
Bola.net - Australia tampil kurang optimal saat mengikuti Piala Dunia 2014. Tim asuhan Ange Postecoglou tersebut bahkan harus tersingkir sebelum Fase Grup berakhir.
Namun dibalik tenggelamnya timnas Australia, masih ada yang bisa dikenang dari Piala Dunia 2014. Penampilan gemilang salah satu pemain Australia, Tim Cahill.
Legenda sepak bola Australia ini tampil sangat baik di tengah tenggelamnya penampilan Australia. Tim Cahill bahkan mampu mencetak dua gol dari tiga laga Australia di Fase Grup.
Penampilan gemilangnya bahkan mampu menyulitkan tim unggulan juara Piala Dunia 2014. Terlebih lagi Tim Cahill mencetak gol indah yang menjadi salah satu ikon Piala Dunia 2014.
Australia Persulit Belanda
Australia tergabung di Grup B Piala Dunia 2014. Australia hanya memiliki sedikit peluang untuk lolos mengingat mereka bersaing dengan Spanyol, Belanda, dan Chili.
Meskipun harus tersingkir akibat dua kekalahan di dua laga awal, Australia masih memberikan perlawanan sengit. Mereka berhasil persulit tim unggulan juara, Belanda.
Saat itu Australia kalah 3-2 atas Belanda. Walaupun kalah Tim Cahill dkk mampu merepotkan lini pertahanan Belanda sepanjang 90 menit jalannya laga.
Australia bahkan sempat unggul hingga awal babak kedua dengan skor 2-1. Namun dua gol Belanda yang dicetak Robin van Persie dan Memphis Depay mengubur harapan Australia untuk melaju ke Fase Knock-Out.
Gol Indah Tim Cahill
Dibalik laga sengit Australia vs Belanda, tersimpan satu kenangan indah di dalamnya. Satu gol yang dicetak Tim Cahill melawan Belanda dilakukan dengan cara yang spektakuler.
Australia yang saat itu tertinggal 1-0 tampil lebih menyerang untuk mengejar ketertinggalan. Dua menit setelah gol perdana Belanda, Tim Cahill mampu menyamakan kedudukan.
Umpan lambung Ryan McGowan dari sayap kanan berhasil dieksekusi menjadi gol oleh Cahill. Berada di sektor kanan pertahanan Belanda, Umpan McGowan disambut dengan sepakan first time oleh Tim Cahill.
Sepakan itu melaju deras kearah gawang Belanda. Gol indah Tim Cahill ke gawang Belanda bahkan menjadi salah satu ikon Piala Dunia 2014.
Juru Kunci Grup B
Meskipun berhasil persulit Belanda, hasil kekalahan tetap saja tak berubah. Australia bahkan kembali mengalami kekalahan di laga akhir Fase Grup B saat melawan Spanyol.
Australia akhirnya harus terdampar di dasar klasemen akibat tiga kekalahan. Australia yang tak mendapatkan satupun poin bersanding dengan Honduras dan Kamerun yang punya nasib serupa.
Australia hanya mencetak tiga gol dari tiga laga yang dilakoni. Sementara mereka harus kebobolan sembilan gol dengan tiga gol di masing-masing laga.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2014: Tim Cahill Bersinar, Tetapi Australia Tenggelam
Piala Dunia 12 September 2022, 17:08
-
Mengenang Perjuangan Yunani di Piala Dunia 2014
Piala Dunia 9 September 2022, 18:29
-
Piala Dunia 2014: Susah Payah Argentina Tundukkan Swiss pada Babak 16 Besar
Piala Dunia 6 September 2022, 01:30
-
Guillermo Ochoa: Pelindung Meksiko di Piala Dunia 2014 dan 2018
Piala Dunia 5 September 2022, 15:17
-
Beda Nasib Kosta Rika di Piala Dunia 2014 dan 2018
Piala Dunia 1 September 2022, 19:08
LATEST UPDATE
-
Enzo Maresca Dikabarkan Ingin Latih MU, Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 3 Januari 2026, 19:03
-
Ealah! Kobbie Mainoo Ternyata Tidak Berencana Tinggalkan Manchester United
Liga Inggris 3 Januari 2026, 18:52
-
Ruben Amorim Faktor Ini Bisa Buat MU Ketar-ketir di Kandang Leeds United!
Liga Inggris 3 Januari 2026, 18:43
-
Prediksi Lazio vs Napoli 4 Januari 2026
Liga Italia 3 Januari 2026, 18:30
-
Terungkap, MU Tutup Pintu 'Balikan' dengan James Garner
Liga Inggris 3 Januari 2026, 18:21
-
Manchester United Percepat Proses Transfer Carlos Baleba?
Liga Inggris 3 Januari 2026, 18:06
-
Prediksi Aston Villa vs Nottingham Forest 3 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 17:54
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs PSBS Biak 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 17:45
-
Prediksi Wolves vs West Ham 3 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 17:15
-
Daftar Pembalap Indonesia yang Berlaga di Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026
Otomotif 3 Januari 2026, 17:01
-
Jadwal Lengkap Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026
Otomotif 3 Januari 2026, 17:01
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR