
Bola.net - - Gelandang asal Spanyol Cesc Fabregas menuding Rusia hanya memiliki satu rencana saja saat melawan La Furia Roja yakni masuk babak adu penalti dan mengandalkan doa.
Spanyol tampil dominan dalam penguasaan bola saat berduel lawan Rusia di babak 16 besar Piala Dunia 2018, Minggu . Persentasenya mencapai 79% berbanding 21%.
Rusia jelas tak bisa berbuat banyak menghadapi taktik Tiki-Taka pasukan Fernando Hierro. Di sepanjang laga, mereka cuma bisa melepas tujuh tembakan, dan cuma satu yang mengarah tepat sasaran.
Rusia memang bisa mencetak gol. Akan tetapi gol itu dihasilkan melalui eksekusi penalti Artem Dyuba pada menit 41.(bbc/dim)
Spanyol Lebih Baik

Pada akhirnya pertandingan di waktu normal berakhir imbang 1-1. Kemudian setelah tak ada gol di babak extra time, maka kedua tim harus menjalani adu penalti.
Di sini, Spanyol gagal setelah penalti Koke dan Iago Aspas digagalkan Igor Akinfeev. Kekalahan ini membuat Fabregas begitu kesal.
"Saya tidak bisa berkata apa-apa karena saya mengharapkan pertandingan yang berbeda hari ini," kata pemain berusia 31 tahun itu di BBC.
"Saya pikir Spanyol adalah tim yang jauh lebih baik dari Rusia," tegasnya.
"Rusia punya rencana yakni untuk masuk ke babak adu penalti dan berdoa, dan itu membuahkan hasil bagi mereka," ketusnya.
Sedih Lihat Iniesta

Pertandingan lawan Rusia itu juga jadi pertandingan terakhir bagi Andres Iniesta. Sebab usai turnamen di Rusia ini, ia kemungkinan akan pensiun.
Sebab usia Iniesta sudah mencapai 33 tahun. Hampir mustahil baginya untuk ikut serta di Piala Dunia 2022.
Fabregas pun merasa bahwa partai terakhir eks bintang Barcelona itu bersama timnas Spanyol tak seharusnya berakhir tragis. Ia merasa Iniesta pants mendapat hasil lebih baik.
"Andres Iniesta tidak pantas tersingkir seperti ini, dalam apa yang bisa jadi pertandingan terakhirnya untuk Spanyol," ujarnya.
Tim Besar Tumbang

Gugurnya Spanyol ini berarti berkurang satu lagi tim-tim besar yang harus pamit lebih awal dari Rusia. Sebelumnya, Jerman sudah tersingkir di fase grup.
Kemudian, ada Argentina yang ditumbangkan oleh Prancis. Sementara itu Portugal dikalahkan oleh Uruguay.
Sementara itu dengan tersingkirnya Spanyol, itu artinya salah satu dari tim ini; Rusia, Kroasia, Swedia, Swiss, Inggris, dan Kolombia, akan masuk ke final.
[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Naikkan Harga Jual Willian
Liga Inggris 2 Juli 2018, 20:04
-
Urusan Melindungi Bola, Isco Jagonya
Piala Dunia 2 Juli 2018, 18:58
-
Morata Bersemangat Hadapi Musim Baru
Liga Inggris 2 Juli 2018, 18:30
-
Loftus-Cheek Tak Suka dengan Perlakuan Chelsea
Piala Dunia 2 Juli 2018, 14:20
-
Lawan Spanyol, Rusia Dituding Cuma Andalkan Doa
Piala Dunia 2 Juli 2018, 03:27
LATEST UPDATE
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 10 Januari 2026
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Tottenham vs Aston Villa 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Everton vs Sunderland 10 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 06:25
-
Hasil Piala Afrika Tadi Malam: Mazraoui Pulangkan Bryan Mbeumo ke MU
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Bukan Pelatih, Lionel Messi Ungkap Rencana Pensiun, Apa Itu?
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Prediksi Como vs Bologna 10 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 05:00
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Charlton vs Chelsea 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
























KOMENTAR