- Penyerang timnas Prancis Olivier Giroud mengaku dirinya sampai menangis seperti anak kecil begitu sukses memenangkan trofi Piala Dunia 2018.
Giroud menjadi andalan Didier Deschamps di timnas Prancis. Penyerang klub Chelsea itu dijadikan ujung tombak Les Blues selama di Rusia.
Ia jadi pemain cadangan sekali, saat Prancis bermain melawan Australia di fase grup. Setelah itu di enam pertandingan berikutnya sampai ke final ia jadi starter.
Giroud memang tak terlalu bersinar di sana. Ia hanya bisa mencetak satu assist saja.
Sempat Bengong

Di final lawan Kroasia, Giroud tak bermain penuh. Namun ia membantu timnya menang 4-2.
Giroud mengaku ia sempat bengong saat wasit meniup peluit akhir. Namun pada akhirnya ia berlari kegirangan di atas lapangan.
“Saya pada dasarnya menangis! Saya tidak dapat menjelaskan momen itu. Ketika peluit akhir ditiup, Anda hanya ingin berlari kemana-mana, serasa ingin melompat ke rekan satu tim Anda," ungkapnya pada situs resmi klub.
“Saya berada di bangku cadangan selama 15 menit terakhir, dan saya bisa mulai menyadari apa yang sedang terjadi," sambungnya.
Mewek Seperti Bocah

Giroud juga mengaku dirinya sempat tak percaya bisa memenangi trofi Piala Dunia. Namun setelah itu ia akhirnya menangis seperti bocah kecil.
“Saya berlari ke lapangan, saya berpapasan dengan Adil Rami dan kami berpelukan, dan kemudian saya berbaring mungkin 10 detik di lapangan, bertanya-tanya pada diri sendiri apa yang baru saja terjadi," serunya.
"Setelah itu saya menikmatinya dengan rekan-rekan setim saya, tapi saya pada dasarnya menangis seperti anak kecil," pungkas Giroud.
Berita Video

Torch Relay Asian Games 2018 Di Jakarta Dimeriahkan Artis Ibukota.
(cfc/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadi Juara Piala Dunia, Giroud Berakting Seperti Anak Kecil
Piala Dunia 16 Agustus 2018, 22:50
-
Seperti Ini Rasanya Memegang Trofi Piala Dunia Menurut Kante
Piala Dunia 16 Agustus 2018, 21:54
-
Loftus-Cheek Ambil Hikmah Masa Peminjaman
Liga Inggris 16 Agustus 2018, 18:42
-
Liga Spanyol 16 Agustus 2018, 17:30

-
5 Striker Top Yang Gagal Bersinar di Chelsea
Editorial 16 Agustus 2018, 16:28
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR