Red Bull Ring akan kembali menggelar MotoGP untuk pertama kalinya pada 12-14 Agustus mendatang, dan seluruh tim peserta pun melakukan uji coba untuk beradaptasi dengan lintasan sembari memperbaiki performa motor. Hanya Repsol Honda dan Monster Yamaha Tech 3 yang absen dari uji coba ini.
Sirkuit yang dikelola oleh perusahaan minuman berenergi, Red Bull ini juga unik, mengingat hanya memiliki sembilan tikungan, yakni dua tikungan ke kiri dan tujuh tikungan ke kanan. Lintasan lurusnya pun hanya sepanjang 626 meter. Meski begitu, para pebalap yakin sirkuit yang juga dipakai Formula 1 ini memiliki titik-titik berbahaya untuk balap motor.
Berikut opini duo Movistar Yamaha MotoGP, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi; test rider Ducati Corse, Casey Stoner; serta duo tim pabrikan Ducati Corse, Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone soal tingkat keselamatan Red Bull Ring. [initial]
Jorge Lorenzo

"Menurut saya, yang terburuk adalah Tikungan 2, karena Anda tiba dengan kecepatan 340-350 km/jam dan Anda miring dengan sisi kiri. Dindingnya sangat dekat, jadi jika ban depan selip maka motor sudah pasti akan menabrak dinding.
"Di exit tikungan terakhir, jika Anda mengalami highside maka Anda akan menabrak dinding. Yang lain tidak terlalu berbahaya, tapi tentu masih tak sempurna."
Valentino Rossi

"Menurut saya ada dua tempat yang terlalu berbahaya, yakni area exit tikungan terakhir dan area exit Tikungan 7. Tak ada ruang yang cukup di sana. Kami sudah membicarakannya, tapi rasanya tak ada cara untuk memodifikasinya."
Casey Stoner

"Tapi dalam rapat Safety Commission, saya sudah sering mengeluhkan area run-off yang beraspal. Tapi nyatanya ini terkait rasa nyaman. Pada area run-off aspal, Anda bisa langsung kembali ke lintasan jika melakukan kesalahan. Tapi area gravel juga penting demi memperlambat laju, karena kondisi di sana terlalu berbahaya."
Andrea Dovizioso

"Kami sudah membicarakannya saat makan siang di sela uji coba dengan pihak yang bertanggung jawab. Kami akan selalu mengevaluasi situasi. Dalam tiga pekan, memang tak ada keajaiban. Tapi jika ingin terus balapan di sini, maka perubahan harus dilakukan."
Andrea Iannone

"Pada beberapa bagian, lintasan ini memang sempit dan tak ada ruang cukup di beberapa tikungan, juga tak ada area run-off gravel atau berumput. Inilah yang membuatnya berbeda dengan sirkuit lainnya. Tapi menurut saya tak terlalu buruk."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Stoner: Ducati Tak Punya Kelemahan di Red Bull Ring
Otomotif 23 Juli 2016, 14:45
-
Red Bull Ring Dinilai Berbahaya, Ini Opini Rider MotoGP
Otomotif 23 Juli 2016, 12:30
-
Stoner Kuat di Uji Coba Austria, Lorenzo Takjub
Otomotif 22 Juli 2016, 10:00
-
Jatuh di Red Bull Ring, Casey Stoner 'Tertawakan' Diri Sendiri
Otomotif 21 Juli 2016, 10:30
-
Ducati Kembali Kuasai Hari Kedua Uji Coba MotoGP Austria
Otomotif 21 Juli 2016, 09:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR