
Karena itulah di laga melawan Ghana, Jerman memiliki target ganda. Selain harus menang agar bisa lolos ke Babak 16 Besar, mereka menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya penebus untuk mengembalikan kehormatan mereka.
Sayangnya, ambisi Jerman untuk mewujudkan hal ini tidaklah mudah. Betapa tidak, Der Panzer bakal tampil tanpa penyerang andalan mereka, Miroslav Klose. Penyerang yang merumput di Bayern Munich ini hanya bisa mendukung perjuangan rekan-rekannya dari bangku penonton setelah diusir keluar lapangan akibat menerima kartu merah dalam laga melawan Serbia.
Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Klose ini, pelatih Jerman, Joachim Loew kemungkinan besar bakal memasang penyerang kelahiran Brazil, . Sementara, trio Mesut Ozil, Lukas Podolski dan Thomas Mueller bakal mengisi lini kedua Jerman.
Sementara itu, Loew mengaku bahwa anak asuhnya telah siap untuk menghadapi laga keras melawan Ghana ini. Bahkan, arsitek Der Panzer ini telah menyiapkan secara khusus fisik anak asuhnya untuk menghadapi laga yang diperkirakan bakal berlangsung keras ini.
"Ghana merupakan tim yang memiliki kecepatan dan mampu melakukan serangan balik dengan baik. Mereka tidak pernah ragu untuk berduel satu lawan satu karena mereka memiliki kekuatan. Pemain mereka juga sangat memiliki kemampuan sprint yang baik,"ungkap pelatih berusia 50 tahun ini.
"Pertandingan ini bakal berlangsung lebih cepat ketimbang laga melawan Serbia kemarin. Namun, bagi Jerman, hal ini merupakan hal yang biasa saja, dan kami yakin bakal mampu mengatasi hal ini."
Di lain pihak, pelatih Ghana, Milovan Rajevac mengaku bahwa anak asuhnya dalam kondisi terbaik dan sangat siap menghadang ambisi Jerman. Di laga ini, pelatih kelahiran Serbia tersebut bakal bisa menurunkan dua benteng andalannya di lini pertahanan. John Mensah dan Isaac Vorsah, yang sama-sama absen dalam laga melawan Australia lalu, telah pulih dari cederanya dan siap tampil kembali.
Satu-satunya masalah yang menghadang langkah Ghana untuk mempertahankan peluang mereka lolos ke Babak 16 Besar ini adalah disharmoni yang terjadi di tubuh tim. Salah seorang pemain inti mereka, Sulley Muntari sempat bersitegang dengan Rajevac. Bahkan, sempat tersiar kabar, pemain Inter Milan ini bakal dipulangkan. Namun, awal pekan lalu, Asosiasi Sepak bola Ghana mengumumkan bahwa Muntari tetap bersama tim. (bola/den)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Rio Ferdinand Dibuat Kecewa Banget Sama Gelandang Manchester United Satu Ini
Liga Inggris 14 Januari 2026, 11:57
-
Baru Main 106 Menit, Niclas Fullkrug Sudah Cedera di AC Milan
Liga Italia 14 Januari 2026, 11:49
-
Pisah dengan Real Madrid, Apakah Xabi Alonso Mau Latih Manchester United?
Liga Inggris 14 Januari 2026, 11:40
-
Manchester City yang Semakin Hijau: Pasang 10.500 Panel Surya Demi Net-Zero 2030
Bolatainment 14 Januari 2026, 11:31
-
4 Hal yang Harus Dibenahi Alvaro Arbeloa Jelang Debutnya Bersama Real Madrid
Liga Spanyol 14 Januari 2026, 11:29
-
Inikah Pembelian Pertama Michael Carrick di Manchester United?
Liga Inggris 14 Januari 2026, 11:09
-
Michael Carrick Siap Berikan Kesempatan Kepada Pemain Muda di Tim Utama MU, Tapi...
Liga Inggris 14 Januari 2026, 10:59
LATEST EDITORIAL
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
-
5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi dari Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:22
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22



















KOMENTAR