
Bola.net - Pertandingan Swiss vs Serbia di matchday 3 Grup G Piala Dunia 2022 berlangsung seru disertai hujan gol. Sabtu, 3 Desember 2022, Swiss menundukkan Serbia dengan skor 3-2.
Sesuai prediksi, laga yang dimainkan di Stadium 974 ini menyuguhkan duel dua tim yang tampil habis-habisan demi lolos ke babak 16 besar. Level kedua tim pun bisa disebut seimbang.
Kali ini tiga gol Swiss dicetak oleh Xherdan Shaqiri (20'), Breel Embolo (44'), dan Remo Freuler (48'). Serbia sempat membalas dua gol lewat aksi Aleksandar Mitrovic (26') dan Dusan Vlahovic (35').
Kemenangan ini memastikan posisi Swiss sebagai runner-up Grup G. Mereka berhak melangkah ke babak 16 besar bersama Brasil yang jadi juara grup.
Yuk simak ulasan pertandingan selengkapnya, Bolaneters!
Babak pertama

Pertandingan dimulai langsung dengan tempo tinggi. Serbia dan Swiss tampak bermain terbuka dalam upaya mengejar gol. 10 menit pertama, kedua tim bergantian mendapatkan peluang.
Menit ke-20, serangan Swiss akhirnya memecah kebuntuan. Umpan Rodriguez dipotong lawan. Bola diambil Sow yang lantas menyodorkannya untuk Shaqiri di sisi kanan. Gol! Sepakan keras kaki kiri. Serbia 0-1 Swiss.
Menit ke-26, Serbia menyamakan kedudukan. Pertahanan Swiss lengah. Umpan lambung Tadic bisa dibelokkan Mitrovic yang lolos dari kawalan. Gol! Serbia 1-1 Swiss.
Menit ke-35, Serbia berbalik unggul. Shaqiri kehilangan bola di area berbahaya. Tadic lantas meladeni Vlahovic dengan umpan cerdik. Sepakan terarah Vlahovic ke tiang jauh. Gol! Serbia 2-1 Swiss.
Menit ke-44, Swiss kembali mencetak gol untuk menyamakan kedudukan. Serangan balik cepat dari sisi kanan. Umpan silang Widmer disambut Embolo dengan sempurna. Gol! Serbia 2-2 Swiss.
Babak kedua

Pertandingan dilanjutkan kembali dengan tempo yang sama. Dua tim tampak bertarung dengan seimbang. Swiss terlihat lebih tenang.
Menit ke-48, Swiss kembali unggul. Kombinasi apik antarpemain diakhiri dengan sepakan mendatar Freuler dari jarak dekat. Gol! Serbia 2-3 Swiss.
Gol ketiga Swiss langsung mendongkrak tempo permainan. Setelahnya Swiss mendapatkan sejumlah peluang matang, tapi eksekusi mereka tidak maksimal.
Serbia melawan dengan meningkatkan garis pertahanan dan coba mengirim umpan-umpan jauh untuk para penyerang mereka. Hingga menit ke-70, skor masih belum berubah.
Memasuki 10 menit akhir, Serbia tampak frustrasi kesulitan menembus pertahanan Swiss yang mengubah gaya main untuk mempertahankan keunggulan.
Tambahan waktu 7 menit tidak cukup bagi Serbia untuk mencetak gol balasan. Wasit meniup peluit panjang. Skor 3-2 untuk kemenangan Swiss.
Susunan pemain

SERBIA XI (3-4-1-2): Vanja Milinkovic-Savic; Strahinja Pavlovic; Milos Veljkovic (55' Nemanja Gudelj), Nikola Milenkovic; Filip Kostic, Sergej Milinkovic-Savic (68' Nemanja Maksimovic), Sasa Lukic, Andrija Zivkovic (78' Nemanja Radonjic); Dusan Tadic (78' Filip Djuricic); Dusan Vlahovic (55' Luka Jovic), Alekasandar Mitrovic
Pelatih: Dragan Stojkovic (Serbia)
SWISS XI (4-2-3-1): Gregor Kobel; Ricardo Rodriguez, Fabian Schar, Manuel Akanji, Silvan Widmer; Granit Xhaka, Remo Freuler; Rubern Vargas (83' Christian Fassnacht), Xherdan Shaqiri (69' Denis Zakaria), Djibril Sow (69' Edimilson Fernandes); Breel Embolo
Pelatih: Murat Yakin (Swiss)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Piala Dunia 2022 Belanda vs Amerika Serikat: Skor 3-1
Piala Dunia 3 Desember 2022, 23:53
-
Hasil Piala Dunia 2022 Serbia vs Swiss: Skor 2-3
Piala Dunia 3 Desember 2022, 03:59
-
Hasil Piala Dunia 2022 Kamerun vs Brasil: Skor 1-0
Piala Dunia 3 Desember 2022, 03:58
-
Hasil Piala Dunia 2022 Korea Selatan vs Portugal: Skor 2-1
Piala Dunia 2 Desember 2022, 23:59
-
Hasil Piala Dunia 2022 Kosta Rika vs Jerman: Skor 2-4
Piala Dunia 2 Desember 2022, 03:57
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR