
Bola.net - - Cristiano Ronaldo kembali menarik perhatian publik dalam laga antara Portugal melawan Iran hari Selasa (26/6) dini hari tadi. Bukan karena penampilan yang apik, namun karena dirinya gagal mencetak gol melalui titik putih dan mendapatkan kartu kuning akibat VAR.
Pada laga yang berakhir imbang 1-1 itu sendiri, pemain Real Madrid itu juga tidak ikut membubuhkan namanya di papan skor. Gol Portugal diciptakan oleh Ricardo Quaresma pada menit ke-45, yang kemudian di balas Iran melalui Karim Ansarifard jelang akhir laga.
Meskipun demikian, Portugal tetap dinyatakan lolos dari grup B sebagai runner up dan mendampingi klub raksasa Eropa lainnya, Spanyol. Mereka akan berhadapan dengan juara grup A, Uruguay, pada hari Minggu (1/7) mendatang.
Laga Iran vs Portugal ini juga menyisakan beberapa statistik penting yang patut untuk diketahui oleh Bolaneters sekalian. Dilansir dari BBC Sport, berikut di antaranya.
Statistik Iran vs Portugal

2. Iran tersingkir dari fase grup dalam lima kali partisipasinya di Piala Dunia (1978, 1998, 2006, 2014, dan 2018).
3. Dua gol Iran di Piala Dunia 2018 tercipta pada injury time (94:06 melawan Maroko, 92:48 melawan Portugal).
4. Pemain Portugal, Ricardo Quaresma (34 tahun 272 hari) menjadi pemain tertua yang mencetak gol di penampilan pertamanya dari menit awal pada Piala Dunia sejak Yahya Golmohammadi (35 tahun 84 hari), yang melakukannya untuk Iran di 2006 melawan Meksiko.
5. Iran adalah negara Asia kedua dalam sejarah Piala Dunia yang memenangkan laga pertama mereka di Piala dunia tetapi tereliminasi di fase grup, setelah Korea Selatan di tahun 2006.
Statistik Lanjutan

7. Cristiano Ronaldo memiliki rasio kesuksesan penalti 50 persen di turnamen besar untuk Portugal, mencetak dua (melawan Iran dan Spanyol di Piala Dunia 2006 dan 2008), dan gagal dua kali (melawan Austria di Piala Eropa 2016 serta Iran tahun ini).
8. Iran tak mampu meraih kemenangan dalam delapan pertandingan Piala Dunia mereka melawan tim Eropa (seri dua, kalah enam).
9. Gol Iran, tercipta pada menit ke 92, merupakan gol kemasukan Portugal yang paling lambat di Piala Dunia.
10. Portugal tak pernah kalah dalam pertandingan Piala Dunia saat mereka mencetak gol lebih dulu (menang 13, imbang tiga).
Saksikan Juga Video Ini

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kisah Kiper Iran, Dari Dikira Pengemis Hingga Menahan Penalti Ronaldo
Piala Dunia 26 Juni 2018, 15:59
-
6 Remaja Yang Bisa Jadi Bintang Masa Depan Real Madrid
Editorial 26 Juni 2018, 15:22
-
Meski Main Buruk, Ronaldo Tak Akan Dicerca Seperti Messi
Piala Dunia 26 Juni 2018, 13:01
-
Quaresma, Ronaldo Kedua Milik Portugal
Piala Dunia 26 Juni 2018, 12:46
-
Rekor Penalti Ronaldo dan Statistik Lain dari Iran Vs Portugal
Piala Dunia 26 Juni 2018, 12:17
LATEST UPDATE
-
Youri Tielemans Dinilai Belum Layak Main untuk Manchester United
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:48
-
Carlos Baleba Dikabarkan Merapat ke MU, Begini Kata Pihak Brighton
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:45
-
Liverpool Ingin Adam Wharton, Crystal Palace: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:30
-
Viktor Gyokeres Dikabarkan Tawarkan Diri ke Barcelona, Arsenal Hadapi Dilema
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:12
-
Pengakuan Jujur Andoni Iraola: Skuad Liverpool Sekarang Masih Tipis!
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:00
-
Hull City vs MU: Sesko Berpotensi Comeback, Dua Lainnya Masih Belum Siap!
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 18:45
-
Hansi Flick Sudah Tentukan Posisi Karim Adeyemi di Lini Serang Barcelona
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 18:35
-
Michael Carrick: Hull City Lawan Mudah? Kata Siapa?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 18:30
-
Usai Carlos Baleba, Manchester United Kejar Pemain Barcelona Ini?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 18:20
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



















KOMENTAR