Bola.net - Bola.net - tidak diragukan lagi adalah salah satu klub yang cukup sukses di Inggris saat ini. Sejak Sejak diambil alih oleh miliarder Rusia Roman Abramovich pada tahun 2004, The Blues berhasil merengkuh banyak gelar.
Sejak era Premier League dimulai pada tahun 1992, The Blues sudah mendatangkan banyak striker berkualitas. Dari Mark Hughes sampai ke Alvaro Morata, mereka punya nasib yang berbeda-beda di Stamford Bridge.
Didier Drogba dan Diego Costa merupakan striker yang pernah memberikan kontribusi yang besar kepada Chelsea. Namun, tidak semua striker yang didatangkan The Blues bisa meraih kesuksesan.
Berikut ini lima striker top yang gagal bersinar di Chelsea seperti dilansir Sportskeeda.
Carlton Cole

Meski menghabiskan enam musim di Chelsea setelah promosi dari akademi klub, Cole hanya bermain dua musim penuh di Stamford Bridge sebelum dilepas ke West Ham pada musim 2006/07.
Banyak yang diharapkan dari Cole ketika dia melakukan debut untuk klub pada musim 2000/01 sebagai pemain pengganti untuk Jimmy Floyd Hasslebaink dan Gianfranco Zola. Manajer The Blues saat itu Claudio Ranieri juga menggambarkan Cole sebagai salah satu talenta muda terbaik di dunia.
Namun, Cole cuma berkutat di bangku cadangan selama di Chelsea. Dari lima musim yang dia habiskan di klub, Cole sempat dipinjamkan ke Wolverhampton Wanderers, Charlton Athletic, dan Aston Villa.
Mantan striker Persib Bandung itu tidak pernah memenuhi potensinya dan hanya mencetak delapan gol dalam 31 pertandingan untuk klub.
Mateja Kezman

Banyak yang diharapkan dari Mateja Kezman setelah pindah ke Chelsea dari raksasa Belanda PSV Eindhoven.
Kezman mencetak 35 gol di Eredivisie pada musim 2002/03 ketika PSV memenangkan gelar dan sepertinya dia sangat dibutuhkan klub untuk memulai era baru di bawah Roman Abramovich.
Namun, Kezman tidak mampu menunjukkan ketajamannya selama di Stamford Bridge. Pemain Serbia itu hanya mampu mencetak 7 gol dalam 41 pertandingan.
Satu musim kemudian Kezman dijual ke Atletico Madrid seharga 5,3 juta pounds.
Claudio Pizarro

Claudio Pizarro merupakan salah satu striker terbaik Eropa selama waktunya di klub Jerman Werder Bremen. Dia menjadi pencetak gol terbanyak klub dan pencetak gol asing terbanyak dalam sejarah Bundesliga.
Namun, Pizarro tidak bisa menunjukkan kemampuan mencetak golnya di Premier League dengan jersey Chelsea. Dia tidak bisa membuktikan dirinya sebagai pelapis yang bagus untuk Didier Drogba.
Gaya permainanya yang lambat tidak cocok di Premier League. Pizarro akhirnya hanya bisa mencetak dua gol dari 32 pertandingan untuk The Blues.
Andriy Shevchenko

Sebelum datang ke Chelsea, Shevchenko merupakan salah satu striker yang haus gol di Eropa. Saat itu Shevchenko memang berada dipuncak karirnya bersama AC Milan.
Pada musim panas 2006, Abramovich memutuskan mendatangkan pemain Ukraina itu ke Premier League. Shevchenko direkrut dengan biaya 30,8 juta pounds.
Mourinho ternyata tak pernah menginginkan tenaga Shevchenko. Mantan superstar Dynamo Kiev itu tak masuk dalam rencana Mourinho sehingga hanya mampu mencetak 22 gol dari 77 penampilan di Chelsea.
Fernando Torres

Torres merupakan salah satu striker mematikan di Eropa saat itu. Dia menunjukkan ketajamannya saat bermain untuk Atletico Madrid dan Liverpool.
Chelsea kemudian mendatangkan sang pemain pada Januari 2011 dengan memecahkan rekor transfer Inggris sebesar 50 juta pounds. Mengingat biaya transfernya yang sangat mahal, banyak yang diharapkan dari El Nino.
Namun, masalah cedera membuat Torres tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya di Stamford Bridge. Torres hanya mampu mencetak 45 gol dari 172 pertandingan untuk The Blues.(skd/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadi Juara Piala Dunia, Giroud Berakting Seperti Anak Kecil
Piala Dunia 16 Agustus 2018, 22:50
-
Seperti Ini Rasanya Memegang Trofi Piala Dunia Menurut Kante
Piala Dunia 16 Agustus 2018, 21:54
-
Loftus-Cheek Ambil Hikmah Masa Peminjaman
Liga Inggris 16 Agustus 2018, 18:42
-
Liga Spanyol 16 Agustus 2018, 17:30

-
5 Striker Top Yang Gagal Bersinar di Chelsea
Editorial 16 Agustus 2018, 16:28
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:08
-
Hasil Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko Bawa MU Kembali ke Empat Besar!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 04:57
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR