Australia yang kaku dalam mengawali pertandingan harus dua kali kebobolan dalam waktu yang singkat.
Berawal dari crossing Araguiz di sayap kanan, duel udara terjadi di dalam kotak penalti Socceroos dan kegagalan bek Australia dalam menghalau bola memberi kesempatan pada Alexis Sanchez untuk melepaskan tendangan dan membawa Chile unggul di menit ke-12.
Dua menit berselang Alexis Sanchez memberi assist untuk gol Jorge Valdivia yang berdiri bebas dalam kotak penalti dan melepaskan tendangan ke gawang Ryan. Chile 2-0 Australia.
Terlecut dengan kebobolan dua gol, perlahan skuat asuhan Ange Postecoglou mulai memberikan perlawanan, di satu sisi La Roja terlihat mengendur.
Akibatnya Tim Cahill berhasil menyarangkan bola dengan sundulan hasil umpan silang Ivan Franjic dari sayap kanan di menit 35. Skor berubah, Chile 2-1 Australia.
Kiper sekaligus kapten Chile, Claudio Bravo harus berjibaku untuk menyelamatkan gawangnya dari tendangan silang Tim Cahill dua menit berikutnya. Penyelamatan tersebut mengamankan keunggulan Chile dengan skor 2-1 hingga turun minum.
Di babak kedua Australia tampil enerjik, beberapa kali memanfaatkan lebar lapangan, dan peluang menyamakan skor pun datang di menit ke-56.
Tendangan first time pemain senior, Mark Bresciano di dalam kotak penalti masih ditahan Bravo. Tak lama kemudian Wilkinson melakukan clearance yang menggagalkan tendangan Edu Vargas melewati garis gawang.
Akhirnya keunggulan Chile dikukuhkan lewat gol pemain pengganti, Jean Beausejour memanfaatkan bola rebound di injury time babak kedua.
Skor akhir 3-1 menjadi hasil yang optimal bagi Chile menatap pertandingan kedua dan ketiga di Grup B ini dengan optimis, sementara Australia harus mati-matian mencari kemenangan.
Line up Chile: Bravo (c), Mena, Isla, Sanchez, Vidal (Gitierrez 60'), Valdivia (Beausejour 68'), Vargas (Pinilla 88'), Medel, Jara, Aranguiz, Diaz
Line up Australia: Ryan, Franjic (mcGowan 49'), Davidson, Cahill, Milligan, Spiranovic, Leckie, Oar (Halloran 69'), Jedinak (c), Wilkinson, Bresciano (Troisi 78') (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Chile Benamkan Perlawanan Australia
Piala Dunia 14 Juni 2014, 06:33
-
Review: Meksiko Tundukkan Kamerun 1-0
Piala Dunia 14 Juni 2014, 01:00
-
Review: Brasil Raih Hasil Manis di Partai Pembuka
Piala Dunia 13 Juni 2014, 04:45
-
Review ISL: Persija Perpanjang Rekor Dengan Meyakinkan
Bola Indonesia 12 Juni 2014, 17:10
-
Review ISL: Persib Kembali Pecundangi Barito
Bola Indonesia 10 Juni 2014, 17:52
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR