Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo meyakini dirinya yang sekarang merupakan pembalap yang lebih baik ketimbang masa-masanya di Movistar Yamaha MotoGP, yakni saat dirinya meraih gelar dunia pada 2015 lalu. Hal ini disampaikan Lorenzo kepada Motorsport.
Pada tahun 2015, Lorenzo meraih gelar usai mengoleksi 12 podium termasuk tujuh kemenangan, sementara di Ducati tahun lalu, untuk pertama kalinya di MotoGP ia mengalami paceklik kemenangan dan hanya merebut tiga podium.
Meski begitu, Lorenzo menyebut pengalaman sulitlah yang membuatnya banyak belajar menjadi lebih bijak dan dewasa. Perbedaan karakter antara motor Yamaha dan Ducati membuatnya bekerja lebih keras, dan inilah yang membuat Lorenzo yakin akan menjadi modalnya tampil lebih kompetitif tahun ini.
Jorge Lorenzo saat masih membela Yamaha (c) AFP
"Jujur saja, saya rasa kini saya rider yang lebih baik ketimbang dua tahun lalu. Kini saya mengendarai motor berbeda yang punya hal positif dan negatif. Sedikit demi sedikit saya mulai bisa meraih performa maksimal motor, meski saya yakin masih ada ruang untuk lebih baik lagi," ujar Por Fuera.
"Saya masih belum benar-benar nyaman, saya tak bisa mengendarainya dengan alami. Tapi kami semakin maju setiap saat. Saya sangat senang atas kinerja tim, mereka mencoba memberi saya motor yang lebih baik," lanjut rider Spanyol berusia 30 tahun ini.
Prestasi gemilang sang tandem, Andrea Dovizioso tahun lalu juga disebut Lorenzo sebagai lecutan dirinya untuk kembali merebut gelar. "Dengan enam kemenangan Dovi dan paruh kedua musim saya yang baik, saya rasa kami berdua siap bertarung sejak awal tahun ini, mencoba kembali meraih gelar dunia," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lorenzo: Juara Bareng Ducati Hanya Soal Waktu
Otomotif 11 Januari 2018, 12:00
-
Tinggalkan Yamaha, Lorenzo Sebut Dirinya Kini Lebih Baik
Otomotif 11 Januari 2018, 10:00
-
'Semua Rider Ducati Untung Jika Masalah Lorenzo Teratasi'
Otomotif 10 Januari 2018, 12:30
-
'Lorenzo Sudah Kerja Keras, Giliran Ducati Bertindak'
Otomotif 10 Januari 2018, 09:30
-
Ducati: Tak Sulit Bikin Akur Dovizioso-Lorenzo
Otomotif 8 Januari 2018, 11:00
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
-
Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 18:58
-
Performa Mendukung, Yakinlah Manchester United Amankan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 18:44
-
Lini Serang Real Madrid Sebenarnya Tak Sebagus Itu
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 18:14
-
Tak Diduga-duga, Anthony Gordon Bersaing dengan Mbappe di Top Skor UCL!
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:47
-
Soal Kasus Vinicius, Jose Mourinho Disebut Salah Berkomentar
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:17
-
Prediksi Juventus vs Galatasaray 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:04
-
Prediksi PSG vs Monaco 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:03
-
Prediksi Real Madrid vs Benfica 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:02
-
Prediksi Atalanta vs Dortmund 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:01
-
Dari Royal Rumble ke Clean Sheet: Malam Sempurna Senne Lammens di Kandang Everton
Liga Inggris 24 Februari 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35


























KOMENTAR