
Dua gol tuan rumah Denmark diborong oleh Nicklas Bendtner, masing-masing pada babak pertama dan kedua. Sementara dua gol Gli Azzurri dicetak oleh Pablo Osvaldo dan Alberto Aquilani.
Pada pertandingan ini, tuan rumah Denmark tampil dengan motivasi lebih, karena mereka masih membutuhkan tambahan poin, guna meraih tiket ke babak playoff yang diperebutkan oleh delapan tim runner up di tiap grup.
Sementara Italia yang sudah menggenggam satu tiket ke Piala Dunia 2014 tampil percaya diri dan tanpa beban. Di laga ini pula pelatih Cesare Prandelli menurunkan mayoritas pemain lapis kedua.
Di awal babak pertama, Denmark yang terus berupaya mengurung pertahanan Italia mendapatkan peluang, setelah Michael Krohn-Dehli membawa bola di kotak penalti. Namun tendangan placing-nya masih melebar di sisi kiri gawang Gianluigi Buffon.
Meski banyak tertekan, namun Italia justru berhasil membuka keunggulan pada menit ke-28. Usai sebelumnya gagal memanfaatkan peluang, kali ini Osvaldo sukses mengelabuhi Daniel Agger sebelum menceploskan bola ke gawang Stephan Andersen.
Tuan rumah baru mampu membalas di penghujung babak pertama melalui sundulan Bendtner. Mendapat crossing dari Krohn-Dehli di sisi kanan pertahanan Italia, striker klub Arsenal itu tak kesulitan untuk mengarahkan bola ke tiang dekat, dan gagal diantisipasi Buffon.
Hingga babak pertama usai, skor imbang 1-1 masih belum berubah. Di babak kedua, tuan rumah mengganti Martin Braithwaite dengan Emil Larsen guna menambah variasi serangan di lini depan.
Pada awal 45 menit kedua, tempo pertandingan masih belum banyak mengalami perubahan. Tuan rumah Denmark masih memegang kendali permainan, dan baru mampu membalikkan keadaan pada menit ke-79.
Bendtner menjadi faktor keunggulan Denmark, dengan mencetak gol yang melalui proses serupa gol pertama. Mendapatkan umpan silang dari Krohn-Dehli, sundulannya ke arah yang sama lagi-lagi tidak mampu dihalau Buffon.
Kemenangan Denmark yang sudah di depan mata akhirnya sirna, setelah Italia menyamakan kedudukan di penghujung laga. Aquilani yang berdiri di depan gawang Andersen berhasil membelokkan arah bola, dan masuk ke dalam gawang. Laga pun berakhir dengan skor 2-2.
Hasil ini memang tidak mempengaruhi langkah Azzurri ke Brasil tahun depan. Namun tambahan satu poin bagi Denmark membuat mereka masih punya peluang untuk lolos melalui babak playoff.
Di laga selanjutnya, Denmark bertemu Malta yang sudah pasti gagal ke Piala Dunia 2014. Sementara dua pesaing terdekat mereka, Bulgaria dan Republik Ceko harus bertemu, guna memperebutkan jatah playoff.
Starting line up kedua tim:
Denmark: Andersen; Agger, Bjelland, Jacobsen, Boilesen; Krohn-Delhi, Zimling (Andreasen 82'), Kvist, Eriksen; Bendtner (Christoffersen 84'), Braithwaite (Larsen 46').
Italia: Buffon; Chiellini, Balzaretti, Ranocchia; Thiago Motta, Montolivo (Gilardino 82'), De Silvestri, Marchisio (Aquilani 68'), Candreva, Diamanti (Cerci 77'); Osvaldo.
Statistik Denmark - Italia:
Shots: 13-12
Shots on goal: 4-4
Penguasaan bola: 56%-44%
Pelanggaran: 15-7
Corner: 11-1
Offside: 1-3
Kartu kuning: 4-0
Kartu merah: 0-0
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Thiago Motta Sesumbar Bisa Main di banyak posisi
Piala Dunia 12 Oktober 2013, 23:10
-
Osvaldo dan Motta Dipuji Prandelli
Piala Dunia 12 Oktober 2013, 22:50
-
Italia Main Imbang, Prandelli Tak Kecewa
Piala Dunia 12 Oktober 2013, 22:30
-
Olsen Malas Bicarakan Nasibnya di Timnas Denmark
Piala Dunia 12 Oktober 2013, 22:10
-
Olsen Masih Pikirkan Gol Aquilani
Piala Dunia 12 Oktober 2013, 21:50
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Proliga 2026: Jakarta Livin Mandiri Tersenyum di Sentul, Penentuan Terakhir Menanti
Voli 23 Februari 2026, 19:41
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 18:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR