Robben kemudian dikritik karena dianggap terlalu sering jatuh ketika bermain melawan Kosta Rika di perempat final. Terus mendapat tuduhan, amarah Robben pun memuncak.
"Saya sudah muak dengan semua omong kosong ini. Saya sudah ditekel seperti dalam laga rugby sepanjang pertandingan," cetus Robben seperti dilansir FourFourTwo.
Meski kesal terus disorot karena diving, Robben mengaku puas dengan kesuksesan Belanda lolos ke semifinal. Ia menyebut Belanda memang lebih pantas menang ketimbang Kosta Rika.
"Kami pantas menang. Kosta Rika cuma punya satu peluang selama 117 menit. Sepakbola yang menang dalam laga itu. Kami masih bisa melaju dan semangat tim kami yang membuat kami menjadi hebat. Jika terus seperti ini, kami bisa melaju sangat jauh." (fft/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sekilas Semifinal: Belanda vs Argentina
Piala Dunia 7 Juli 2014, 10:53
-
Marwijk: Tanpa Ragu, Robben Lebih Baik dari Messi
Piala Dunia 7 Juli 2014, 10:40
-
Robben Muak Dianggap Tukang Diving
Piala Dunia 7 Juli 2014, 03:02
-
Kluivert Tantang Argentina Hentikan Robben
Piala Dunia 6 Juli 2014, 19:19
-
Robben: Krul Bukti Kebersamaan Skuat Belanda
Piala Dunia 6 Juli 2014, 12:31
LATEST UPDATE
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR