
Bola.net - Bukan hanya Fabio Quartararo yang bahagia jadi juara dunia MotoGP 2021. Sang tandem di Monster Energy Yamaha, Franco Morbidelli, juga terkena dampak positif dari momen membanggakan tersebut. Kepada Sky Sport, Selasa (2/11/2021), Morbidelli pun mengakui hal ini memberinya lecutan motivasi ekstra.
Seperti yang diketahui, Morbidelli sempat absen lima balapan akibat cedera lutut yang parah. Saat kembali balapan, ia berganti tim, yakni dari Petronas Yamaha SRT ke tim pabrikan Yamaha. Alhasil, ia tak lagi perlu mengendarai YZR-M1 versi 2019 yang tadinya ia kendarai selama 2,5 tahun, dan kini mengendarai M1 versi 2021.
Morbidelli memang sempat tertatih-tatih usai kembali dari cedera, namun Seri Emilia Romagna menunjukkan adanya kemajuan positif dari kondisi fisiknya. Start keenam, ia sempat bertahan di posisi lima besar pada paruh pertama balapan. Sayangnya, rasa sakit di lutut kembali muncul, hingga akhirnya ia finis ke-14.
Sudah Siap Restart demi MotoGP 2022

Meski hasil akhirnya tak memuaskan, Morbidelli tetap senang. Pasalnya, runner up MotoGP 2020 ini mulai menemukan titik terang dalam momen kelam akibat cedera. Kini dengan dua seri tersisa, Morbidelli siap menjalani pemulihan lebih intensif dan bekerja keras demi memulai musim 2022 dengan situasi yang lebih baik.
"Di Misano, kita mulai melihat peningkatan kecepatan saya. Ini adalah aspek yang positif. Kami jelas mengalami kemajuan. Kini saya sudah mempersiapkan restart. Saya sangat giat berlatih dengan baik. Saya akan mencoba mengumpulkan kekuatan saya kembali demi memulai musim depan dengan baik," ungkapnya.
Pada awal musim, banyak pihak memprotes Yamaha karena tak memberi Morbidelli M1 spek pabrikan meski ia rider terbaik Yamaha pada 2020. Selama itu pula ia terus bernegosiasi demi dapat motor baru. Kini, keinginannya itu terwujud, hingga ia bisa benar-benar fokus pada performa dan tak lagi merisaukan dukungan teknis yang kurang.
Tinggal Konsentrasi dan Bekerja Keras

Juara dunia Moto2 2017 ini merasakan perbedaan besar antara M1 2019 dan M1 2021, dan kini ia merasa punya senjata untuk bertarung sengit. "Sekarang saya merupakan pembalap tim pabrikan Yamaha, dan kini satu penghalang sudah berkurang di antara saya dan papan atas. Ini adalah hal yang fantastis," ujarnya.
"Pada awal tahun, kami selalu bicara soal motor, dan kini kami hanya harus berkonsentrasi dan bekerja keras. Motor yang saya kendarai tahun ini sudah terbukti merupakan motor juara dunia, bekerja dengan sangat baik. Saya hanya harus mengendarainya dengan kekuatan penuh," pungkas Morbidelli.
Morbidelli yang musim ini mengoleksi satu podium usai finis ketiga di Jerez, Spanyol, bersama Petronas Yamaha SRT, akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Algarve di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal, pada 5-7 November mendatang.
Sumber: Sky Sport
Baca Juga:
- Jorge Martin Ambisius Pindah ke Tim Pabrikan Ducati di MotoGP 2023
- Jorge Martin: Saya Bisa Menang di MotoGP Berkat Jorge Lorenzo
- Valentino Rossi Target Kembali Masuk 10 Besar di MotoGP Algarve
- Gegar Otak Ringan, Marc Marquez Resmi Absen dari MotoGP Algarve
- Impian Fabio Quartararo Selanjutnya: Berebut Gelar dengan Marc Marquez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fabio Quartararo: Yamaha Bisa Disebut Motor Terbaik Kalau Sudah Tambah Tenaga
Otomotif 3 November 2021, 16:02
-
Kembali ke Portimao, Jorge Martin Kenang Insiden Seram yang Bikin Kepikiran Pensiun
Otomotif 3 November 2021, 15:10
-
LCR Honda Sedih Taka Nakagami-Alex Marquez Jeblok, Tekanan Jadi Kendala
Otomotif 3 November 2021, 14:24
-
Yamaha Terbukti Motor Juara, Franco Morbidelli: Selangkah Dekati Papan Atas
Otomotif 3 November 2021, 13:36
-
Jorge Martin Ambisius Pindah ke Tim Pabrikan Ducati di MotoGP 2023
Otomotif 3 November 2021, 11:23
LATEST UPDATE
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR