Meksiko tampil lebih apik ketimbang Kamerun. Mereka tampil lebih terorganisir dan lebih tajam untuk urusan menyerbu kotak penalti lawan. Sayangnya, permainan El Tri yang solid hanya diganjar sebiji gol saja melalui sepakan kaki kiri Oribe Peralta di babak kedua.
Kedua tim langsung bermain dengan tempo cukup tinggi. Namun tak sampai semenit, Meksiko tampil lebih dominan. Mereka bisa menekan pertahanan Kamerun dengan pergerakan yang teroganisir dengan cukup rapi, terutama dari kedua sisi sayapnya.
Kamerun mencoba bertahan dan melancarkan serangan balik, namun usaha mereka selalu kandas di lini tengah akibat kurang rapinya kerjasama mereka. Meksiko sempat mencetak gol pada menit ke-11 melalui Giovanni Dos Santos. Namun, ia divonis telah berada di posisi offside terlebih dahulu.
Memasuki menit ke-20, Kamerun mulai bangkit dan bisa memberikan perlawanan yang berarti pada El Tri. Mereka bahkan mulai bisa menekan hingga area kotak penalti Meksiko. Samuel Eto'o pun mendapat peluang emas pada menit ke-21. Sayang, bola hasil sepakannya dari tengah kotak penalti masih membentur tiang gawang.
Di menit ke-29, Meksiko kembali membobol gawang Kamerun melalui tandukan Dos Santos. Namun, lagi-lagi golnya dianulir wasit. Korps baju hitam tersebut menilai sang penyerang sudah berada dalam posisi offside.
Setelah itu, laga berjalan cukup datar. Meksiko tetap lebih banyak menguasai jalannya laga. Namun, hingga berakhirnya babak pertama tak ada gol yang tercipta. Skor masih tetap 0-0.
Meksiko tetap menguasai jalannya laga di babak kedua. Bahkan tiga menit setelah laga dimulai, mereka langsung mendapat peluang emas. Oribe Peralta berhasil lolos dari jebakan offside setelah mendapat umpan dari Dos Santos. Namun, sepakannya masih bisa dihalau kiper lawan, Charles Itandje.
Kamerun sempat mengancam gawang Ochoa pada menit ke-58 melalui eksekusi bola mati Benoit Assou-Ekotto. Namun, bola masih membentur pagar betis dan melayang ke sisi kanan gawang Meksiko.
El Tri akhirnya bisa kembali mencetak gol pada menit ke-61, dan kali ini gol mereka tak dianulir wasit karena memang benar-benar bersih. Peralta menyambar bola muntah hasil sepakan Dos Santos di dalam kotak penalti. 1-0 Meksiko unggul atas The Indomitable Lions.
Kamerun yang tertinggal berupaya keras menyamakan kedudukan. Mereka berupa terus menggedor pertahanan Meksiko. Namun, karena kurang tenang, serangan mereka pun sering mudah dipatahkan pemain-pemain El Tri.
Hingga wasit mengakhiri laga di babak kedua, Kamerun tetap tak bisa menjebol gawang Ochoa. Skor pun tetap tak berubah 1-0 bagi Meksiko. El Tri sukses meraih tiga poin dan kini menempati posisi kedua klasemen di bawah Brasil yang unggul selisih gol.
Susunan Pemain:
Meksiko (5-3-2): Ochoa; Aguilar, Rodriguez, Marquez, Moreno, Layun; Vazquez, Herrera (Salcido), Guardado (Fabian); Gio Dos Santos, Peralta (Hernandez).
Cadangan: Corona, Salcido, Reyes, Fabian, Jimenez, Pulido, Talavera, Hernandez, Ponce, Brizuela, Aquino, Pena.
Kamerun (4-3-3): Itandje; Djeugeoue (Nounkeu), N'Koulou, Chedjou, Assou-Ekotto; Song (Webo), M'bia, Enoh; Moukandjo, Eto'o, Choupo-Moting.
Cadangan: Feudjou, Nounkeu, N'Guemo, Aboubakar, Makoun, Bedimo, Webo, Olinga, Salli, Matip, Nyom, N'Djock. (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Chile Benamkan Perlawanan Australia
Piala Dunia 14 Juni 2014, 06:33
-
Review: Meksiko Tundukkan Kamerun 1-0
Piala Dunia 14 Juni 2014, 01:00
-
Review: Brasil Raih Hasil Manis di Partai Pembuka
Piala Dunia 13 Juni 2014, 04:45
-
Review ISL: Persija Perpanjang Rekor Dengan Meyakinkan
Bola Indonesia 12 Juni 2014, 17:10
-
Review ISL: Persib Kembali Pecundangi Barito
Bola Indonesia 10 Juni 2014, 17:52
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR