Bola.net - - Debutan Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco menilai manuver menyalip yang ia lakukan pada rider Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi di Circuit of The Americas, Austin, Texas akhir pekan lalu tidaklah agresif dan wajar-wajar saja. Ia bahkan menyebut manuver ini perlu dilakukan karena Rossi sempat melakukan kesalahan di tikungan sebelumnya.
Zarco berusaha menyalip Rossi di Tikungan 3 pada lap ketujuh, namun keduanya justru bersenggolan. Insiden ini membuat Rossi terpaksa melebar ke luar lintasan pada Tikungan 4. The Doctor pun mendapat hukuman 0,3 detik usai dinilai meraih keuntungan, mendekati Marc Marquez dengan memotong jalur.
Rossi yang finis kedua tak keberatan dijatuhi hukuman ini, namun menyebut manuver Zarco kelewat agresif dan memperingatkannya untuk meninggalkan kebiasaan di Moto2. Zarco yang finis kelima pun merasa tak ada yang salah pada manuvernya, dan menyebut tindakan ini memang diperlukan.
Valentino Rossi (c) AFP
"Memang ada peluang menyalip Vale. Ini karena ia melakukan kesalahan di Tikungan 1, hingga tak terlalu cepat di Tikungan 2, jadi inilah peluang saya menyalipnya di Tikungan 3. Tapi ia mampu melaju cepat, dan seperti yang saya katakan, saya mengambil keputusan itu. Memang mencapai limit, tapi wajar saja," ujar Zarco kepada Crash.net.
Juara dunia Moto2 2015-2016 ini mengaku senang bisa kembali finis kelima seperti hasil yang ia raih di Argentina, namun kecewa tak bisa bertarung dengan rider Repsol Honda, Marquez dan Dani Pedrosa.
"Hal terburuk dari insiden ini adalah saya 'lost contact' dengan rider-rider Honda, dan Vale mampu mengejar mereka di akhir balap, sementara saya tak bisa mengejarnya lagi. Tapi saya rasa beginilah balapan, hal macam ini bisa saja terjadi," pungkas rider Prancis ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maklumi Agresi Zarco, Marquez di Pihak Rossi
Otomotif 25 April 2017, 17:00
-
Zarco Sebut Manuvernya pada Rossi Wajar-Wajar Saja
Otomotif 25 April 2017, 15:00
-
Senang Bisa Comeback, Marquez Kagum Performa Rossi
Otomotif 25 April 2017, 14:05
-
Rossi Tak Keberatan Dipenalti, Justru Peringatkan Zarco
Otomotif 25 April 2017, 11:45
-
Race Direction MotoGP: Rossi Jelas Ambil Keuntungan
Otomotif 25 April 2017, 10:45
LATEST UPDATE
-
Maluku Manise! Shayne Pattynama Terhipnotis Keindahan Ternate: Sepotong Surga di Bumi
Bola Indonesia 27 Februari 2026, 11:05
-
Yann Sommer Tinggalkan Inter Milan pada Akhir Musim, Siapa Penggantinya?
Liga Italia 27 Februari 2026, 11:03
-
Mulai Rajin Cetak Gol, Roy Keane Lempar Tantangan ke Benjamin Sesko: Bisa Konsisten Gak?
Liga Inggris 27 Februari 2026, 10:47
-
Akhirnya Debut, Veda Ega Pratama Target Masuk 10 Besar di Moto3 Thailand 2026
Otomotif 27 Februari 2026, 10:47
-
Hasil FP1 Moto2 Thailand 2026: David Alonso Tercepat, Ungguli Izan Guevara
Otomotif 27 Februari 2026, 10:42
-
Usai Dipecat MU, Ruben Amorim Dapat Tawaran Melatih dari Klub yang Tak Terduga
Liga Inggris 27 Februari 2026, 10:28
-
Barcelona Ingin Bajak Lisandro Martinez, Manchester United: Eits, Gak Dulu!
Liga Inggris 27 Februari 2026, 10:01
-
Hasil FP1 Moto3 Thailand 2026: Veda Ega Pratama Tembus Top 6, Adrian Fernandez Tercepat
Otomotif 27 Februari 2026, 09:46
-
Walau Gagal di Liga Champions, Juventus Tetap Ingin Pertahankan Spalletti
Liga Champions 27 Februari 2026, 09:21
-
Jadwal Lengkap German Open 2026, 24 Februari-1 Maret 2026
Bulu Tangkis 27 Februari 2026, 09:20
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58


























KOMENTAR