
Bola.net - Pesta gol dramatis terjadi di Camping World Stadium, Orlando, ketika Al Hilal sukses mengeliminasi Manchester City dengan skor 4-3 setelah perpanjangan waktu. Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi tim asal Arab Saudi, sekaligus menegaskan ambisi besar negara tersebut di peta sepakbola global.
Didukung oleh investasi masif Public Investment Fund (PIF), Al Hilal tampil percaya diri melawan raksasa Premier League. Simone Inzaghi, pelatih anyar mereka, berhasil meracik tim yang dihuni bintang-bintang Eropa seperti Ruben Neves dan Kalidou Koulibaly untuk menciptakan kejutan.
Laga berjalan penuh dinamika, mulai dari protes panjang gol pertama City, aksi heroik Marcos Leonardo dengan dua gol, hingga drama di babak tambahan. Kemenangan ini mengantarkan Al Hilal ke perempat final melawan Fluminense, dengan hadiah 13,7 USD juta yang sudah di kantong.
Bagi Manchester City, kekalahan ini menjadi tamparan keras. Pep Guardiola harus menerima kenyataan bahwa timnya gagal memenuhi target finansial, sekaligus menyisakan pertanyaan tentang kesiapan mereka menyambut musim baru.
Laga Penuh Drama: Dari Kontroversi hingga Gol Kemenangan
Pertandingan kemarin langsung memanas sejak awal. Gol pembuka Manchester City melalui Bernardo Silva memicu protes sengit Al Hilal, yang menuding terjadi handball oleh Rayan Ait-Nouri dan Ilkay Gundogan. Wasit Jesus Valenzuela membutuhkan hampir empat menit untuk memastikan gol sah, memicu ketegangan yang berlanjut sepanjang laga.
Babak kedua menjadi panggung Marcos Leonardo. Pemain asal Brasil itu mencetak gol penyama kedudukan hanya 41 detik setelah restart. Lalu, Malcom memberi keunggulan 2-1 bagi Al Hilal pada menit ke-52. Erling Haaland sempat menyamakan skor, tapi aksi heroik Ali Lajami menghalau sundulannya di menit ke-84, memaksa pertandingan ke babak extra time.
Di babak tambahan, Koulibaly menggebrak dengan gol sundulan di menit ke-94, tapi Phil Foden membalas di menit ke-104. Ederson nyaris menjadi pahlawan dengan penyelamatan gemilang, sebelum Marcos Leonardo memastikan kemenangan Al Hilal di menit ke-112.
Dampak Finansial: City Gagal Raih Target, Al Hilal Panen Hadiah

Kekalahan ini berdampak signifikan bagi Manchester City. Tim asuhan Guardiola hanya membawa pulang 51,7 juta USD, jauh dari ekspektasi awal sebagai salah satu favorit juara. Padahal, performa mereka sebelumnya cukup meyakinkan, termasuk kemenangan 5-2 atas Juventus.
Sebaliknya, Al Hilal meraup 13,7 juta USD hanya dari pertandingan ini dan berpeluang menambah pundi-pundi hadiah jika melaju lebih jauh.
Kemenangan ini juga menjadi bukti kesuksesan strategi PIF dalam membangun kompetisi lokal, terutama jelang Piala Dunia 2034.
Pernyataan untuk Sepakbola Saudi: Persiapan Menuju 2034
Kemenangan Al Hilal bukan sekadar kejutan, tapi sinyal kuat ambisi Saudi Arabia. Dengan dukungan finansial tak terbatas, mereka berhasil membawa pemain-pemain top Eropa seperti Neves, Milinkovic-Savic, dan Koulibaly, yang menjadi kunci kemenangan ini.
Simone Inzaghi patut diacungi jempol. Mantan pelatih Inter Milan itu sukses menerapkan taktik efektif, memanfaatkan serangan balik cepat dan ketahanan mental tim. Hasil ini juga memperkuat legitimasi Club World Cup sebagai ajang yang semakin kompetitif.
Bagi sepakbola Asia, prestasi Al Hilal menjadi inspirasi. Mereka membuktikan bahwa tim dari luar Eropa bisa bersaing, sekaligus memberi preview menarik untuk Piala Dunia 2034 yang akan digelar di tanah Arab.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Courtois Bungkam Pengkritik Piala Dunia Antarklub dan Berharap Reuni dengan Sergio Ramos
- Rapor Pemain Real Madrid Saat Kalahkan Juventus: Skema Permainan Kian Matang, Gonzalo Garcia Cetak Gol Lagi!
- Komentar Xabi Alonso Usai Madrid Depak Juventus: Puji Satu Pemain yang Bikin Hidupnya Lebih Mudah!
- Real Madrid Lolos 8 Besar Piala Dunia Antarklub 2205, Siapa Lawannya?
- Juventus vs Real Madrid: Gonzalo Garcia Lagi dan Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Didikan Akademi Manchester City yang Kini Bermain di Chelsea
Editorial 2 Juli 2025, 14:50
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR