Mengawali laga Brasil bermain menekan dan menguasai permainan, peluang datang kepada tim samba di menit ke-6. Bola mati yang diambil Marcelo berhasil disundul David Luiz meski tidak membuahkan gol ke gawang Kroasia.
Semenit berselang giliran Kroasia yang mendapat peluang melalui Ivica Olic yang berdiri cukup leluasa di tiang jauh. Sayang sundulannya masih tipis di kanan tiang gawang Julio Cesar.
Petaka datang kepada Brasil di menit ke-11. Umpan silang datar yang dilepaskan Ivica Olic dari sayap kanan sempat mengenai kaki Jelavic dan berakhir dengan gol bunuh diri oleh Marcelo. Brasil tertinggal 0-1 lewat bunuh diri Marcelo.
Dalam keadaan tertinggal Brasil meningkatkan tekanan. Beragam peluang tercipta, di antaranya tendangan Paulinho di menit ke-20 dan tusukan Oscar tiga menit berselang. Tetapi penampilan gemilang Pletikosa berhasil menghindarkan Kroasia dari kebobolan.
Setelah konstan menekan, gol penyama kedudukan untuk Brasil akhirnya datang juga di menit ke-29 melalui kaki Neymar. Memanfaatkan bola umpan dari Oscar, Neymar berhasil melepaskan tendangan ke kiri gawang yang tak bisa dijangkau Pletikosa. Skor 1-1 pun bertahan hingga jeda turun minum.
Di babak kedua, Brasil tetap bermain agresif dengan melancarkan serangan demi serangan. Hasilnya Arena Corinthians bergejolak setelah wasit Nishimura menunjuk titik putih.
Brasil mendapatkan hadiah penalti setelah Fred dilanggar Lovren di dalam kotak penalti. Neymar yang menjadi eksekutor sukses melaksanakan tugasnya sekaligus membawa Brasil berbalik unggul di menit ke-71.
Setelah unggul, Brasil kini lebih nyaman menyerang hingga memaksa Kroasia untuk bermain di area mereka sendiri. Akhirnya tiga poin berhasil disegel Samba setelah Oscar melepaskan tendangan datar tepat ke pojok kanan bawah di menit 90+1. Brasil menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 3-1.
Susunan pemain kedua tim:
Brasil: Julio Cesar; Dani Alves, Thiago Silva, David Luiz, Marcelo; Paulinho (Hernanes 63'), Gustavo; Hulk (Bernard 68'), Oscar, Neymar (Ramires 88'); Fred.
Kroasia: Pletikosa; Srna, Corluka, Lovren, Vrsaijko; Kovacic (Brozovic 61'), Modric; Rakitic, Perisic, Olic; Jelavic (Rebic 78'). (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Brasil Raih Hasil Manis di Partai Pembuka
Piala Dunia 13 Juni 2014, 04:45
-
Review ISL: Persija Perpanjang Rekor Dengan Meyakinkan
Bola Indonesia 12 Juni 2014, 17:10
-
Review ISL: Persib Kembali Pecundangi Barito
Bola Indonesia 10 Juni 2014, 17:52
-
Review ISL: Sriwijaya FC Bekuk Macan Kemayoran
Bola Indonesia 8 Juni 2014, 23:02
-
Review ISL: Greg Hattrick, Persebaya Benamkan Persiba
Bola Indonesia 8 Juni 2014, 17:35
LATEST UPDATE
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR