
Bola.net - Piala Dunia 2026 kini memasuki fase krusial pada putaran terakhir babak grup. Pada tahap ini, dua pertandingan terakhir di masing-masing dari 12 grup digelar pada waktu yang sama.
Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. FIFA menerapkan kickoff serentak untuk menjaga integritas kompetisi dan mencegah tim bermain berdasarkan hasil pertandingan lain.
Aturan ini lahir dari salah satu insiden paling kontroversial dalam sejarah turnamen. Peristiwa itu dikenal sebagai “Disgrace of Gijon”, yang terjadi pada Piala Dunia 1982.
Berawal dari Skandal Disgrace of Gijon

Kontroversi itu melibatkan Jerman Barat dan Austria dalam laga penentuan grup. Hasil pertandingan tersebut menentukan nasib Aljazair.
Saat itu, Aljazair sudah menuntaskan seluruh laga grup sehari lebih dulu. Kondisinya membuat Jerman Barat dan Austria masuk lapangan dengan kalkulasi yang sangat jelas.
Jika Jerman Barat menang tipis, kedua tim akan lolos ke fase berikutnya. Skenario itu sekaligus menyingkirkan Aljazair lewat selisih gol.
Jerman Barat mencetak gol pada menit ke-10. Setelah unggul, intensitas pertandingan turun drastis karena kedua tim sama-sama diuntungkan oleh skor tersebut.
Pada fase akhir laga, kedua tim nyaris berhenti menyerang. Situasi itu memicu kemarahan besar karena pertandingan terlihat seperti hasil kompromi di atas lapangan.
FIFA akhirnya merombak format mulai Piala Dunia 1986. Sejak saat itu, laga terakhir fase grup dimainkan secara bersamaan.
Piala Dunia 2026 Hadirkan Tantangan Baru

Meski aturan kickoff serentak masih berlaku di Piala Dunia 2026, format turnamen terbaru menghadirkan tantangan berbeda. Salah satunya adalah penggunaan head-to-head sebagai penentu peringkat saat poin sama, menggantikan selisih gol sebagai prioritas awal.
Perubahan ini membuat beberapa tim tetap bisa menghitung peluang dengan cukup akurat sebelum laga terakhir selesai. Mereka dapat mengetahui hasil seperti apa yang cukup untuk lolos.
Contohnya terjadi di Grup J. Dengan Argentina sudah memastikan diri sebagai juara grup, Aljazair dan Austria memahami bahwa hasil imbang di Kansas City sangat mungkin menguntungkan kedua pihak.
Empat poin diperkirakan cukup untuk melaju, bahkan sebagai tim peringkat ketiga terbaik. Kondisi serupa juga terjadi pada duel Australia melawan Paraguay di Grup D.
Menariknya, skenario lolos tidak selalu membuat tim mengejar posisi lebih tinggi. Dalam kasus Austria, finis sebagai runner-up Grup J justru berpotensi menghadapi Spanyol pada babak 32 besar.
Sementara itu, tim yang finis di posisi ketiga kemungkinan memperoleh lawan yang lebih ringan, seperti Belgia atau Mesir. Artinya, bahkan di Piala Dunia 2026, kickoff bersamaan belum tentu sepenuhnya menghapus peluang strategi hasil tertentu.
Sumber: The Independent
Klasemen Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Manchester United Menang atas Leeds, 3 Catatan Penting dari Laga Pramusim
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 10:10
-
Cristian Romero Menuju Atletico Madrid, Tottenham Perlu Cari Pengganti Sang Kapten
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 10:06
-
Paul Pogba Menuju MLS? Deretan Klub Ini Punya Alasan untuk Merekrutnya
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 09:59
-
7 Pemain AC Milan yang Bisa Isi Berbagai Posisi dalam Skema 3-4-2-1 Amorim
Liga Italia 13 Agustus 2026, 09:14
-
Desire Doue Bidik Semua Trofi usai Bawa PSG Juara Piala Super Eropa
Liga Champions 13 Agustus 2026, 08:16
-
Arsenal vs Como, 3 Catatan Penting Jelang Community Shield
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 07:45
-
Manchester United Juara Boyle Sports Cup, Mbeumo dan Zirkzee Tampil Menjanjikan
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 07:07
-
PSG Jadi Tim Ketiga yang Mampu Pertahankan Gelar Piala Super Eropa
Liga Champions 13 Agustus 2026, 06:35
-
Real Madrid Menang Tipis atas Deportivo, Brahim Diaz Jadi Penentu
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 06:22
-
Tinggalkan Napoli, Romelu Lukaku Resmi Gabung Fenerbahce
Liga Eropa Lain 13 Agustus 2026, 05:35
-
Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
Piala Dunia 13 Agustus 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR