
Bola.net - Manajer Tim KTM Tech 3 Factory Racing, Herve Poncharal, berjanji membuat Danilo Petrucci nyaman dan bahagia membela timnya di MotoGP 2021. Menurutnya, pembalap yang bahagia, biasanya juga merupakan pembalap yang bisa melaju cepat. Kepada Speedweek, Jumat (15/1/2021), Poncharal pun mengaku percaya pada potensi Petrucci.
Petrucci digaet oleh KTM dan Tech 3 usai Pol Espargaro secara mengejutkan memilih meninggalkan Red Bull KTM Factory Racing menuju Repsol Honda. Awalnya, Petrucci santer dikabarkan akan jadi penggantinya. Namun, akhirnya ia justru diletakkan di Tech 3, menggantikan Miguel Oliveira yang justru dicomot oleh tim pabrikan.
"Saat Pol memutuskan pergi usai empat tahun, KTM syok. Tak ada yang mengiranya. Kami pun berdiskusi soal apa yang harus dilakukan. Tadinya kami diskusi apakah kami harus ambil rider muda," kisah Poncharal, mengingat timnya selama ini selalu menjadi tim junior, baik saat masih di Yamaha maupun saat sudah di KTM.
"Tapi saat itu kami sudah punya Brad (Binder) dan Iker (Lecuona), yang belum diketahui bagaimana performanya. Miguel juga dianggap masih 'baru' karena cedera sejak Agustus 2019 (usai tertabrak Johann Zarco di Silverstone). Jadi, memang lebih baik menggantikan Pol dengan rider berpengalaman," lanjut pria asal Prancis ini.
Bukan Lagi Tim Junior

Awalnya, KTM sempat tertarik menggaet Andrea Dovizioso yang memberi sinyal tak betah di Ducati. Namun, kesepakatan batal diraih, salah satunya akibat faktor finansial. Dovizioso kabarnya meminta gaji sebesar 4 juta euro, namun Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer, menolak permintaan ini dan akhirnya melirik Petrucci.
"Pada akhirnya, KTM menggaet Danilo. Awalnya tak jelas bagaimana peletakan rider KTM di MotoGP. Namun, mereka bilang pada saya, 'Kami akan kembali duetkan dream team kami, Miguel dan Brad, untuk 2021'. Jadi, saya dapat tugas membimbing rider berusia 20 tahun dan 30 tahun," tutur Poncharal.
"Biasanya, tugas Tech 3 adalah mengembangkan dan melatih rider muda untuk tim pabrikan agar mereka bisa menunjukkan potensi mereka. Kami sudah berhasil melakukannya lewat Miguel. Tapi Pit Beirer bilang, 'Kita tak lagi punya tim junior. Kita punya empat rider pabrikan, dan mereka akan punya pondasi identik'," kisahnya.
Ingin Sambut Danilo Petrucci dengan Hangat
Petrucci sendiri punya pengalaman enam tahun di Ducati, mengoleksi 10 podium dan dua kemenangan. Alhasil, Tech 3 dan KTM menaruh harapan tinggi padanya menjelang 2021. Namun, Poncharal ogah mematok target setinggi langit pada 'Petrux'. Menurutnya, yang terpenting adalah membuatnya nyaman dulu bekerja dengan tim baru.
"Tak masuk akal memprediksi kiprah Danilo sekarang. Kami harus lihat bagaimana perasaannya di atas KTM lebih dulu. Ia sendiri sangat kaget melihat dukungan yang sudah ia terima dari KTM. Ia sudah ikut uji coba di terowongan angin, dan merasa sangat senang atas situasinya," ungkap Poncharal.
"Saya suka Danilo dan hubungan saya dengan para rider saya sangatlah baik. Kami akan lakukan segalanya agar ia senang. Itulah target kami dan KTM. Kami ingin tunjukkan bahwa ia benar-benar disambut hangat dan ia bisa mendapatkan teknologi terbaik. Pembalap yang bahagia biasanya juga pembalap yang cepat," tutupnya.
Sumber: Speedweek
Video: Deretan Momen MotoGP Catalunya, Quartararo Menang dan Rossi Jatuh
Baca Juga:
- Razlan Razali: Marc Marquez Hanya Satu dalam Sejuta, Semoga Cepat Balapan Lagi
- Petronas Yamaha SRT Luncurkan Tim di Qatar, Monster Energy Berpotensi Gabung
- Pertama Kali Naik Motor Gede, Jorge Martin Langsung Ngebut di Cartagena
- Davide Brivio Resmi Jadi Direktur Balap Alpine F1 Team
- Naungi Valentino Rossi, Petronas SRT Ngotot Ingin Tetap Jadi Tim Junior
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tech 3 KTM Janji Bikin Danilo Petrucci Bahagia Agar Bisa Cepat
Otomotif 18 Januari 2021, 11:38
-
KTM Janji Bikin Danilo Petrucci Lebih Nyaman Ketimbang di Ducati
Otomotif 13 Januari 2021, 14:27
-
Senang Bela Tech 3 KTM, Danilo Petrucci: Tim Pabrikan Banyak Tekanan
Otomotif 13 Januari 2021, 10:17
-
Danilo Petrucci Akui Tiap Tahun Nyaris Pindah ke Aprilia
Otomotif 11 Januari 2021, 16:15
-
Danilo Petrucci: Sulit Jadi Teman Andrea Dovizioso Sejak Mugello 2019
Otomotif 11 Januari 2021, 14:31
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR