
Bola.net - Uruguay membuktikan diri sebagai salah satu tim tangguh di Piala Dunia 2010. Wakil Amerika Selatan tersebut bermain gemilang selama di Afrika Selatan.
Oscar Tabarez mampu membawa tim asuhannya berbicara banyak di Piala Dunia 2010. Kala itu, Uruguay sanggup bertahan hingga babak Semifinal.
Uruguay bahkan punya peluang besar lolos hingga partai puncak. namun langkahnya digagalkan timnas Belanda asuhan Bert van Marwijk.
Diego Forlan dkk harus mengakui keunggulan Tim Oranye dengan skor tipis 3-2. Kekalahan atas Belanda akhirnya mengubur mimpi indah Uruguay untuk tampil di Final Piala Dunia 2010.
Perjalanan Uruguay di Piala Dunia 2010
Uruguay berangkat ke Piala Dunia 2010 Afrika Selatan berstatus sebagai tim kuda hitam. Tim asal Amerika Selatan ini mengusung misi melangkah sejauh mungkin di Piala Dunia 2010.
Tergabung di Grup A, langkah Uruguay tidaklah mudah. Mereka harus tergabung dengan finalis Piala Dunia 2006 Prancis, tuan rumah Afrika Selatan dan langganan Piala Dunia Meksiko.
Namun secara mengejutkan, Uruguay tampil atraktif hingga menduduki juara Grup A. Diego Forlan dkk bahkan mampu menyingkirkan tim unggulan Prancis di Fase Grup A sebagai juru kunci.
Lolos ke Fase Knock-Out, Uruguay tampil sangat menghibur. Mereka mampu mengalahkan Korea Selatan di babak 16 besar dan melewati hadangan Ghana di Perempat Final.
Namun kisah heroik Uruguay harus terhenti di babak Semifinal. Menghadapi Belanda, Uruguay tak mampu menandingi permainan agresif wakil Eropa ini.
Hujan Gol di Cape Town Stadium
Laga Uruguay vs Belanda diwarnai dengan hujan gol. laga yang berjalan terbuka tersebut diakhiri dengan torehan lima gol.
Belanda yang tampil menyerang mampu unggul terlebih dahulu lewat gol tendangan roket jarak jauh Giovanni van Bronckhorst di menit 18. Diego Forlan akhirnya menyamakan kedudukan melalui gol tak kalah indah di menit 41.
Di babak kedua, Belanda tampil lebih agresif. Hasilnya mereka mampu mencetak dua gol dalam kurun waktu tiga menit saja.
Tendangan kaki kanan Wesley Sneijder dan sundulan kepala Arjen Robben memastikan Belanda unggul 3-1. Uruguay mampu memperkecil ketertinggalan dengan gol Maximiliano Pereira di injury time.
Sneijder vs Forlan
Tak hanya tim secara keseluruhan yang bertarung di Semifinal Piala Dunia 2010, para pemain juga memiliki pertarungan tersendiri. Laga Uruguay vs Belanda menjadi ajang pertarungan bagi dua top skor Piala Dunia 2010, Wesley Sneijder dan Diego Forlan.
Kala itu Sneijder lebih unggul dengan torehan empat gol sementara Forlan baru mencetak tiga gol. Top skor hingga babak Semifinal masih dipegang striker Spanyol, David Villa dengan lima gol.
Forlan yang ditunjuk sebagai kapten Uruguay mampu mencetak gol terlebih dahulu di menit 41. Gol tersebut memastikan Forlan sejajar dengan Sneijder dan penyerang Jerman, Thomas Muller.
Namun Sneijder tidak mau kalah, ia akhirnya mencetak gol di menit 70. Gol ini memastikan dirinya satu langkah di atas Forlan sekaligus menyingkirkan timnas Uruguay.
Hingga akhir turnamen, Sneijder dan Forlan harus rela berbagi tempat. Mereka mencetak lima gol di Piala Dunia 2010 sama dengan dua striker lainnya, David Villa dan Thomas Muller.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
Baca Juga:
- Waduh, Kalvin Phillips Berpotensi Batal Perkuat Timnas Inggris di Piala Dunia 2022?
- Cedera Tidak Terlalu Parah, Marco Reus Masih Bisa Main di Piala Dunia 2022?
- Cara Fans Arab Saudi dan Mesir Awayday ke Piala Dunia 2022: Menginap di Tenda Gurun!
- 4 Pemain Bintang yang Dibeli Real Madrid Setelah Piala Dunia: Banyak yang Gagal?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perempat Final Piala Dunia 2014: Kosta Rika Paksa Belanda Bermain Hingga Adu Penalti
Piala Dunia 19 September 2022, 20:22
-
Piala Dunia 2010: Langkah Perkasa Jerman Terhenti di Babak Semifinal
Piala Dunia 19 September 2022, 20:14
-
Semifinal Piala Dunia 2010: Belanda Akhiri Mimpi Indah Uruguay dan Diego Forlan
Piala Dunia 19 September 2022, 20:11
-
Piala Dunia 2010: Peran Krusial Andres Iniesta untuk Timnas Spanyol
Piala Dunia 15 September 2022, 20:42
-
Nuansa Barcelona di Skuad Timnas Spanyol Saat Juara Piala Dunia 2010
Piala Dunia 15 September 2022, 20:33
LATEST UPDATE
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR