
Bola.net - Team Principal WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Razlan Razali, meyakini bahwa Darryn Binder bisa jadi menyajikan keajaiban di MotoGP 2022. Hal ini ia nyatakan kepada Crash.net, Sabtu (22/1/2022), usai melihat taktik berkendara dan strategi balap Binder bersama Petronas Sprinta Racing di Moto3 sepanjang 2021.
Seperti halnya Jack Miller pada 2015, Binder memang jadi debutan kontroversial musim ini. Pasalnya, ia langsung lompat dari Moto3 ke MotoGP. Namun, berbeda dari Miller yang kala itu merupakan runner up Moto3 2014 dan hanya kalah dua poin dari Alex Marquez, Binder belum konsisten meraih podium dan kemenangan di Moto3.
Meski begitu, Razlan mengaku timnya telah melihat potensi besar dari 'Daz'. Pembalap asal Afrika Selatan itu ia nilai memiliki beberapa kekuatan: sosok yang baik hingga mempermudah kerja samanya dengan tim, dan sangat disiplin. Selain itu, tubuh Binder yang tinggi besar juga dirasa cocok dengan mesin-mesin yang besar pula.
Terkesan Cara Balapan Darryn Binder di Moto3

"Yang kami lihat pada Darryn sepanjang tahun bersama kami adalah ia berperilaku baik, sangat disiplin, dan dia anak yang baik. Oke, jadi orang baik saja takkan bikin Anda menang! Tapi dengan fisiknya, ia terlalu besar untuk Moto3, dan motor Moto3 milik Honda punya ketertinggalan tenaga dari KTM. Itu sudah jelas," ujar Razlan.
"Namun, caranya bertarung di tiap balapan: dalam 1-2 lap ia bisa menyusul ke depan. Ia bisa menyalip di jalur dalam dan luar. Sayang, ia menabrak Dennis Foggia (di Portimao). Tapi melihat tahun lalu, kami pikir jika memberinya kans di atas motor seperti Yamaha, ia bisa melakukan hal-hal ajaib. Itulah potensi yang kami lihat darinya," lanjutnya.
Razlan tak memungkiri timnya yang punya ide membawa Binder ke MotoGP, tapi menegaskan Yamaha juga punya andil dalam ambil keputusan. Langkah ini ditempuh karena Yamaha ingin mempertahankan sekaligus memperkuat RNF sebagai tim junior mereka. Apalagi, Ducati dan KTM saat ini sedang menggenjot program rider muda.
Terikat Kontrak Langsung dengan Yamaha

Seperti yang diketahui, duet Monster Energy Yamaha pada 2022 adalah Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli, yang merupakan alumnus Petronas Yamaha SRT. Kedudukan RNF kini pun jauh lebih baik lagi di mata Yamaha. Pasalnya, Andrea Dovizioso dan Binder sama-sama terikat kontrak dengan Yamaha, sementara pada 2019-2021, Morbidelli hanya terikat kontrak dengan SRT.
"Kami ingin mempertahankan fakta bahwa kami ini tim pengembangan untuk tim pabrikan. Kami membuktikan dua rider pabrikan mereka datang dari tim satelit. Yamaha pun sepakat dengan arah itu. Pada 2020, kami jadi runner up. Tahun lalu, kami kedua dari bawah. Saya rasa Yamaha tak mau melihat kami jadi kedua dari bawah," tutur Razlan.
"Dukungan yang kami dapat dari Yamaha kini jauh lebih baik. Kedua rider kami sama-sama terikat kontrak dengan pabrikan. Yamaha juga sepakat dengan filosofi kami untuk mengembangkan setidaknya satu rider muda. Jadi, keputusan soal Darryn tak hanya dari kami. Kami memang mendorongnya, namun ini keputusan kolektif dengan para orang Jepang," pungkasnya.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Lewat Twitter, Toprak Razgatlioglu Kode Keras Bakal ke MotoGP 2023
- Ducati Undur Jadwal Presentasi Tim Usai Jack Miller Positif Covid-19
- Kompak Juarai MotoGP, Fabio Quartararo: Saya dan Joan Mir Rider Terbaik Saat Ini
- Usai Reli Dakar, Danilo Petrucci: Kini Saya Bisa Pensiun dari MotoGP dengan Damai
- Tak Ragukan Talenta Jack Miller, Ducati Tekad Bantu Hemat Ban di MotoGP 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Peluncuran Tim MotoGP 2022, Kapan Skuad Favoritmu Pamer Motor Baru?
Otomotif 23 Januari 2022, 18:15
-
Ribetnya KTM Rayu Raul Fernandez ke MotoGP: Bagai Ulang Janji Pernikahan
Otomotif 23 Januari 2022, 17:15
-
Yamaha RNF: Darryn Binder Bisa Sajikan Keajaiban di MotoGP 2022
Otomotif 23 Januari 2022, 16:20
-
Lewat Twitter, Toprak Razgatlioglu Kode Keras Bakal ke MotoGP 2023
Otomotif 23 Januari 2022, 15:07
-
Ducati Undur Jadwal Presentasi Tim Usai Jack Miller Positif Covid-19
Otomotif 21 Januari 2022, 16:48
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 9 April 2026, 06:34

-
Man of the Match PSG vs Liverpool: Khvicha Kvaratskhelia
Liga Champions 9 April 2026, 05:13
-
Hasil PSG vs Liverpool: Keperkasaan sang Juara Bertahan
Liga Champions 9 April 2026, 05:06
-
Al Hilal vs Al Kholood Club: Karim Benzema Bungkus Hattrick dalam Pesta 6 Gol
Asia 9 April 2026, 04:22
-
Braga vs Betis: Penalti Cucho Hernandez Selamatkan Tim Tamu
Liga Eropa UEFA 9 April 2026, 04:16
-
Man of the Match Barcelona vs Atletico Madrid: Julian Alvarez
Liga Champions 9 April 2026, 04:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32























KOMENTAR