedua sesi tersebut.
"FP1 berjalan basah, cukup bagus untuk menjajal motor ini untuk pertama kalinya. Tak mudah karena memang sulit menemukan kepercayaan diri dalam kondisi ini. Tapi ketika treknya basah, Anda pasti melaju pelan, jadi saya punya waktu beradaptasi dengan motor. Tapi saya juga sangat berhati-hati," tuturnya via MotoGP.com.
Temukan Kepercayaan Diri yang Dulu
Zarco dipanggil oleh LCR dan Honda untuk menggantikan Nakagami usai ia dibebastugaskan oleh KTM di sisa musim ini. Dengan RCV, juara dunia Moto2 2015 dan 2016 itu mengaku nyaris menemukan kepercayaan dirinya sebelum membela KTM, yakni saat ia masih membela Monster Yamaha Tech 3.
"Pada sesi siang, lebih sulit dalam kondisi kering, karena saya sangat lamban. Tapi secara perlahan saya kembali mendapatkan kepercayaan diri, nyaris seperti kepercayaan diri saya yang dulu. Rasanya sangat spesial, karena di trek ini Anda melaju cepat nyaris di semua tikungan," ungkapnya.
Ingin Kembali Jadi Rider Top
Rider Prancis ini juga senang bisa mengalami progres yang cukup besar dalam waktu singkat bersama Honda, dan bertekad lebih baik lagi di sisa pekan balap. Meski begitu, ia mengaku ogah membandingkan RCV dengan KTM RC16.
"Saya tak mau melakukan perbandingan pada kedua motor, saya hanya harus pada apa yang harus saya lakukan. Target saya adalah menemukan kepercayaan diri, demi menjadi rider top dan bukan sekadar rider yang baik," pungkasnya.
Dalam pekan balap ini pula, Zarco digosipkan berpeluang kembali ke Moto2 bersama American Racing, yang akan ditinggalkan Iker Lecuona menuju Red Bull KTM Tech 3 di MotoGP 2020.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pede Kendarai Honda, Johann Zarco Ogah Bandingkan dengan KTM
Otomotif 25 Oktober 2019, 15:56
-
Senggolan, Jorge Lorenzo Maklumi Amarah Marc Marquez
Otomotif 25 Oktober 2019, 15:25
-
Amarah Marc Marquez Mereda Usai Diskusi dengan Jorge Lorenzo
Otomotif 25 Oktober 2019, 15:04
-
Hasil Tes Michelin MotoGP Australia: Marc Marquez Tercepat
Otomotif 25 Oktober 2019, 12:36
-
Hasil FP2 MotoGP Australia: Marquez-Lorenzo Cekcok, Vinales Memimpin
Otomotif 25 Oktober 2019, 12:07
LATEST UPDATE
-
Benjamin Sesko Menggila di MU, Michael Carrick Disebut Jadi Otaknya!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 06:38
-
Lisandro Martinez 'Menghilang' di Laga Everton vs MU, Ada Apa Gerangan?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:55
-
Pertahanan Rapat dan Solid, Kunci MU Menang 0-1 di Kandang Everton
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:46
-
Manchester United Kalahkan Everton, Benjamin Sesko: Ini Kemenangan yang Krusial!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:32
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:08
-
Hasil Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko Bawa MU Kembali ke Empat Besar!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 04:57
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR