Namun, ada satu kekuatan yang lebih besar dari kemampuan fisik. Yakni mental yang kokoh. Secara mental, Prancis lebih tangguh dari Kroasia. Hal itu terbukti pada penampilan kedua tim di lapangan, Kroasia sedikit mengendur saat tertinggal 1-4.
Kekuatan mental Prancis itu ternyata bersumber dari salah satu pemainnya, Paul Pogba. Gelandang serbabisa ini menjelma sebagai pemimpin di skuat Prancis.
Pogba memang bukan ahli taktik yang menyarankan cara bermain pada rekan setimnya. Lebih dari itu, Pogba adalah seorang orator jempolan, orasinya meledak-ledak, meningkatkan mental setiap pemain, membuat bulu kuduk merinding.
(433/dre)
Orasi Pogba

Beberapa waktu lalu, beredar rekaman video pidato Pogba saat Prancis mengalahkan Argentina di 16 besar. Ternyata Pogba tak hanya sekali melakukannya, di laga final lawan Kroasia, orasinya lebih berapi-api. Demikian kalimat-kalimat Pogba seperti dinukil dari 433:
"Kawan-kawan, saya tak ingin berbicara banyak. Kita semua tahu di mana kita saat ini. Kita semua tahu apa yang kita inginkan. Kita tahu sejauh apa kita sudah melangkah. Kita tahu itu di dalam hati, di mata kita. Saya bisa melihatnya, kawan."
"Kita berkonsentrasi penuh. Kita tidak bisa melupakan. Mungkin saya mengulang perkataan saya, kita hanya 90 menit dari kemungkinan membuat sejarah. 90 menit, satu laga."
"Satu pertandingan, saya tidak tahu berapa banyak pertandingan yang sudah kita mainkan sepanjang karier, namun satu pertandingan ini mengubah semuanya. Ini mengubah seluruh sejarah. Ada dua tim, hanya ada satu trofi. Bagi mereka pun demikian, mereka menginginkannya"
"Kita tahu, kita kalah di final (Euro 2016), kita tahu itu. Kita merasakannya di sini (menunjuk dada), itu masih ada di kepala kita. Hari ini kita tidak akan membiarkan tim lain mengambil apa yang seharusnya milik kita."
"Malam ini, saya ingin kita menjadi memori seluruh rakyat Prancis yang menonton kita anak-anak mereka, cucu mereka, bahkan cicit mereka saya ingin kita masuk lapangan sebagai pejuang, sebagai pemimpin."
Perubahan Pogba

Membela Prancis di Piala Dunia 2018 telah berperan penting bagi Pogba. Dia banyak belajar, dia kian dewasa, Pogba sudah menjelma menjadi pemimpin.
Memang benar kapten timnas Prancis secara resmi adalah Hugo Lloris, namun Pogba juga sama pentingnya.
Sebagaimana dikatakan bek Prancis, Adil Rami: "Saya tidak tahu bagaimana dan saya tidak tahu dari mana, dia (Pogba) sudah menjadi pemimpin. Dia membuktikan itu pada kami, dia menunjukkannya," tutup Rami. [initial]
Tonton Vidio Menarik Ini

Baca Juga:
- Usai Piala Dunia 2018, Pemain Jepang Menikahi Aktris Imut Ini
- Maradona Akui Malu Lihat Argentina di Piala Dunia 2018
- Daftar Pemain yang Jadi Incaran Klub Besar Setelah Tampil Apik di Piala Dunia 2018
- Tak Bermain di Piala Dunia, Bagaimana Jawaban Wilshere Saat Ditanya Sang Anak?
- Rafael Benitez Ternyata Hampir Jadi Pelatih Timnas Spanyol
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Deschamps Dipastikan Bertahan Bersama Timnas Prancis
Piala Dunia 19 Juli 2018, 17:57
-
Zidane Tak Tunjukkan Indikasi Ingin Latih Timnas Prancis
Piala Dunia 19 Juli 2018, 17:29
-
Deschamps Tak Pernah Kepikiran Buat Tinggalkan Prancis
Piala Dunia 19 Juli 2018, 16:00
-
Mau Tampil SWAG Ala Kylian Mbappe? Siapkan Aja Duit Segini
Open Play 19 Juli 2018, 15:56
-
Bikin Merinding! Orasi Pogba Sebelum Final Piala Dunia Ini Luar Biasa
Piala Dunia 19 Juli 2018, 15:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR