
Bola.net - - Manajer Tim Pramac Racing, Francesco Guidotti mengaku tak ingin mendorong pebalapnya, Francesco 'Pecco' Bagnaia untuk buru-buru membela tim pabrikan Ducati di MotoGP. Guidotti lebih ingin Bagnaia terus menggali pengalaman untuk beberapa waktu ke depan.
Ducati memang diketahui memprioritaskan Danilo Petrucci dan Jack Miller sebagai kandidat tandem Andrea Dovizioso di tim pabrikan musim depan, dan hal ini pun membuat Guidotti dan timnya membuat Bagnaia lebih fokus belajar dalam menjalani musim debutnya.
Dalam lima seri perdana musim ini, Bagnaia yang mengendarai Desmosedici GP18, juga belum menunjukkan performa yang garang. Juara dunia Moto2 2018 tersebut bahkan tiga kali gagal finis, dan hanya finis ke-14 di Argentina, sebelum mampu finis kesembilan di Austin.
Ditargetkan Konsisten Finis Lebih Dulu
"Pecco terus memperbaiki diri, tapi di kejuaraan ini, hasil balap adalah hal yang paling menentukan. Atas beberapa alasan tertentu, Pecco hanya finis di dua balapan. Kami berharap ia bisa finis secara konsisten," ujar Guidotti dalam wawancaranya dengan GPOne.
Senada dengan crew chief Bagnaia, Cristian Gabarrini, Guidotti menyatakan bahwa rider Italia tersebut mampu menyerap banyak pelajaran dan pengetahuan sejak pertama kali mengendarai motor MotoGP, dan yakin ia hanya butuh lebih banyak pengalaman.
"Pecco terus berkembang dan kami senang bekerja dengannya. Ada rasa percaya dari kedua belah pihak. Ia hanya butuh lebih banyak pengalaman. Ia telah belajar dari banyak momen sulit dan akan berkembang lebih kuat," ungkapnya.
Layak Bela Tim Pabrikan, Tapi...
Guidotti juga menyatakan bahwa talenta Bagnaia sudah tak diragukan lagi, dan hal ini membuatnya layak untuk membela tim pabrikan Ducati di masa depan. Meski begitu, Guidotti belum mau menerka-nerka kapan anak didik Valentino Rossi tersebut akan benar-benar siap.
"Pecco cocok untuk tim pabrikan. Ia berpotensi tinggi, yang sudah terlihat di Moto3, bahkan sebelum ia menjuarai Moto2. Tapi saya tak ingin ia buru-buru menggantikan Danilo. Ia layak dapat kesempatan, dan itu akan terjadi, tapi saya belum bisa bilang kapan," tutupnya.
Saat ini, Bagnaia berada di peringkat 16 pada klasemen pebalap dengan koleksi 9 poin, tertinggal 33 poin dari tandemnya, Miller, yang ada di peringkat 6.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pramac Tak Mau Bagnaia Buru-Buru ke Tim Pabrikan Ducati
Otomotif 28 Mei 2019, 14:15
-
Jack Miller Tekad Raih Kepercayaan Ducati untuk MotoGP 2020
Otomotif 27 Mei 2019, 15:15
-
Nasib Petrucci-Miller Dirapatkan di Catalunya, Diumumkan di Jerman
Otomotif 27 Mei 2019, 12:45
-
Bos Ducati Belum Mau Pikirkan Kontrak Alex Marquez
Otomotif 24 Mei 2019, 15:15
-
Alex Marquez ke Pramac, Pancing Marc Marquez ke Ducati?
Otomotif 24 Mei 2019, 13:10
LATEST UPDATE
-
AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
Liga Italia 6 Januari 2026, 15:28
-
Prediksi West Ham vs Nottingham Forest 7 Januari 2026
Liga Inggris 6 Januari 2026, 15:19
-
Luapan Emosi Gonzalo Garcia Usai Cetak Hattrick di Laga Madrid vs Betis
Liga Spanyol 6 Januari 2026, 14:57
-
Prediksi Pisa vs Como 6 Januari 2026
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:43
-
Sebut Wasit Mafia, Fabio Capello Buru-buru Beri Klarifikasi Penting
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:13
-
Persik vs Persib Bandung: Dewangga Kecewa Maung Bandung Tertahan di Kediri
Bola Indonesia 6 Januari 2026, 13:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
























KOMENTAR