Lorenzo tertinggal 0,137 detik dari pebalap Ducati, Andrea Iannone, salah satu pebalap yang mampu menembus 1 menit 54 detik. Sang juara bertahan ini meyakini top speed Desmo17 GP membuatnya tertinggal, mengingat Iannone mampu melaju dengan kecepatan 350 km/jam, 15 km/jam lebih cepat di lintasan lurus.
"Setup yang kami temukan adalah yang terbaik, tapi masalahnya pebalap lain juga meningkatkan performa. Banyak pebalap menembus 1 menit 54 detik, dan saya tak menduga hal ini akan terjadi. Tapi kami yakin bisa membuat motor kami lebih mudah mendapatkan ritme yang baik saat balapan nanti," ujarnya kepada Crash.net.
Meski begitu, Lorenzo mengaku tak terlalu ambil pusing atas kelebihan Ducati di area top speed, mengingat YZR-M1 miliknya terbukti lebih lincah saat melaju di tikungan.
"Tentu ini masalah, karena kami tertinggal beberapa meter di lintasan lurus, mungkin kehilangan 0,2-0,3 detik. Untungnya, lintasan lurusnya hanya ada satu. Tapi tentu saja ini perbedaan besar. Meski begitu saya yakin lebih penting punya motor yang kompetitif di tikungan. Memang sulit, tapi kami harus tetap mencoba," pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Top Speed Ducati Menggila, Lorenzo Tidak Iri
Otomotif 19 Maret 2016, 13:15
-
Iannone Kuasai Dua Latihan Bebas MotoGP Qatar
Otomotif 19 Maret 2016, 10:45
-
Lorenzo Tercepat di FP1 MotoGP Qatar, Rossi Menempel
Otomotif 18 Maret 2016, 10:30
-
Lorenzo: Gelar 2015 Baik untuk Saya dan MotoGP!
Otomotif 17 Maret 2016, 11:45
-
'Jorge Lorenzo Masih Favorit Juara MotoGP 2016'
Otomotif 16 Maret 2016, 15:15
LATEST UPDATE
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR