Bola.net - - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez mengaku dirinya sama sekali tak menentang gaya balap agresif debutan Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco dalam insiden senggolan yang terjadi antara rider Prancis tersebut dengan rider Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Texas akhir pekan lalu.
Insiden 'COTA Clash' terjadi pada lap ketujuh, di mana Zarco berusaha menyalip Rossi di Tikungan 3. Keduanya bersenggolan dan The Doctor melebar keluar lintasan di Tikungan 4. Sialnya, Rossi yang terpaksa memotong jalur justru dinilai mengambil keuntungan demi memangkas ketertinggalan dari Marc Marquez. Ia pun dijatuhi penalti 0,3 detik oleh Race Direction.
Marquez yang meraih kemenangan dalam balapan ini, berpendapat bahwa Zarco tak sepenuhnya salah atas insiden tersebut. "Hukuman 0,2 atau 0,3 detik tidaklah terlalu banyak. Tentu saya melihat insiden ini dan menurut saya agresif. Tapi semua orang 'kan memang ingin tampil 100 persen," ujarnya kepada Crash.net.
Valentino Rossi dan Johann Zarco (c) Yamaha/Tech 3 Racing
Rossi sendiri mengaku tak keberatan dijatuhi hukuman ini, namun menyebut Zarco harus lebih tenang saat menyalip. Marquez yakin Rossi juga tak berniat memanfaatkan insiden tersebut untuk menempelnya, namun tetap berpendapat bahwa agresi terkadang memang dibutuhkan di dunia balap.
"Saya dan Vale adalah rider agresif, kami selalu menyalip dengan agresif pula dan akan begitu juga di masa depan. Jadi jika Anda agresif dan menyalip dengan kuat, Anda juga harus paham bahwa beginilah dunia balap. Memang manuver itu agresif, tapi Vale tidak mengambil keuntungan apapun," pungkas Marquez.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maklumi Agresi Zarco, Marquez di Pihak Rossi
Otomotif 25 April 2017, 17:00
-
Zarco Sebut Manuvernya pada Rossi Wajar-Wajar Saja
Otomotif 25 April 2017, 15:00
-
Senang Bisa Comeback, Marquez Kagum Performa Rossi
Otomotif 25 April 2017, 14:05
-
Rossi Tak Keberatan Dipenalti, Justru Peringatkan Zarco
Otomotif 25 April 2017, 11:45
-
Race Direction MotoGP: Rossi Jelas Ambil Keuntungan
Otomotif 25 April 2017, 10:45
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR