
Bola.net - Piala Dunia 2014 Brasil menjadi turnamen Piala Dunia ketiga yang pernah diikuti oleh timnas Yunani. Georgios Samaras dan kolega lolos ke Brasil usai melewati hadangan Rumania di babak playoff.
Tim berjuluk Ethniki ini kemudian tergabung di Grup C bersama Kolombia, Jepang, dan Pantai Gading. Pada partai perdana melawan Kolombia, Yunani harus rela menelan hasil pahit usai digasak oleh James Rodriguez dan kolega dengan skor 0-3.
Kemudian di matchday kedua, Yunani ditahan imbang oleh Jepang dengan skor 0-0 sehingga peluang mereka untuk lolos ke babak berikutnya ditentukan di pertandingan terakhir melawan Pantai Gading. Lalu, Ethniki berhasil meraih kemenangan penting dengan skor 2-1 atas Les Éléphants sekaligus mengunci posisi runner up Grup C.
Di babak 16 besar, tim asuhan Fernando Santos tersebut sudah ditunggu oleh timnas Kosta Rika yang di luar dugaan mampu menjadi juara Grup D dengan menyisihkan Italia maupun Inggris.
Kontroversi Penalti Samaras
Pendukung Pantai Gading di Estadio Governador, Fortaleza, sudah siap-siap bersorak menyambut kesuksesan timnya. Pada laga pamungkas Grup C itu, Pantai Gading hanya membutuhkan hasil imbang untuk meraih tiket ke babak 16 besar.
Namun, petaka hadir di menit 90+3 saat Jose Holebas mengirimkan umpan tarik dari sisi kiri pertahanan Pantai Gading. Georgios Samaras yang dikawal Giovanni Sio di tengah kotak penalti terjatuh saat hendak melakukan tendangan first time.
Wasit Carlos Vera pun memberi hadiah penalti untuk Yunani yang sukses dieksekusi oleh Samaras menjadi gol. Penalti tersebut sedikit berbau kontroversi, karena lewat rekaman video menunjukkan tak ada kontak yang terjadi antara Giovanni Sio dan Samaras di kotak penalti.
Kandas di Tangan Kosta Rika
Asa mengulang kejutan di ajang Piala Eropa 2004 harus terkubur, usai Yunani dikalahkan Kosta Rika lewat adu penalti di babak 16 besar Piala Dunia 2014. Di laga itu, Ethniki dan Kosta Rika mampu bermain imbang 1-1 di waktu normal maupun di babak perpanjangan waktu.
Kosta Rika unggul terlebih dahulu lewat tendangan luar kotak penalti dari Bryan Ruiz di menit ke-51. Namun, beberapa detik menjelang usai, pada menit ke-90, Sokratis Papastathopoulos berhasil menyamakan kedudukan dari satu tendangan di area pertahanan Kosta Rika. Skor menjadi 1-1.
Di babak extra time kedua tim tidak menghasilkan peluang berarti, hingga terpaksa dilanjutkan babak tos-tosan. Theofanis Gekas menjadi satu eksekutor yang gagal menceploskan bola ke gawang Keylor Navas, sementara semua penendang Kosta Rika mampu menjalankan tugas dengan baik.
Tangan Dingin Fernando Santos
Otto Rehhagel resmi dipecat usai gagal menorehkan prestasi di Piala Dunia 2010 dan digantikan oleh Fernando Santos. Di tangan pelatih asal Portugal itu, Yunani berhasil bangkit dari keterpurukan dengan memastikan diri lolos ke babak penyisihan Piala Dunia 2014.
Kehadiran Santos di Yunani sempat memberikan angin segar. Di bawah asuhan Santos, Ethniki sempat mencetak rekor 17 pertandingan tak terkalahkan dan mencapai peringkat FIFA tertinggi mereka (peringkat 8).
Membangun Pusat Pelatihan
Meski sanggup melaju hingga babak 16 besar, para pemain timnas Yunani memilih tidak menerima uang bonus. Ya, bonus armada asuhan Fernando Santos ini disumbangkan untuk membangun pusat pelatihan.
Sekretaris Jenderal Olahraga Yunani, Yiannis Andrianos mengatakan, para pemian menulis surat kepada Perdana Menteri Antonis Samaras meminta bonus mereka digunakan untuk membiayai pembangunan pusat pelatihan baru. Dan permintaan itu langsung mendapat respon.
Sejak krisis ekonomi yang melanda di Yunani pada 2009, anggaran untuk olahraga menurun drastis. Oleh sebab itu, sebagai bentuk solidaritas, para pemain lebih memilih untuk menghibahkan bonus uang mereka untuk proyek pengembangan olahraga Yunani.
(Bola.net/Yoga Radyan)
Baca Juga:
- Piala Dunia 2006: Panggung Striker Muda Jerman, Lukas Podolski
- Luiz Felipe Scolari, Otak di Balik Keberhasilan Brasil Jadi Juara Piala Dunia 2002
- Romantisme Guus Hiddink dan Korea Selatan: Tembus Semifinal Piala Dunia 2002, Namanya Diabadikan Jad
- Theo Walcott, Perjudian Besar Timnas Inggris di Piala Dunia 2006
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengenang Perjuangan Yunani di Piala Dunia 2014
Piala Dunia 9 September 2022, 18:29
-
Piala Dunia 2014: Susah Payah Argentina Tundukkan Swiss pada Babak 16 Besar
Piala Dunia 6 September 2022, 01:30
-
Guillermo Ochoa: Pelindung Meksiko di Piala Dunia 2014 dan 2018
Piala Dunia 5 September 2022, 15:17
-
Beda Nasib Kosta Rika di Piala Dunia 2014 dan 2018
Piala Dunia 1 September 2022, 19:08
-
Piala Dunia 2014: Perjuangan Gigih Aljazair Saat Berjumpa Jerman di Babak 16 Besar
Piala Dunia 1 September 2022, 13:21
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR