Dovizioso yang memulai balapan dari posisi ketujuh, menjalani start dengan baik dan memimpin balapan sampai pertengahan balap setelah Danilo Petrucci terjatuh. Pebalap Italia ini sempat yakin bisa meraih kemenangan, namun pit stop yang dilakukan terlambat membuatnya harus puas finis ketiga.
"Jika ada seseorang yang harus marah, maka orang itu adalah saya. Kemenangan jelas akan menyenangkan, tapi saya ingin meraihnya dalam kondisi yang normal. Saya senang naik podium, tapi juga kecewa. Meski begitu, ini hasil penting, mengingat kami selalu kesulitan di Sachenring," tutur Dovizioso kepada GPOne.
"Dari luar, masuk ke pit lebih awal jelas memang lebih baik, tapi jika Anda di lintasan, semuanya berbeda. Dari luar memang tampak mudah, tapi saya berusaha keras untuk melaju secepat mungkin tanpa menghancurkan ban depan. Bahkan saya sempat tak berniat masuk pit," lanjutnya.
Tak seperti Marquez yang memilih gamble untuk mengganti ban basahnya dengan ban kering (slick), Dovizioso menggunakan ban intermediate dan menurutnya ban ini merupakan ban yang tepat, meski dirinya sempat tak tahu ban apa yang ia pakai setelah keluar dari pitlane.
"Andai masuk pit lebih awal, mungkin saya bisa menang. Tapi semua sudah terlambat ketika tim meminta saya masuk. Ketika Anda memimpin balapan, begitu mudah melakukan kesalahan karena Anda harus mengambil risiko. Meski begitu ban intermediate merupakan pilihan yang baik," pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dovizioso: Jika Ada yang Harus Marah, Maka Itu Saya!
Otomotif 18 Juli 2016, 13:00
-
Sachsenring Penuh Drama, Marquez Juarai MotoGP Jerman
Otomotif 17 Juli 2016, 20:10
-
Redding Akui 'Menang Mental' dari Iannone-Dovizioso
Otomotif 15 Juli 2016, 13:00
-
'Ducati Takkan Puas Sampai Menang Lagi'
Otomotif 14 Juli 2016, 15:00
-
Ducati Sempat Ingin Kembalikan Iannone ke Pramac
Otomotif 13 Juli 2016, 15:00
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR