
Bola.net - Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer, membeberkan betapa ribetnya pengalaman yang ia harus lalui demi merayu Raul Fernandez naik ke MotoGP 2022. Kepada Speedweek, Jumat (21/1/2022), Beirer menyatakan bahwa Fernandez tadinya menolak untuk naik kelas dan ingin tetap balapan di Moto2 setidaknya setahun lagi.
KTM dan Fernandez memang terlibat drama di Austria pada Agustus 2021, usai KTM tanpa izin mengumumkan Fernandez sebagai rider Tech 3 KTM di MotoGP 2022. Kala itu, Fernandez naik pitam karena ingin tetap balapan di Moto2 dan sedang mempertimbangkan untuk membela tim satelit Yamaha di MotoGP.
Seperti yang diketahui, di sela pekan balap MotoGP Austria, manajer pribadi Fernandez, Jordi Arilla bertemu Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, di sebuah restoran. Berkat pertemuan itu, Yamaha ingin membeli kontrak Fernandez dari KTM sebesar EUR 500 ribu. Namun, langkah itu ditolak mentah-mentah oleh KTM.
Sudah Tebus Opsi Lanjutan Secara Legal

Beirer pun mengakui dirinya belum memahami bagaimana bisa Fernandez menjalani negosiasi dengan Yamaha ketika ia masih terikat kontrak dengan KTM sampai akhir 2022. "Sampai saat ini, kami belum bisa memahami bagaimana hal itu bisa terjadi. Kronologinya adalah kami punya opsi lanjutan untuk Raul pada 2022," kisahnya.
"Meski begitu, opsi itu tak otomatis berlanjut, karena kami harus menebusnya pada tanggal yang spesifik, yakni pada akhir Mei. Kami pun secara legal sudah menebus opsi itu. Tapi kemudian ada diskusi besar-besaran, karena Raul mengaku tak mau naik ke MotoGP," lanjut pria asal Austria yang juga mantan pembalap motocross ini.
Beirer menyatakan Fernandez bertekad bertahan di KTM pada 2022, namun ingin tetap berlaga di Moto2. KTM pun menurutinya, tapi juga tetap membuka kans menaikkannya ke MotoGP. Kontrak baru disepakati, beberapa klausul diubah, termasuk sisi finansial dan perjanjian bahwa sang adik, Adrian Fernandez, diturunkan di skuad KTM Moto3.
Raul Fernandez Punya 4 Manajer

"Kala itu Raul bilang bahwa ia ingin bertahan dengan kami, tapi minta kami membiarkannya balapan di Moto2 selama dua musim (sampai 2022). Secara formal, kami biarkan saja seperti itu. Kami tetap tebus kontraknya, jadi secara legal ia tetap membela kami. Namun, kami tetap membuka kesempatan baginya naik ke MotoGP 2022," tutur Beirer.
"Pada musim panas, kesepakatan baru ditandatangani oleh Raul dan manajemennya. Ini bagaikan pernikahan kedua. Sumpah cinta diulang sekali lagi, dan janji pernikahan dikonfirmasi untuk kedua kali. Saya hanya dengar kabar dari mulut ke mulut soal pembicaraan dengan tim atau pabrikan lain, yakni kabar yang tidak kami sukai," lanjutnya.
Yang lebih ribet lagi, Fernandez ternyata dinaungi oleh perusahaan manajemen '2KARS', di mana kariernya tak hanya diarahkan oleh Arilla, melainkan juga dua legenda Reli Dakar, yakni Nani Roma dan Marc Coma, serta eks rider motocross, Hannes Kinigadner. "Jika Anda bicara dengan empat manajer, negosiasinya jadi tak mudah," tutup Beirer.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
- Yamaha RNF: Darryn Binder Bisa Sajikan Keajaiban di MotoGP 2022
- Lewat Twitter, Toprak Razgatlioglu Kode Keras Bakal ke MotoGP 2023
- Ducati Undur Jadwal Presentasi Tim Usai Jack Miller Positif Covid-19
- Kompak Juarai MotoGP, Fabio Quartararo: Saya dan Joan Mir Rider Terbaik Saat Ini
- Usai Reli Dakar, Danilo Petrucci: Kini Saya Bisa Pensiun dari MotoGP dengan Damai
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Peluncuran Tim MotoGP 2022, Kapan Skuad Favoritmu Pamer Motor Baru?
Otomotif 23 Januari 2022, 18:15
-
Ribetnya KTM Rayu Raul Fernandez ke MotoGP: Bagai Ulang Janji Pernikahan
Otomotif 23 Januari 2022, 17:15
-
Yamaha RNF: Darryn Binder Bisa Sajikan Keajaiban di MotoGP 2022
Otomotif 23 Januari 2022, 16:20
-
Lewat Twitter, Toprak Razgatlioglu Kode Keras Bakal ke MotoGP 2023
Otomotif 23 Januari 2022, 15:07
-
Ducati Undur Jadwal Presentasi Tim Usai Jack Miller Positif Covid-19
Otomotif 21 Januari 2022, 16:48
LATEST UPDATE
-
Gol Dianulir, Penalti Dibatalkan, Napoli Murka: Ini Memalukan!
Liga Italia 23 Februari 2026, 08:27
-
Drama Mac Allister di Menit 90+7: Liverpool Pecahkan Rekor Gol Larut Premier League
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:15
-
Inspirasi Kemenangan Arsenal itu Bernama Victor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:01
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09






















KOMENTAR