Bola.net - - Fernando Santos mengaku sangat tidak puas dengan kinerja timnas dalam pertandingan melawan . Meski Portugal menang, tetapi Santos menilai permainan timnya sangat buruk.
Portugal berhasil meraih kemenangan penting 1-0 pada pertandingan kedua mereka di Grup B Piala Dunia 2018. Kemenangan itu membawa Portugal selangkah lebih dekat dengan kelolosan ke babak 16 besar sekaligus membuat maroko tereliminasi.
Tapi Santos melihat lebih banyak aspek negatif dibanding aspek positif dari penampilan timnya dalam laga tadi. Ia pun tak ragu mengkritik kinerja Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan.
Tidak Puas Dengan Performa Tim

Setelah unggul cepat lewat sundulan Cristiano Ronaldo pada menit keempat, Portugal lalu ditekan nyaris sepanjang pertandingan. Selain itu, Portugal juga banyak melakukan kesalahan sendiri.
"Kami harus melihat kinerja kami ini, dan kami perlu membicarakannya. Kami kehilangan kendali pertandingan. Kami banyak sekali melakukan salah umpan, dan kami akhirnya kehilangan kepercayaan diri. Memang benar bahwa saya tidak puas dengan performa tim saya dalam pertandingan melawan Maroko tadi," terang Santos seperti dilansir ESPN.
Tak Bisa Dijelaskan

Dalam pandangan Santos, Maroko memiliki kemampuan untuk menghabiskan tenaga Portugal jika sampai dibiarkan menguasai bola. Meski demikian, ia masih bersyukur karena Portugal bisa menang dan peluang mereka untuk lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup B masih terbuka.
"Semuanya tadi sungguh sulit dijelaskan. Dalam pertandingan melawan tim seperti Maroko, jika anda tidak menguasai bola, maka lawan akan menghabiskan tenaga anda dan membuat anda dalam masalah besar," terang Santos.
"Semuanya belum selesai. Kami masih harus menjalani pertandingan yang sangat sulit menghadapi Iran. Kami ingin lolos sebagai juara grup."
Intensitas Rendah

Tapi Santos tetap kecewa. Pasalnya, kesalahan semacam ini sudah ia lihat dalam pertnaidngan pertama melawan Spanyol. Santos berharap pasukannya bisa belajar dari pertandingan tadi dan menjadi lebih baik nantinya.
"Tak ada intensitas dalam permainan kami. Tim Portugal ini sebenarnya memiliki banytak pemain dengan skill dan kecepatan tinggi. Kami memulai dengan baik tapi kemudian berada di bawah tekanan. Semuanya jadi sangat sulit," urai Santos.
"Sama seperti pertandingan melawan Spanyol, setelah 10 atau 15 menit, kami kehilangan kendali permainan dan juga penguasaan bola. Ada banyak sekali salah umpan, para pemain kami seperti resah. Kami harusnya bisa menghadapi tekanan lawan dengan baik serta tetap menguasai bola. Jika tidak bisa melakukannya, maka kami akan berada dalam masalah."
Video Menarik Portugal

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ronaldo dan Messi Dipercaya Mampu Bawa Negaranya Juara Dunia
Piala Dunia 21 Juni 2018, 18:29
-
Rashford: Butuh Waktu Bertahun-tahun untuk Samai Ronaldo
Piala Dunia 21 Juni 2018, 14:56
-
Soal Messi Vs Ronaldo, Ini Pilihan Fabregas
Piala Dunia 21 Juni 2018, 14:37
-
Saat Ini, Level Ronaldo Diklaim Ada di Atas Level Messi
Piala Dunia 21 Juni 2018, 12:00
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Roma vs Sassuolo - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 10 Januari 2026, 17:00
-
Prediksi Susunan Pemain Chelsea vs Charlton, Debut Liam Rosenior
Liga Inggris 10 Januari 2026, 16:49
-
Harry Maguire Bakal Comeback di Laga MU vs Brighton, Tapi...
Liga Inggris 10 Januari 2026, 15:30
-
Marc Klok, Adam Alis, dan 2 Mantan Pemain Persija yang Kini Membela Persib
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 15:28
-
Live Streaming Man City vs Exeter City - Link Nonton FA Cup/Piala FA di Vidio
Liga Inggris 10 Januari 2026, 15:00
-
Aspar Team Sebut CFMoto Godok Rencana Balapan di MotoGP, Tapi Jalannya Takkan Mulus
Otomotif 10 Januari 2026, 14:47
-
Darrren Fletcher Pastikan MU Bakal All-In ke FA Cup
Liga Inggris 10 Januari 2026, 14:15
-
Login! Arsenal Ramaikan Perburuan Transfer Marc Guehi
Liga Inggris 10 Januari 2026, 13:30
-
Luis Enrique Enggan Perpanjang Kontrak di PSG, MU Siaga Satu!
Liga Inggris 10 Januari 2026, 12:30
-
Bandung BJB Tandamata Buka Proliga 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan, Risco Herlambang Puas
Voli 10 Januari 2026, 11:40
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
























KOMENTAR