
Bola.net - Kabar yang dinanti-nanti fans Marc Marquez akhirnya datang juga. Sang delapan kali juara dunia resmi bakal meninggalkan Repsol Honda pada akhir MotoGP 2023. Uniknya, hal ini terjadi tepat pada peringatan 20 tahun keputusan mencengangkan Valentino Rossi meninggalkan tim yang sama.
Kontrak terkini Marquez dengan Honda Racing Corporation (HRC) sejatinya baru akan habis pada akhir musim depan. Namun, usai tahun-tahun yang berat, terutama keterpurukan performa RC213V musim ini, Marquez makin santer dikabarkan ingin hengkang ke pabrikan dan tim lain.
Awalnya, Marquez digosipkan tertarik membela KTM, pabrikan yang ia bela di kelas GP125 2008 dan 2009. Namun, rencana ini batal setelah KTM tak diizinkan Dorna Sports untuk membentuk tim ketiga demi menampung empat ridernya saat ini, beserta Marquez dan Pedro Acosta.
Putuskan Pergi Justru Setelah Naik Podium

Marquez akhirnya benar-benar memutuskan kolaborasi ikoniknya dengan Repsol Honda, dan pengumuman perpisahan mereka dirilis pada Rabu (4/10/2023), hanya tiga hari setelah Marquez finis ketiga dan naik podium di seri kandang Honda, yakni di Sirkuit Motegi, Jepang.
Belum diketahui secara resmi ke mana Marquez akan menuju, tetapi gosip yang beredar ia akan pergi ke Ducati lewat Gresini Racing. Di skuad tersebut, Marquez akan kembali bertandem dengan sang adik, Alex Marquez, dan hanya akan mendapatkan motor lama, alias Desmosedici GP23.
Uniknya, keputusan Marquez meninggalkan Repsol Honda ini cukup mirip dengan keputusan rival bebuyutannya, Valentino Rossi, yang juga meninggalkan Repsol Honda dua dekade lalu. Kala itu, Rossi merasa tak mendapatkan apresiasi yang layak dari Honda usai meraih tiga gelar dunia.
Akankah Ikuti Jejak Valentino Rossi?
Valentino Rossi saat membela Repsol Honda di MotoGP 2003. (c) BoxRepsol.com
Keputusan Rossi kala itu cukup kontroversial karena ia justru sedang jaya-jayanya dengan Honda. Apalagi, ia malah memilih pindah ke Yamaha, yang kala itu sulit tampil konsisten di papan atas dan sudah paceklik gelar dunia selama 12 tahun.
Alasan Marquez pergi dari Honda sejatinya tak jauh berbeda, meski ia meninggalkan pabrikan Sayap Tunggal saat mereka sedang terpuruk. Namun, keputusan ini diambil juga didasari fakta bahwa Honda tak cukup cepat bergerak dalam mengatasi masalah dalam empat musim terakhir.
Usai meninggalkan Repsol Honda, Rossi meraih empat gelar dunia bersama Yamaha. Menarik untuk dilihat apakah Marquez akan mampu bangkit dari keterpurukan usai pindah ke pabrikan dan tim lain. Nah, ingin tahu perkembangan mengenai masa depan Marquez di MotoGP? Jangan lewatkan kabarnya ya, Bolaneters!
Baca juga:
- Ducati Bantah Anak Emaskan Pecco Bagnaia Ketimbang Jorge Martin: Kalau Kami Takut, Motor Mereka Takk
- Pedro Acosta Ogah Bela Honda: Kalau Saya Jadi Marc Marquez, Mending Setia Saja
- Ditawari Kontrak Baru dari Yamaha, Cal Crutchlow: Benahi Dulu Program Tes Kalian!
- Para Rider MotoGP Mulai Tiba di Indonesia, Liburan Dulu Sebelum Gaspol di Mandalika
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tinggalkan Repsol Honda, Marc Marquez Ulangi Keputusan Valentino Rossi 20 Tahun Lalu
Otomotif 4 Oktober 2023, 19:45
-
Gigi Dall'Igna Sebut Skuad Valentino Rossi Tak Punya Alasan Kuat Pindah ke Yamaha
Otomotif 21 September 2023, 15:18
-
Pecco Bagnaia: Marc Marquez yang Sekarang Mirip Valentino Rossi pada 2006
Otomotif 21 September 2023, 14:07
-
Semua Murid Valentino Rossi Bela Ducati di MotoGP 2024, Apa Kabar Yamaha?
Otomotif 19 September 2023, 11:44
-
Sayang Kakak: Luca Marini Resmi Tetap Bela Mooney VR46 Racing Team di MotoGP 2024
Otomotif 7 September 2023, 19:11
LATEST UPDATE
-
Diogo Moreira Ingin Jadi Rookie of The Year MotoGP 2026, Ogah Remehkan Toprak Razgatlioglu
Otomotif 24 Februari 2026, 13:58
-
Juventus Mengejar Harapan, Galatasaray Siap Menjegal
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:36
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
LATEST EDITORIAL
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25

























KOMENTAR