
Bola.net - Sembilan kali juara dunia sekaligus MotoGP Legend, Valentino Rossi, mengaku tak tahu apakah di masa mendatang akan ada pembalap yang memiliki karakter, talenta, dan prestasi yang mirip dengannya. Namun, ia menyatakan bahwa untuk menjadi seperti dia, seorang pembalap harus menjadi dirinya sendiri.
Selama 26 tahun berkarier di Grand Prix, Rossi memiliki begitu banyak fans di seluruh penjuru bumi. Tak hanya karena ia bertalenta dan berprestasi mentereng, melainkan juga karena kepribadiannya yang humoris dan supel. Kini, usai ia pensiun, penggemar MotoGP bertanya-tanya apakah akan ada rider seperti dia lagi suatu hari nanti.
Banyak orang yang yakin rider-rider VR46 Riders Academy, seperti Pecco Bagnaia, Franco Morbidelli, dan Marco Bezzecchi berpeluang mengikuti jejak Rossi. Namun, tak sedikit yang berpendapat Fabio Quartararo juga punya kans, karena terbukti mampu jadi juara dan punya karakter yang ceria, bahkan mengidolakan Rossi sejak kecil.
Tak Pernah Berniat Ciptakan 'Karakter'

Rossi sendiri tak tahu mengapa dirinya digilai banyak orang, namun ia yakin untuk meraih simpati sebesar itu, seseorang harus menjadi dirinya sendiri, dan tak berusaha keras untuk meraih popularitas. Dengan begitu, orang-orang akan memberikan dukungan tanpa diminta.
"Saya tak tahu bagaimana itu bisa terjadi. Mungkin rahasia saya adalah saya tak mau menjadi sebuah 'karakter', atau setidaknya saya tak mau mengorbankan segalanya demi mewujudkan hal itu. Saya tetap menjadi diri sendiri dan orang-orang menyukainya," ungkap Rossi.
Di lain sisi, tak peduli siapa yang akan bisa mengikuti jejaknya kelak, Rossi yakin MotoGP takkan redup meski ia sudah pensiun. Ia bahkan memberikan pujian kepada Dorna Sports, yang telah melakukan begitu banyak hal agar MotoGP tetap menarik untuk ditonton khalayak ramai.
Rossi di MotoGP Bagai Ferrari di Formula 1

"MotoGP sudah ada sebelum saya datang, dan akan tetap ada usai saya pergi. Mungkin jumlah penontonnya akan turun, beberapa orang takkan lagi mengikuti. Namun, MotoGP sesuatu yang indah, apa yang mereka lakukan berhasil, orang-orang masih menonton. Toh rider Italia lain masih ada, juga ada Ducati," ungkap Rossi.
Rossi juga menanggapi ungkapan fans balap yang menyebut keberadaannya di MotoGP sangat krusial, bagaikan keberadaan Ferrari di Formula 1. Pembalap yang kini turun di GT World Challenge Europe ini pun mengaku sangat tersanjung.
"Saya pernah dengar soal itu, dan rasanya menyenangkan bisa didefinisikan seperti itu di dunia balap motor, seperti skuad merah di dunia motorsport atau tim nasional di sepak bola," pungkas pria berusia 43 tahun ini.
Sumber: Il Giornale
Baca Juga:
- Valentino Rossi Ngaku Sudah Baikan dengan Para Rival, Kini Justru Anggap Teman
- Ogah Jajal Ducati, Valentino Rossi: Saya Nggak Kangen Naik Motor MotoGP!
- Jadi Pembalap Mobil, Valentino Rossi: Kini Saya Malah Senang Nonton MotoGP dari Sofa
- Jadwal Siaran Langsung MotoGP Argentina 2022 di Trans7 dan MNC Sports, 1-4 April 2022
- Klasemen Sementara Formula 1 2022 Usai Seri Arab Saudi di Jeddah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pesan Valentino Rossi untuk Sang Penerus di MotoGP: Tetaplah Jadi Diri Sendiri
Otomotif 28 Maret 2022, 12:00
-
Valentino Rossi Ngaku Sudah Baikan dengan Para Rival, Kini Justru Anggap Teman
Otomotif 28 Maret 2022, 10:23
-
Ogah Jajal Ducati, Valentino Rossi: Saya Nggak Kangen Naik Motor MotoGP!
Otomotif 28 Maret 2022, 10:01
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSIM Yogyakarta 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:06
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Malut United 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:00
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 13:46
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 13:41
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 13:33
-
Daftar Tanggal Launching 11 Tim Formula 1 Jelang Musim 2026
Otomotif 9 Januari 2026, 13:15
-
Federico Valverde Anggap Real Madrid Beruntung Menang atas Atletico
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 12:53
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR