
Bola.net - Juara dunia GP250 1988 dan 1989, Sito Pons, dikabarkan menjual timnya, Pons Racing, ke MT Helmets - MSI di Moto2 2024. Pons Racing diketahui merupakan salah satu skuad legendaris di ajang Grand Prix, karena meraih banyak prestasi mentereng di MotoGP, Moto2, dan bahkan MotoE.
Sito Pons menurunkan Pons Racing untuk pertama kalinya di GP500 1992 dengan nama Campsa Honda Pons dengan Alex Criville sebagai ridernya. Sejak itu, ia terus bekerja sama dengan Honda sebagai salah satu tim satelit mereka dan meraih banyak sukses di GP500 dan MotoGP.
Pons meraih 13 kemenangan, bahkan kerap meramaikan perebutan gelar. Hasil terbaiknya adalah peringkat 3 Loris Capirossi di GP500 2001, serta Max Biaggi di MotoGP 2003 dan 2004. Namun, tim ini menghilang pada 2006-2008, sebelum kembali ke GP250 2009 dan jadi runner up lewat Hector Barbera.
Sempat Ingin Kembali ke MotoGP

Sejak kembali ke kelas intermediate, Pons Racing kerap jadi kandidat juara lewat para bintang Grand Prix. Mereka sering masuk peringkat 3 besar, bahkan meraih gelar dunia bersama Pol Espargaro di Moto2 2013. Pons juga sukses menjuarai MotoE 2020 dan 2021 bersama Jordi Torres.
Awal tahun ini, Pons mengaku bahwa selama 10 tahun terakhir, dirinya menjalani negosiasi dengan Dorna Sports soal keinginan kembali menurunkan timnya di MotoGP. Namun, Dorna selalu menolak proposal Pons dengan dalih bahwa MotoGP sudah memiliki cukup banyak tim dan pembalap.
Peluang besar pun mendatangi Pons pada 2022, ketika Suzuki mengumumkan keputusan hengkang dari MotoGP pada 2023. Namun, Dorna lagi-lagi menolak Pons, bahkan menyegel slot yang ditinggalkan Suzuki. Menurut Dorna, slot tersebut hanya akan dibuka untuk sebuah tim pabrikan baru.
Jual Skuad ke Tim Baru Moto3

Kabar buruk pun dilansir oleh Marca pada Kamis (24/8/2023). Pons dikabarkan akan menjual skuadnya ke tim baru MT Helmets - MSI, yang saat ini sedang berlaga di Moto3 bersama rider muda asal Brasil, Diogo Moreira, dan pembalap asal Malaysia, Syarifuddin Azman.
Pons Racing dan MT Helmets - MSI sama-sama belum memberi tanggapan mengenai hal ini. Namun, pengumuman resmi kabarnya akan dirilis dalam waktu dekat, apalagi seri kandang Pons, yakni Seri Catalunya, Spanyol, akan digelar pada 1-3 September 2023
Berikut statistik prestasi terbaik Pons Racing di ajang Grand Prix sejak 1992.
Statistik Prestasi Pons Racing di Grand Prix
Pol Espargaro saat menjuarai Moto2 2013 bareng Pons Racing. (c) AFP
GP500/MotoGP
1994: Alberto Puig - Peringkat 5
2000: Alex Barros - Peringkat 4
2001: Alex Barros - Peringkat 4
2001: Loris Capirossi - Peringkat 3
2002: Alex Barros - Peringkat 4
2003: Max Biaggi - Peringkat 3
2004: Max Biaggi - Peringkat 3
GP250/Moto2
2009: Hector Barbera - Runner up
2012: Pol Espargaro - Runner up
2013: Pol Espargaro - Juara
2013: Tito Rabat - Peringkat 3
2014: Maverick Vinales - Peringkat 3
2015: Alex Rins - Runner up
2016: Alex Rins - Peringkat 3
2018: Lorenzo Baldassarri - Peringkat 5
2019: Augusto Fernandez - Peringkat 5
2022: Aron Canet - Peringkat 3
2023: Aron Canet - Peringkat 4 (sampai Seri Austria)
MotoE
2020: Jordi Torres - Juara
2021: Jordi Torres - Juara
2022: Mattia Casadei - Peringkat 4
2023: Mattia Casadei - Peringkat 2 (sampai Seri Austria)
Sumber: Marca
Baca juga:
- Ngaku Merinding, Giacomo Agostini Dukung Marc Marquez Pindah ke KTM Lewat MV Agusta
- Luca Marini Prediksi Honda Bakal Bangkit Bareng Johann Zarco: Lihat Saja 2 Tahun Lagi
- Makin Menegangkan, 2 Kursi Ducati Kini Jadi Rebutan 6 Rider di MotoGP 2024
- Daftar Pembalap Formula 1 2024: Kevin Magnussen-Nico Hulkenberg Tetap Bela Haas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sempat Ingin Balik ke MotoGP, Pons Racing Jual Tim dan Mundur dari Moto2 2024
Otomotif 25 Agustus 2023, 14:31
-
Batal Naik ke MotoGP, Jake Dixon Tetap Bela GASGAS Aspar Team di Moto2 2024
Otomotif 24 Agustus 2023, 16:51
-
Batal Naik ke MotoGP, Tony Arbolino Pilih Tetap Bela Marc VDS di Moto2 2024
Otomotif 24 Agustus 2023, 09:21
-
Dani Pedrosa Sebut Pedro Acosta Cerdas: Bela KTM atau GASGAS Tak Ada Bedanya
Otomotif 23 Agustus 2023, 16:35
-
Klasemen Sementara Moto2 2023 Usai Seri Austria di Red Bull Ring
Otomotif 20 Agustus 2023, 18:05
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR