
- Gelandang timnas Jerman, Toni Kroos sekali lagi membantah tudingan Mesut Ozil yang menilai adanya tindakan rasial dalam federasi sepak bola Jerman (DFB). Kross menegaskan Jerman justru menjadi contoh keberagaman bagi tim-tim lainnya.
Konflik ini dimulai dari kegagalan Jerman di Piala Dunia 2018 Rusia lalu. Jerman tersingkir sejak fase grup dan Ozil jadi kambing hitam. Ozil terus dihujani kritik karena dianggap tak layak bermain untuk Jerman.
Beberapa pekan kemudian, Ozil akhirnya memutuskan mundur dari sepak bola internasional, dia pensiun dari timnas. Dalam tiga surat terbuka yang dia bagikan melalu melalui media sosial, Ozil menuding adanya tindakan rasial dalam tubuh DFB.
Kroos membantah tudingan tersebut, Agustus lalu dia menyebut tudingan Ozil tak masuk akal. Kini, Kroos kembali mengulangi pernyataannya. Baca pengakuan Kroos di bawah ini:
Kasus Individu
Kroos merasa pernyataan Ozil sama sekali tak menggambarkan kondisi skuat Jerman yang sebenarnya. Kasus Ozil mungkin unik dan hanya satu-satunya. Kroos menyatakan tak ada sikap dan tindakan rasial dalam sepak bola Jerman.
"Saya rasa itu (komentar Ozil) tak mengatakan apa pun soal sepak bola Jerman. Selama bertahun-tahun kami sudah membuktikan kebalikan dari pernyataan tersebut," ungkap Kroos kepada fourfourtwo.
"Ini adalah kasus individu, kasus spesial yang membuat saya menyampaikan opini beberapa pekan lalu."
"Secara khusus soal tudingan rasisme terhadap DFB dan presiden, saya hanya bisa membantahnya dengan opini saya," lanjut Kroos.
Contoh

Lebih lanjut, Kroos menegaskan bantahannya itu hanya soal tudingan terhadap DFB dan presiden. Selain kedua hal itu, yang terjadi di lapangan, di luar lapangan, atau di tempat lainnya, Kroos tak bisa berkomentar.
"Segala hal yang terjadi di sekitar itu (konflik Ozil), di stadion atau di pernyataan lainnya, saya tak berkomentar. Hanya soal tudingan terhadap DFB dan presidennya."
"Saya pikir kami sudah membuktikan sebaliknya selama bertahun-tahun, dan kami sebagai timnas sudah menjadi panutan bagi segala komunitas soal bagaimana hal ini (keberagaman) seharusnya disikapi," imbuhnya.
"Pemain dari setiap latar belakang kebudayaan disambut dengan tangan terbuka dan kami membangun tim bersama." (fft/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini
Berita video momen bintang Brasil, Neymar Jr., melakukan selebrasi yang khas dengan pemain Juventus, Cristiano Ronaldo.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Di Hadapan LeBron James, Sane Pamer Tembakan 3 Point
Open Play 6 September 2018, 18:45
-
Bantah Tudingan Ozil, Kroos Sekali Lagi Tegaskan Tak Ada Rasisme di Sepak Bola Jerman
Piala Dunia 6 September 2018, 12:40
-
Bierhoff Sebut Madrid Tak Pernah Mendekati Joachim Loew
Liga Spanyol 6 September 2018, 12:00
-
Status Juara Dunia Buat Skuat Prancis Kian Percaya Diri
Piala Dunia 6 September 2018, 11:00
-
Kroos: Guardiola Memprovokasi Sane
Liga Inggris 6 September 2018, 02:49
LATEST UPDATE
-
Arsenal Merasa Gugup dan Itu Bukan Hal Buruk
Liga Inggris 11 April 2026, 13:43
-
Enzo Fernandez Bermasalah, Chelsea Lirik Bintang Stuttgart Angelo Stiller
Liga Inggris 11 April 2026, 13:13
-
Curhat, Begini Pengakuan Jujur Garnacho Soal Kejatuhannya di Man United
Liga Inggris 11 April 2026, 12:15
-
Lautaro Martinez Kembali Cedera, Inter Milan Kehilangan Striker Andalan
Liga Italia 11 April 2026, 11:52
-
Robert Lewandowski Merasa Tidak Dihargai di Barcelona
Liga Spanyol 11 April 2026, 11:47
-
Profil Timnas Maroko di Piala Dunia 2026: Pembuktian Sang Juara Afrika
Piala Dunia 11 April 2026, 11:29
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45




















KOMENTAR