
Bola.net - Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, sangat yakin dirinya punya potensi memenangkan balapan di MotoGP 2021, dan bahkan untuk mempertahankan gelar dunia. Kepada Motorsport Total pada Kamis (19/8/2021), rider Spanyol ini mengaku sangat yakin bisa menang usai tampil baik dalam beberapa balapan terakhir.
Seperti diketahui, Mir belum juga menang sejak MotoGP Eropa 2020. Namun, sama seperti tahun lalu, rider 23 tahun ini tampil sangat konsisten. Sejauh ini, ia sudah meraih empat podium, dan bahkan tampil sangat mengancam di Styria dan Austria, saat Suzuki menghadirkan rear ride-height device pada GSX-RR.
Usai finis keempat di Seri Austria, kini Mir berbagi peringkat kedua klasemen pembalap dengan Pecco Bagnaia, mengoleksi 134 poin, tertinggal 47 poin dari Fabio Quartararo yang ada di puncak. Mir menyatakan, strateginya pada sisa musim ini takkan berubah, karena sejak awal ia memang membidik trofi dan gelar.
Bakal Kaget Kalau Tak Bisa Menang

"Tak ada yang berubah. Saya tetap menghadapi seri demi seri. Memang benar balapan musim ini makin sedikit yang tersisa, dan tiga seri ke depan bakal sangat menentukan. Tapi lebih penting mempertahankan sensasi baik ini. Spielberg bukan trek terbaik kami, namun saya bisa meraih beberapa poin, meski saya berharap lebih," ungkap Mir.
Dengan kalender balap yang masih berpotensi berubah lagi akibat Covid-19, MotoGP 2021 setidaknya memiliki 7-8 seri tersisa. Mir pun berharap bisa merebut setidaknya dua kemenangan di antara balapan-balapan tersebut. Jika berhasil mewujudkannya, ia yakin bisa memberikan ancaman kepada Quartararo dalam perebutan gelar.
"Kami harus memenangkan satu atau dua balapan demi meraih gelar. Kini ada trek-trek yang lebih baik untuk kami. Itulah alasan saya yakin akan ada kesempatan. Penting bagi kami untuk terus memperbaiki diri. Saya rasa saya harus menang setidaknya dua balapan untuk juara. Saya bakal kaget jika saya tak butuh kemenangan," ujarnya.
Fabio Quartararo Pikul Beban Besar dari Yamaha

Mir juga yakin 7-8 seri tersisa ini merupakan kans emas baginya untuk mengejar Quartararo. Pasalnya, El Diablo sudah mulai pasang kuda-kuda untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen. Beban yang ia pikul juga besar demi merebut hasil baik untuk Yamaha, apalagi jika mengingat tiga rider Yamaha lainnya kurang garang.
"Saya rasa Fabio kini mulai memikirkan gelar. Ia punya keunggulan besar dan tekanan juga makin besar. Hal macam ini tak mudah ditangani. Semua beban Yamaha juga tertumpu padanya, sementara tahun lalu ia tak punya tanggung jawab ini. Tentu ia menjalani musim ini dengan sangat baik, namun tekanannya lebih tinggi," tuturnya.
Quartararo pun menanggapi pernyataan Mir tersebut, dan mengaku santai saja. "Saya rasa itu strategi Joan untuk membuat saya tertekan. Pernyataannya sama sekali tak memengaruhi saya. Ini hanya permainan untuk bersenang-senang. Saya sendiri akan coba merebut kemenangan di Silverstone," pungkas rider Monster Energy Yamaha ini.
Sumber: Motorsport Total
Baca Juga:
- Pecco Bagnaia: Berkat Andrea Dovizioso, Ducati Bisa Ikut Berebut Gelar MotoGP
- Maverick Vinales Tak Turun di Silverstone, Darryn Binder Debut MotoGP di Aragon?
- Galeri: 8 Desain Helm Valentino Rossi Paling Bermakna Menurut Sang Desainer Pribadi
- Jadi Ayah, Valentino Rossi Nantikan Kelahiran Putri Pertama
- Masih Gara-Gara Covid-19: Formula 1 GP Jepang Resmi Dibatalkan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MotoGP Malaysia Resmi Dibatalkan, Misano Gelar Dua Balapan
Otomotif 19 Agustus 2021, 18:18
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku 'Stres' Saat Kunjungi MotoGP Austria
Otomotif 19 Agustus 2021, 16:37
-
Toprak Razgatlioglu: Mungkin Saya ke MotoGP Usai Juarai WorldSBK
Otomotif 19 Agustus 2021, 16:03
-
Valentino Rossi Jadi Ayah, Doa Sang Ibu: Semoga Anaknya Nggak Jadi Pembalap!
Bolatainment 19 Agustus 2021, 14:36
-
Tekad Ancam Fabio Quartararo, Joan Mir Ingin Segera Menang
Otomotif 19 Agustus 2021, 13:58
LATEST UPDATE
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
-
Hasil AS Roma vs Cremonese: Gawang Emil Audero Diberondong Tiga Gol
Liga Italia 23 Februari 2026, 04:59
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR