Bola.net - - Rider Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales tak pernah malu-malu mengutarakan rasa frustrasinya pada jebloknya performa YZR-M1 selama 1,5 musim belakangan. Meski begitu, hasil gemilang selama empat seri terakhir ini mulai menyembuhkan 'luka' rider 23 tahun ini.
Sempat paceklik kemenangan sejak Le Mans, Prancis tahun lalu, Vinales mulai menggebrak dengan finis ketiga di Thailand, dan dilanjut kemenangan di Phillip Island, Australia. Menjelang seri pamungkas di Valencia akhir pekan nanti, ia pun merasa optimistis.
Kepada Marca, Vinales menyatakan bahwa 2018 merupakan tahun penuh pelajaran, di mana ia harus sabar dalam menjelaskan masukan-masukannya kepada Yamaha, serta lebih berhati-hati dalam memilih perangkat baru sepanjang masa pramusim.
Harus Lebih 'Cerdas'
"Saya berharap bisa lebih cerdas tahun depan, terutama saat bekerja dengan Yamaha. Saya akan mencoba mengarahkan mereka untuk mengikuti feeling saya. Saya juga harus cerdas dalam mengambil keputusan soal mesin, sasis atau apa pun yang harus kami coba," ujarnya.
"Saya sudah berkali-kali bilang sasis kami hebat, meraih hasil baik (di akhir musim) ini sangat penting meski mesin kami buruk. Jadi kami saya rasa Yamaha tak perlu terlalu memikirkan sasis lagi karena saya sangat menyukainya, dan lebih penting fokus pada mesin baru," lanjut juara dunia Moto3 2013 ini.
Pede Bisa Juara Bareng Yamaha
Vinales pun yakin dirinya bisa menjadi juara dunia bersama Yamaha, asal pabrikan Garpu Tala itu mau lebih jeli mendengar saran-sarannya dalam merakit YZR-M1 yang cocok dengan gaya balapnya.
"Saya melihat diri saya bisa juara bersama Yamaha. Ini impian saya sejak tiba di Grand Prix pada 2011 lalu. Saya punya target menjadi juara dunia MotoGP dan saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkannya. Itulah satu-satunya target saya," tutur Vinales.
"Saat semua hal berjalan baik di Yamaha, kami bisa melakukan hal-hal hebat dan saya harap kami mempertahankan level yang baik sepanjang tahun. Gelar memang sulit diraih, tapi saya percaya pada diri saya sendiri dan yakin Yamaha bisa merakit motor yang sangat kompetitif," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vinales Pede Bisa Juara Jika Yamaha Ikuti Sarannya
Otomotif 15 November 2018, 14:40
-
Vinales: Setim Bareng Rossi Tak Sulit, Justru Untung
Otomotif 15 November 2018, 13:00
-
Demi Tempat Ketiga, Vinales Siap Kalahkan Rossi di Valencia
Otomotif 15 November 2018, 09:55
-
Ramon Forcada 'Curhat' Soal Kerja Bareng Maverick Vinales
Otomotif 13 November 2018, 12:20
-
Momen Positif Yamaha, Vinales Tekad Bekuk Rossi
Otomotif 8 November 2018, 15:00
LATEST UPDATE
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR