
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing Team Gresini, Maverick Vinales, merasa percaya diri bisa menghadirkan kemajuan di pabrikan asal Noale, Italia tersebut. Hal ini ia nyatakan kepada Speedweek pada Senin (1/11/2021), usai berhasil finis kedelapan, satu posisi di belakang Aleix Espargaro, dalam MotoGP Emilia Romagna di Misano.
Vinales pindah ke Aprilia usai berpisah dari Yamaha pada pertengahan Agustus. Ia mulai menunggangi motor RS-GP sejak Seri Aragon, meski sempat absen di Seri Austin usai sang sepupu, Dean Berta Vinales, meninggal dunia di balapan WorldSSP300 Jerez. Total, tiga balapan sudah ia jalani di Aprilia, dan progresnya berjalan positif.
Di Aragon, ia sekadar finis ke-18 dan pulang tanpa poin. Namun, di Seri San Marino, ia berhasil finis ke-13 dan meraih tiga poin perdananya bareng Aprilia. Dalam Seri Emilia Romagna, ia malah mampu finis kedelapan usai start dari posisi ke-17. Meski belum sempurna, Vinales mulai merasakan kecocokan dengan RS-GP.
Belum 'Kenal' Sudah Kompetitif, Apalagi Kalau Sudah 'Kenal'?

Top Gun menilai, finis kedelapan dengan motor yang belum ia kenali dengan baik tentu hasil yang sangat memuaskan. Alhasil, ia yakin hasil-hasil yang lebih mentereng sangat mungkin diraih jika nanti ia sudah benar-benar mengenal motor itu. Apalagi, ia semakin nyaman berkendara dan cepat dengan ban lama.
"Intinya, saya tak tahu seberapa jauh saya bisa maju. Namun, saya merasa kami bisa punya potensi yang hebat, karena saya belum memahami motor ini. Saya juga sudah membicarakan hal ini dengan tim. Saya mencatat lap tercepat saya dengan ban yang sudah terpakai selama tujuh lap," ujar juara Moto3 2013 ini.
"Ini berarti ada potensi besar. Saya hanya harus paham cara mengeluarkannya di lintasan. Di lain sisi, tim juga harus coba memahami cara beradaptasi dengan saya. Pasalnya, mereka tadinya terbiasa dengan banyak pembalap yang benar-benar berbeda gaya balap," lanjut pembalap Spanyol berusia 26 tahun ini.
Janji Cari Cara agar Bisa Tampil Ngotot

Seperti yang diketahui, sejak kembali ke MotoGP pada 2015, Aprilia sudah menaungi sembilan rider berbeda, termasuk Vinales. Hanya Espargaro yang 'awet' dan setia pada mereka sejak 2017. Vinales pun berharap dirinya juga bisa tahan lama di tim tersebut, dan janji akan berusaha keras mencari cara menjinakkan RS-GP.
"Saya rasa potensi kami besar. Saya hanya butuh lebih banyak lap dan harus tahu cara tampil ngotot. Kalau sekarang saya ngotot, saya bakal melakukan banyak kesalahan. Sekalinya saya bisa mencatat lap yang baik dengan ngotot di tiap tikungan, maka hasil baik juga akan datang. Saya sangat yakin soal ini," tutupnya.
Sejak kembali ke MotoGP, Aprilia baru meraih satu podium, yakni finis ketiga di Silverstone, Inggris, pada akhir Agustus lalu, lewat Espargaro. Vinales, yang terikat kontrak dengan Aprilia sampai akhir 2022 mendatang, akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Algarve di Sirkuit Portimao, Portugal, pada 5-7 November.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
- Tak Hanya Darryn Binder, 3 Rider Ini Juga Pakai 'Jalur Aksel' ke MotoGP
- Valentino Rossi Tegas Tetap Latihan Bareng VR46 Riders Academy Usai Pensiun
- Tanpa Motor Pabrikan, Enea Bastianini Bakal Dapat Tambahan Dukungan dari Ducati
- Masih Sengit Lawan Dennis Foggia, Pedro Acosta Bisa Kunci Gelar Moto3 di Algarve Jika...
- Match Point Lawan Raul Fernandez, Remy Gardner Bisa Kunci Gelar di Moto2 Algarve Jika...
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tren Performa Positif, Maverick Vinales Pede Bikin Aprilia Makin Maju
Otomotif 2 November 2021, 14:41
-
Franco Morbidelli Mengaku 'Campur Aduk' saat Maverick Vinales Tinggalkan Yamaha
Otomotif 31 Oktober 2021, 13:10
-
Sang Mantan: Maverick Vinales Angkat Topi untuk Fabio Quartararo dan Yamaha
Otomotif 26 Oktober 2021, 09:04
-
Sempat Benci Balap Motor, Raul Fernandez Jadi Pembalap Gara-Gara Marc Marquez
Otomotif 15 Oktober 2021, 15:53
-
Lin Jarvis: Yamaha Terancam Kehilangan Triple Crown Gara-Gara Maverick Vinales
Otomotif 14 Oktober 2021, 15:36
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


















KOMENTAR