Bola.net - Sepanjang kariernya di MotoGP, Maverick Vinales dikenal memiliki gaya balap yang cukup agresif. Atas alasan ini, sang crew chief, Esteban Garcia, memintanya untuk lebih telaten beradaptasi pada karakter motor Yamaha YZR-M1, yang memang butuh dikendarai dengan halus demi kompetitif.
Garcia tak menampik, bahwa M1 merupakan motor yang bersahabat dengan jenis gaya balap apa pun, termasuk agresif, seperti yang dimiliki Vinales. Meski begitu, M1 baru optimal bekerja ketika si pebalap mengendarainya dengan lembut dan halus.
"Yamaha motor yang sangat mudah. Saat mengendarainya, Anda langsung cepat. Tapi meraih kemajuan berikutnya sangatlah sulit. Tanya saja Franco Morbidelli. Motor ini tak bisa cepat jika Anda agresif. Pol Espargaro juga bilang, jika ia agresif dalam mengerem atau membuka gas, motor ini takkan 'terima'," tutur Garcia via Motorsport.com.
Seperti Gaya Balap Lorenzo dan Quartararo
Garcia pun menyatakan bahwa gaya balap Jorge Lorenzo yang dikenal 'smooth' memang merupakan gaya yang paling cocok dengan M1, terbukti ia merupakan rider Yamaha paling sukses di satu dekade terakhir, dengan tiga gelar dunia dan 39 kemenangan sejak awal 2010.
Hal ini juga dibuktikan oleh Fabio Quartararo, yang gaya balapnya disebut-sebut paling mirip dengan Lorenzo. Meski tak meraih kemenangan di sepanjang musim ini, Quartararo sukses meraih enam pole dan tujuh podium.
"Anda harus mengendarai motor ini dengan lembut, seperti yang dikatakan Jorge Lorenzo. Anda harus ikut mengalir dengan motor ini, dan itulah yang ditemukan Fabio, dan motor ini sangat cocok dengan gaya balapnya," ujar Garcia, yang juga membantu Vinales menjuarai Moto3 2013.
Vinales Harus Adaptasi
Garcia juga menyatakan, Vinales tak punya pilihan selain beradaptasi dengan karakter M1, karena Yamaha tak memiliki program seperti Honda, yang selama ini dianggap sengaja hanya merakit motor RC213V untuk satu rider saja, yakni Marc Marquez.
"Kami pun harus beradaptasi dengan motor ini, mengubah gaya balap habis-habisan. Pada akhirnya di kategori ini, Anda bisa membela pabrikan seperti Honda yang menciptakan motor untuk Anda, seperti halnya yang terjadi pada Marc, atau justru harus beradaptasi.," tutup Garcia.
Vinales akan kembali turun lintasan dengan M1 dalam uji coba pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 7-9 Februari.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Lorenzo: Honda Sudah Berusaha Sebaik Mungkin Bantu Saya
Otomotif 23 Desember 2019, 15:00
-
'Vinales Harus Lebih Lembut pada Yamaha Seperti Lorenzo'
Otomotif 23 Desember 2019, 13:57
-
10 Momen MotoGP Paling Mencolok Sepanjang 2019
Otomotif 23 Desember 2019, 09:35
-
Lorenzo: Marquez Favorit, Rossi Mulai Ditinggal Rider Muda
Otomotif 19 Desember 2019, 15:35
-
Pensiun, Jorge Lorenzo Punya 3 Opsi Masa Depan di MotoGP
Otomotif 19 Desember 2019, 11:28
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR