
Bola.net - Dukungan agar Francesco Pio Esposito tampil sejak menit awal di final playoff Piala Dunia 2026 semakin menguat. Bintang muda Inter Milan itu dinilai bisa menjadi kunci bagi Italia untuk menaklukkan Bosnia-Herzegovina.
Laga hidup mati ini akan tersaji di Stadion Bilino Polje, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. Aroma perubahan di lini depan Gli Azzurri pun mulai tercium tajam.
Banyak pihak mulai meragukan ketajaman Mateo Retegui setelah tampil kurang klinis di semifinal playoff Piala Dunia lalu. Sosok Esposito kini dianggap lebih menjanjikan untuk memimpin lini serang.
Mantan mesin gol Udinese dan Italia, Antonio Di Natale, menjadi salah satu yang paling vokal. Ia percaya keberanian memasang pemain muda bisa menjadi pembeda.
"Saya akan selalu memasang Pio Esposito di starting XI," ujar Antonio Di Natale saat ditemui di Roma.
Di Natale menegaskan bahwa prioritas utama saat ini hanya satu hal. Italia tidak boleh lagi absen di panggung tertinggi dunia.
"Hal terpenting adalah Italia kembali ke Piala Dunia," tambahnya.
Catatan Impresif Esposito
Performa Esposito bersama tim utama Inter Milan musim ini memang sedang gila-gilanya. Pemuda berusia 20 tahun itu sudah mengoleksi sembilan gol dan enam assist.
Hebatnya, statistik tersebut ia catatkan dalam 40 pertandingan kompetitif di level klub. Catatannya di level internasional bersama timnas senior pun tak kalah mentereng.
Pio Esposito sukses menceploskan tiga gol hanya dari enam penampilan bersama Gli Azzurri. Padahal, ia baru saja dipromosikan dari jenjang Timnas U-21.
Mantan penggawa Italia lainnya, Alberico Evani, juga melontarkan pujian setinggi langit. Ia kagum dengan mentalitas Esposito yang tidak gentar menghadapi tekanan besar.
"Anda bisa melihat potensinya dan meskipun masih sangat muda, dia bermain reguler untuk klub penting seperti Inter tanpa tertekan," kata Evani kepada Tuttosport.
Evani meyakini sang striker memiliki masa depan yang sangat cerah di sepak bola. Kualitasnya diprediksi akan terus meroket ke level tertinggi.
"Dia bisa menjadi pemain di level tertinggi," tegasnya.
Musuh Terbesar Italia
Italia dihantui memori kelam kegagalan lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022 silam. Evani mengingatkan Gennaro Gattuso tentang tantangan teknis yang sangat sempit.
Waktu menjadi kendala utama bagi staf pelatih untuk mematangkan strategi permainan. Para pemain baru berkumpul dalam waktu singkat setelah membela klub masing-masing.
"Lawan pertama adalah waktu, karena Anda tidak memilikinya," jelas Evani.
Minimnya sesi latihan intensif membuat pelatih harus jeli memilih komposisi pemain. Menyatukan hasil kemenangan dengan permainan cantik menjadi misi yang sangat sulit.
"Yang bisa Anda lakukan dalam waktu itu adalah memilih pemain yang paling sesuai dengan ide Anda," ungkapnya.
Faktor bakat individu kini menjadi harapan terakhir Italia untuk lolos secara dramatis. Di tengah mepetnya persiapan, kualitas pemain seperti Esposito diharapkan bisa menjadi pembeda.
"Bakat membuat perbedaan dalam situasi seperti itu," pungkas Evani.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jelang Italia vs Bosnia, Nicolo Barella Diberi Resep untuk Selamatkan Karier
Piala Dunia 30 Maret 2026, 15:36
-
Panduan Mengalahkan Bosnia & Herzegovina dari San Marino untuk Timnas Italia
Piala Dunia 30 Maret 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR