
Bola.net - Rostov Arena, Rusia, pada 2 Juli 2018, menjadi saksi salah satu pertandingan paling dramatis dalam sejarah Piala Dunia. Pertandingan itu adalah pertandingan Belgia vs Jepang di babak 16 besar Piala Dunia 2018. Laga itu juga menjadi ajang lahirnya salah satu gol serangan balik terdahsyat di Piala Dunia.
Belgia lolos dari penyisihan Grup G dengan poin sempurna 9 hasil kemenangan 3-0 atas Panama, 5-2 atas Tunisia, dan 1-0 atas Inggris. Dengan gol-gol dari pemain-pemain seperti Romelu Lukaku dan Eden Hazard, Belgia tak kesulitan menjuarai grup ini.
Di lain pihak, Jepang lolos dari Grup H sebagai runner-up di belakang Kolombia. Jepang, yang kala itu diperkuat Shinji Kagawa dan Keisuke Honda, mengumpulkan 4 poin setelah menang 2-1 atas Kolombia, imbang 2-2 dengan Senegal, dan kalah 0-1 dari Polandia.
Belgia dan Jepang kemudian bertemu di babak 16 besar. Belgia jelas lebih difavoritkan. Namun, laga itu sama sekali tidak mudah bagi mereka. Sempat tertinggal dua gol dari sang wakil Asia, Belgia akhirnya berbalik menang, di mana gol penentu kemenangan mereka ciptakan melalui sebuah serangan balik sensasional di injury time.
Jepang Sempat Berada di Atas Angin

Tak ada gol yang tercipta di babak kedua. Namun, tidak demikian halnya dengan babak kedua. Di awal babak kedua, Jepang meledak dan mengejutkan Belgia dengan dua gol cepat.
Di menit 48, tembakan Genki Haraguchi dari operan Gaku Shibasaki bersarang di gawang Belgia yang dikawal Thibaut Courtois. Belgia unggul 1-0.
Hanya empat menit berselang, petaka kembali menghampiri Belgia. Menerima operan dari Shinji Kagawa, Takashi Inui melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang tak kuasa dihentikan oleh Courtois. Jeoang pun berada di atas angin.
Namun, Belgia Tak Menyerah
Three years ago today. 94th minute. One of the great counter-attacking goals decides Belgium vs. Japan in the World Cup.
— B/R Football (@brfootball) July 2, 2021
(🎥: @FIFAWorldCup)pic.twitter.com/jnUJyLy8Ay
Namun, Belgia tidak menyerah. Setelah tertinggal 0-2, Belgia meningkatkan gempuran mereka ke wilayah pertahanan Jepang.
Sundulan melambung Jan Vertonghen di menit 69 membuat Belgia memperkecil ketertinggalan. Setelah itu, dari crossing manis Eden Hazard di sisi kiri, tandukan Marouane Fellaini membobol gawang Jepang untuk mengubah skor jadi 2-2.
Belgia akhirnya keluar sebagai pemenang setelah mencetak gol ketiga mereka di menit 90+4.
Berawal dari sebuah serangan balik cepat, counter yang dikomandoi Kevin De Bruyne itu kemudian disambung dengan crossing rendah Thomas Meunier dan kecohan Lukaku, lalu dituntaskan oleh pemain pengganti Nacer Chadli untuk menyempurnakan aksi comeback dramatis Belgia.
Belgia memastikan kemenangan atas Jepang lewat salah satu gol serangan balik paling dahsyat dalam sejarah Piala Dunia.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Gol Indah Piala Dunia: Tendangan Bebas Kolarov yang Menghunjam Gawang Kosta Rika
- Kisah Birkir Saevarsson, Pekerja Pabrik yang Membuat Lionel Messi dan Angel Di Maria Tak Berkutik
- Kilas Balik Piala Dunia 2018: Portugal vs Spanyol dan Hat-trick Sensasional Cristiano Ronaldo
- Kilas Balik: Banjir Rekor di Laga Pembuka Piala Dunia 2018
- Cerita tentang Julen Lopetegui, yang Dipecat cuma 2 Hari sebelum Laga Pertama Spanyol di Piala Dunia
- Brasil di Piala Dunia, 4 Edisi Beruntun Dijegal Tim-tim Eropa
- Ketika Prancis Mendobrak Sejarah di Piala Dunia 2018
- Kilas Balik Piala Dunia: Tendangan Bebas Cantik Toni Kroos ke Gawang Swedia
- Saat Crespo akhirnya Keluar dari Bayang-bayang Batistuta di Timnas Argentina
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketika Belgia Menciptakan Salah Satu Gol Serangan Balik Terdahsyat di Piala Dunia
Piala Dunia 10 November 2022, 09:22
-
Roberto Martinez Beberkan Tiga Pemain Kunci di Timnas Belgia
Piala Dunia 3 November 2022, 03:45
-
Inzaghi Sedih Dengan Cedera Baru Lukaku
Liga Champions 2 November 2022, 08:19
-
Chelsea Manfaatkan Momentum Piala Dunia 2022 untuk Jual Romelu Lukaku
Liga Inggris 2 November 2022, 00:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR