Bola.net - Target Valentino Rossi untuk finis di posisi enam besar MotoGP Aragon (30/9) pupus begitu saja sejak lap pertama. Ia bersenggolan dengan pebalap Repsol Honda pengganti Casey Stoner, Jonathan Rea.
Rossi berusaha menyalip Rea di salah satu tikungan, namun kehilangan kendali dan keluar lintasan. Ia kembali ke trek di posisi ke-21, yakni posisi terbuncit. Perlahan tapi pasti, Rossi berhasil finis di posisi kedelapan.
"Sayang sekali karena saya melakukan kesalahan di lap pertama. Saya sedikit lebih cepat ketimbang Johnny. Ketika di penghujung lintasan lurus, ia mengerem lebih awal dan saya berusaha menghindar," ujar Rossi.
Menurut The Doctor, tanpa insiden tersebut ia bisa bertarung dengan pebalap San Carlo Honda Gresini, Alvaro Bautista yang finis di posisi keenam. "Meski begitu, ternyata performa kami lebih baik di sesi balap ketimbang di sesi latihan. Saat latihan, kami mengalami masalah pada akselerasi baik dalam kondisi kering maupun basah," lanjutnya.
Rossi menambahkan, Sirkuit Motorland Aragon merupakan sirkuit tersulit bagi Ducati di antara semua sirkuit yang tersisa di kalender balap musim ini. Ia pun berharap bisa lebih kompetitif lagi saat tampil di Motegi, Jepang dua pekan mendatang. (cn/kny)
Rossi berusaha menyalip Rea di salah satu tikungan, namun kehilangan kendali dan keluar lintasan. Ia kembali ke trek di posisi ke-21, yakni posisi terbuncit. Perlahan tapi pasti, Rossi berhasil finis di posisi kedelapan.
"Sayang sekali karena saya melakukan kesalahan di lap pertama. Saya sedikit lebih cepat ketimbang Johnny. Ketika di penghujung lintasan lurus, ia mengerem lebih awal dan saya berusaha menghindar," ujar Rossi.
Menurut The Doctor, tanpa insiden tersebut ia bisa bertarung dengan pebalap San Carlo Honda Gresini, Alvaro Bautista yang finis di posisi keenam. "Meski begitu, ternyata performa kami lebih baik di sesi balap ketimbang di sesi latihan. Saat latihan, kami mengalami masalah pada akselerasi baik dalam kondisi kering maupun basah," lanjutnya.
Rossi menambahkan, Sirkuit Motorland Aragon merupakan sirkuit tersulit bagi Ducati di antara semua sirkuit yang tersisa di kalender balap musim ini. Ia pun berharap bisa lebih kompetitif lagi saat tampil di Motegi, Jepang dua pekan mendatang. (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rossi Anggap Aragon Sirkuit Tersulit Bagi Ducati
Otomotif 1 Oktober 2012, 18:00
-
Start Dari Barisan Ketiga, Rossi Tetap Optimis
Otomotif 30 September 2012, 15:40
-
Rossi Ingin Tingkatkan Hasil Finis di MotoGP Aragon
Otomotif 29 September 2012, 13:00
-
Enam Negara Peraih Kemenangan Terbanyak di MotoGP
Otomotif 28 September 2012, 13:00
-
Rossi: MotoGP Aragon, Ajang Pembuktian Progres Ducati
Otomotif 26 September 2012, 11:00
LATEST UPDATE
-
Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
Piala Dunia 12 Juli 2026, 21:55
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
-
Atletico Bukakan Jalan Bagi Manchester United untuk Rekrut Joao Gomes
Liga Inggris 12 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Segera Ajukan Tawaran Perdana untuk Manu Kone
Piala Dunia 12 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR