
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, menegaskan pihaknya sama sekali tak pernah mengurangi rasa percaya pada Valentino Rossi, meski rider Monster Energy Yamaha tersebut tengah mengalami masa krisis. Dalam tiga seri terakhir, Rossi gagal finis dan pulang tanpa membawa serta satu pun poin.
Tak hanya itu, situasi Rossi di MotoGP Belanda akhir pekan lalu bahkan sangat berkebalikan dengan tiga rider muda Yamaha lainnya. Sang tandem, Maverick Vinales, sukses meraih kemenangan, sementara Fabio Quartararo finis kedua, dan Franco Morbidelli finis kelima.
Lewat Marca, Jarvis pun tak memungkiri melihat Rossi menjalani tiga balapan tanpa poin adalah hal yang sangat sulit, namun pihaknya tetap bertekad mengendalikan situasi buruk ini dengan cara yang tepat dan akan terus memberikan dukungan maksimal bagi The Doctor.
"Situasi ini tentu sulit, tapi kami harus mengendalikannya dengan tepat. Kami yakin Vale bisa ikut memperebutkan kemenangan di Montmelo, situasinya tak terlalu buruk. Bahkan di Assen, motornya bekerja lebih baik. Sayangnya, ia melakukan kesalahan. Ia kelewat ngotot, karena merasa motornya bisa memberi lebih," ujarnya.
Akan Selalu Dampingi Rossi
Jarvis pun menyatakan bahwa situasi paling 'pahit' yang dirasakan Yamaha adalah kecelakaan yang dialami Rossi di Catalunya, Spanyol, di mana ia terjatuh akibat tertabrak oleh Jorge Lorenzo. Padahal, saat itu ia tengah duduk di posisi 5 dan berpotensi bertarung di depan.
"Saya mengakui, fakta adalah fakta: tiga balapan tanpa poin, dengan tiga kecelakaan adalah hal yang sangat buruk. Tapi di Montmelo ia tak bisa melakukan apa pun. Jadi yang terpenting adalah selalu bersama Vale, mendukungnya, dan mencari cara untuk bekerja sama demi balapan-balapan berikutnya," ungkapnya.
Masih Percaya, Tapi Butuh Kerja Ekstra Keras
Jarvis juga menegaskan bahwa kepercayaan pihaknya kepada Rossi sama sekali tak berubah, meski rider Italia tersebut tengah terpuruk dan telah menginjak usia 40 tahun. Ia bahkan kagum Rossi masih bisa mengumpulkan poin lebih banyak ketimbang bintang baru dan muda Yamaha saat ini, Fabio Quartararo.
"Kepercayaan kami pada Vale sama sekali tak berubah. Ia masih rider Yamaha terbaik dalam perolehan poin, lebih banyak dari Fabio. Jadi kami tak mempertanyakan kepercayaan kami padanya. Tapi jelas kami harus bekerja lebih baik. Kadang ia baru bisa dapat konfigurasi dan sensasi yang tepat pada Minggu, tapi kami membutuhkannya sejak Jumat. Ini adalah misi kami," tutupnya.
Musim ini, Rossi telah meraih dua podium, yakni usai finis kedua di Argentina dan Austin, namun belum juga menang sejak MotoGP Belanda pada 2017 lalu. Saat ini ia duduk di peringkat 5 pada klasemen pebalap dengan 72 poin, hanya unggul 5 poin dari Quartararo dan 7 poin dari Maverick Vinales.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yamaha: Kepercayaan Kami pada Rossi Tak Pernah Berkurang
Otomotif 4 Juli 2019, 12:15
-
Deretan Pertarungan Sengit yang Terjadi MotoGP 2019
Open Play 4 Juli 2019, 11:30
-
Valentino Rossi Tekad Konfirmasi Performa di Sachsenring
Otomotif 4 Juli 2019, 09:15
-
Agostini: Valentino Rossi Bakal 'Trauma' Saat Pensiun Nanti
Otomotif 3 Juli 2019, 12:00
-
Tak Merasa Nomor Satu di Yamaha, Vinales: Rossi Rider Hebat
Otomotif 2 Juli 2019, 14:20
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR