
Bola.net - Team Principal Prima Pramac Racing, Paolo Campinoti, menyatakan alasan mendetail mengapa skuadnya batal menggaet Marc Marquez di MotoGP 2024 meski sempat dapat lampu hijau dari Ducati Corse. Menurut Campinoti, usai pertimbangan mendalam, ia yakin Marquez bukan opsi masuk akal.
Gosip Marquez ingin hengkang dari Repsol Honda sudah menyeruak sejak pertengahan 2023. Selain KTM, Pramac sempat menjadi salah satu tim yang dikabarkan saling lirik dengan Marquez. Meski begitu, akhirnya Marquez memilih pindah ke Gresini, yang seperti Pramac, merupakan tim satelit Ducati.
Campinoti menyatakan timnya sudah sempat dapat izin dari Ducati untuk menggandeng Marquez. Namun, Ducati menegaskan Marquez harus diikat dengan kontrak berdurasi dua musim. Di lain sisi, Marquez hanya menginginkan kontrak satu musim, yakni hal yang ia dapatkan di Gresini.
Berabe Kalau Marc Marquez Hengkang Sebagai Juara

"Kami sempat tertarik menggaet Marc, dan Ducati bilang kepada kami bahwa itu bisa dilakukan, tetapi dengan kontrak dua tahun," ungkap Campinoti lewat Paddock TV seperti yang dikutip oleh Diario AS pada Selasa (19/12/2023).
Kontrak Marquez dengan Gresini uniknya tidak terikat dengan Ducati. Sebaliknya, jika bergabung dengan Pramac, maka ia akan dapat kontrak langsung dari Ducati. Kenekatan Marquez yang lebih memilih kontrak setahun dengan Gresini mendukung dugaan bahwa ia ingin kembali ke Honda pada 2025.
Jika ini sampai terjadi, Campinoti yakin wajah Ducati bakal tercoreng, apalagi jika Marquez pergi dengan menggondol gelar dunia. "Situasi ini bisa jauh lebih mengganggu. Pasalnya, jika Marc merebut gelar dunia dan kemudian pergi, saya rasa itu takkan 100% positif bagi Ducati," ungkapnya.
Marquez Bersaudara Tidak Disambut Baik

Di lain sisi, Campinoti juga tak memungkiri menggaet Marquez dengan kontrak setahun tidaklah masuk akal bagi Pramac. Ia tak mau ikut pusing mengendalikan situasi jika Marquez bersitegang dengan Pecco Bagnaia, Franco Morbidelli, dan Marco Bezzecchi yang merupakan anak-anak didik Valentino Rossi.
"Saya takkan menggaet Marc hanya untuk satu tahun. Itu tidak masuk akal, terutama ada banyak pembalap VR46 di Ducati dan bisa dibilang Keluarga Marquez tidak diterima dengan baik. Akan ada jauh lebih banyak masalah dalam kekacauan ini," ungkap Campinoti, yang menaungi Morbidelli pada 2024.
Di Gresini, Marquez akan bertandem dengan adiknya sendiri, Alex Marquez, yang sudah lebih dulu bergabung dengan Ducati pada 2023. Di Pramac, Morbidelli akan menemani Jorge Martin, yang menjadi runner up di belakang Bagnaia pada 2023.
Sumber: Paddock TV, Diario AS
Baca juga:
- Pedro Acosta: Setim Bareng Marc Marquez di KTM? Saya Pikirin Nanti Saja
- Pedro Acosta Woles Tak Langsung Bela Red Bull KTM: Memang Belum Waktunya Kok!
- Alberto Puig: Honda Salah Kalau Nekat Gaet Pedro Acosta, Mending Gandeng Luca Marini
- Daftar Pembalap Motor dengan Gelar Dunia Grand Prix Terbanyak, Favoritmu Punya Berapa?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Aprilia Ngeluh Lagi Soal Ducati: Sudah Punya 8 Rider, Ada Marc Marquez Pula!
Otomotif 31 Desember 2023, 21:25
-
Pramac Soal Batal Gaet Marc Marquez: Nggak Masuk Akal, Banyak Rider VR46 di Ducati
Otomotif 31 Desember 2023, 20:40
-
Pedro Acosta: Setim Bareng Marc Marquez di KTM? Saya Pikirin Nanti Saja
Otomotif 29 Desember 2023, 15:40
-
Alberto Puig Sebut Reuni Honda dan Marc Marquez Takkan Jadi Prioritas
Otomotif 28 Desember 2023, 16:09
LATEST UPDATE
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
-
Man of the Match Nottingham vs Liverpool: Alexis Mac Allister
Liga Inggris 22 Februari 2026, 23:47
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR