
Bola.net - Belgia datang ke Piala Dunia 2026 dengan status salah satu unggulan di Grup G. Namun, dua pertandingan awal justru menunjukkan gambaran berbeda dari ekspektasi besar yang mereka bawa.
Setan Merah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga pembuka. Hasil tersebut kemudian disusul dengan hasil lebih buruk saat ditahan Iran 0-0.
Dalam dua laga itu, Belgia gagal menunjukkan efektivitas di lini depan. Situasi ini membuat mereka kini berada dalam tekanan besar untuk laga penentuan.
Kondisi ini memperpanjang catatan kurang meyakinkan Belgia di turnamen besar. Sejak 2014, mereka hanya sekali mencapai semifinal dari enam ajang internasional.
Awal Buruk Belgia di Grup G Piala Dunia 2026

Pertandingan pertama melawan Mesir menjadi alarm awal bagi Belgia. Meski mendominasi permainan, mereka hanya mampu membawa pulang satu poin. Belgia bermain imbang 1-1 lawan Mesir.
Masalah serupa kembali terlihat saat menghadapi Iran di Los Angeles. Pasukan pelatih Rudi Garcia yang lebih diunggulkan justru kesulitan menembus pertahanan lawan yang disiplin.
Hasil imbang 0-0 membuat Belgia mencatat dua pertandingan tanpa kemenangan. Situasi ini menempatkan mereka dalam posisi yang tidak ideal di klasemen Grup G.
Secara statistik, Belgia sebenarnya memiliki peluang yang cukup. Namun, kurangnya ketajaman di lini depan membuat semua itu tidak berbuah gol.
Romelu Lukaku menjadi salah satu sorotan dalam dua laga tersebut. Penyerang Napoli itu belum mampu menunjukkan performa terbaiknya di turnamen ini.
Sisa Generasi Emas Belgia

Kegagalan Belgia kembali memunculkan pembahasan tentang 'Generasi Emas' yang belum sepenuhnya memenuhi harapan. Banyak pemain kunci kini berada di fase akhir karier mereka.
Kevin De Bruyne (34 tahun) dan Romelu Lukaku (33 tahun) menjadi simbol dari fase tersebut. Keduanya masih menjadi tumpuan, tetapi performa mereka mulai menurun.
"Ini adalah masalah terbesar bagi Belgia, dua pemain terbaik mereka, De Bruyne dan Lukaku, tidak dalam kondisi prima," kata mantan gelandang Prancis, Patrick Vieira, kepada BBC Sport.
Kurangnya tempo permainan dan koneksi antarlini membuat Belgia kesulitan membongkar pertahanan lawan. Situasi ini terlihat jelas saat menghadapi Iran.
Selain itu, kartu merah yang diterima Nathan Ngoy pada duel lawan Iran juga memperburuk kondisi tim. Belgia harus bermain dalam tekanan tambahan di laga krusial.
Ancaman Tersingkir dan Laga Penentuan

Dengan dua hasil imbang, Belgia kini berada di posisi rawan di Grup G. Mereka belum memastikan apa pun jelang laga terakhir fase grup.
Satu-satunya jalan untuk menjaga asa adalah kemenangan pada pertandingan berikutnya yakni lawan Selandia Baru. Selain itu, mereka juga harus bergantung pada hasil tim lain.
Tekanan besar kini berada di pundak para pemain senior. De Bruyne dan Lukaku diharapkan menjadi pembeda dalam situasi genting ini.
Namun, performa mereka sejauh ini belum menunjukkan tanda kebangkitan. Hal ini membuat publik Belgia mulai khawatir dengan peluang tim mereka.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga
- Catatan Menarik Uruguay vs Cape Verde: Debutan Piala Dunia Ini Belum Terkalahkan
- Portugal Tak Punya Kewajiban Selalu Manjakan dan Mengumpan Cristiano Ronaldo
- Catatan Menarik Belgia vs Iran: Setan Merah Kembali Seret Gol di Piala Dunia
- Pelatih Iran Sebut Timnya Tampil Indah vs Belgia Meski Hadapi Situasi Terburuk di Piala Dunia 2026
- Catatan Menarik Spanyol vs Arab Saudi: Oyarzabal Bersinar, Yamal Masuk Buku Rekor
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
2 Laga, 2 Hasil Imbang: Ada Apa dengan Belgia?
Piala Dunia 22 Juni 2026, 09:46
-
Hasil Belgia vs Iran: Setan Merah Gagal Jinakkan Cheetah Persia
Piala Dunia 22 Juni 2026, 04:04
LATEST UPDATE
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


















KOMENTAR