- Tak pelak lagi tindakan membahayakan Romano Fenati kepada Stefano Manzi di Moto2 Misano, San Marino pada Minggu (9/9) membuat geram banyak pembalap dari ketiga kelas MotoGP. Para rider kelas tertinggi pun tak ingin ketinggalan memberikan komentar.
Usai keduanya dua kali bersenggolan di pertengahan balap, Fenati secara mengejutkan mengejar Manzi di Tikungan 7 dan dengan sengaja mencengkeram rem motornya. Akibatnya, Fenati mendapat bendera hitam dan didiskualifikasi, serta mendapat larangan dua kali balap.
Ketika rider LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow tanpa basa-basi menyarankan Federasi Balap Motor Internasional (FIM) untuk melarang Fenati kembali balapan selamanya, rider Repsol Honda, Marc Marquez yakin Race Direction MotoGP harus benar-benar menganalisis situasinya.
"Race Direction harus menganalisis semuanya, dan sanksinya harus mendidik. Jika ia harus berhenti balapan sampai musim depan, biarkan saja. Kami rider muda, kami harus belajar banyak. Tapi jika Anda memberi seorang anak larangan enam kali balap, takkan ada yang melakukan hal macam ini lagi. Tapi larangan dua kali balap? Menurut saya terlalu ringan," ujarnya kepada Marca.
Opini Vinales
Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales, yang juga pernah bertarung dengan Fenati di GP125 dan Moto3 pun mengecam tindakan rider Italia tersebut. Ia juga mengingatkan bahwa tindakan Fenati kepada Niklas Ajo di Moto3 Argentina 2015 merupakan tanda ada yang salah pada Fenati.
"Tak pernah sekalipun dalam pikiran saya ingin mencelakai rider lain seperti itu. Apa yang dilakukan Romano pada teman saya, Niklas (Ajo) saja sudah sangat bodoh. Jelas ia harus diberi bendera hitam, tapi saya tak tahu apakah hukuman itu cukup," ungkapnya.
Lorenzo Yakin Sepadan
Rider Ducati Corse, Jorge Lorenzo, yang selama ini dikenal sebagai rider yang paling vokal soal tingkat keselamatan MotoGP pun ikut berkomentar. Cukup berbeda dengan rider-rider lain, Lorenzo juga yakin bahwa larangan dua kali balap kemungkinan bakal cukup untuk membuat Fenati kapok.
"Apa yang dilakukan Romano sungguh buruk. Harusnya hal ini tak perlu terjadi, tapi juga benar bahwa Manzi tak berkelakuan begitu sekali ini saja. Ia rider yang impulsif dan nyaris ceroboh. Di sisi lain jelas Romano telah sering melakukan hal macam ini dan aksinya bukan lagi rahasia. Saya rasa hukuman itu sudah benar. Romano akan paham bahwa hal itu tak seharusnya ia lakukan dan ia takkan melakukannya lagi," pungkas Por Fuera.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vinales Mengecam, Lorenzo Yakin Sanksi Fenati Sepadan
Otomotif 10 September 2018, 15:58
-
Stefano Manzi: Romano Fenati Coba Membunuh Rider Lain
Otomotif 10 September 2018, 15:05
-
Bos MV Agusta Naik Pitam, Ogah Naungi Fenati di Moto2 2019
Otomotif 10 September 2018, 14:50
-
Marinelli Snipers Legawa Romano Fenati Dilarang Dua Kali Balap
Otomotif 10 September 2018, 12:15
-
Valentino Rossi Tanggapi Kontroversi Romano Fenati di Misano
Otomotif 10 September 2018, 11:23
LATEST UPDATE
-
Wonderkid Ini Sebut Bruno Fernandes Mentor Terbaiknya di Manchester United
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:13
-
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
Tim Nasional 26 Februari 2026, 01:03
-
Nonton Live Streaming Real Madrid vs Benfica di Vidio - Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 26 Februari 2026, 00:55
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
-
Lionel Messi Akui Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Muda
Bola Dunia Lainnya 25 Februari 2026, 21:52
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
-
Pembelaan Gianluca Prestianni: Vinicius Junior Lebih Dulu Meledek Saya 'Kerdil'
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:32
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58


























KOMENTAR