
Bola.net - Timnas Bosnia-Herzegovina sukses mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah menang 4-1 dalam adu penalti melawan Italia. Laga playoff final hari Rabu (1/4/2026) dini hari itu berkesudahan imbang 1-1 pada waktu normal.
Hasil ini sekaligus memutus rentetan memori buruk Bosnia di babak playoff. Tuan rumah akhirnya menuntaskan penantian, mengingat satu-satunya penampilan mereka di putaran final Piala Dunia terjadi pada edisi 2014 usai sebelumnya sempat gagal lolos ke Piala Dunia 2010 dan empat edisi Piala Eropa.
Kemenangan di Stadion Bilino Polje, Zenica ini otomatis mengantar mereka masuk ke Grup B Piala Dunia 2026. Mereka akan bersaing di grup tersebut bersama Kanada, Qatar, dan Swiss.
Perjuangan skuad asuhan Sergej Barbarez sempat tersendat pada awal babak pertama. Namun, mental para pemain muda berhasil memutarbalikkan keadaan di hadapan pendukung sendiri.
Respons Cepat Bosnia Usai Tertinggal

Tuan rumah kebobolan lebih dulu lewat sepakan Moise Kean pada menit ke-15. Kesalahan umpan kiper Nikola Vasilj dari area pertahanan langsung dihukum oleh lini depan lawan.
Keadaan perlahan memihak Bosnia menjelang jeda turun minum. Bek lawan, Alessandro Bastoni, diganjar kartu merah usai melakukan tekel terlambat terhadap Amir Memic yang sedang berlari leluasa menuju gawang.
Keunggulan jumlah pemain membuat Bosnia bebas mengontrol alur serangan. Kiper Gianluigi Donnarumma sampai harus jatuh bangun menahan peluang berbahaya dari Ivan Basic dan Nikola Katic.
Upaya tak kenal lelah itu baru membuahkan hasil sebelas menit jelang bubar. Haris Tabakovic yang baru merumput tujuh menit sukses merobek jala lawan, memanfaatkan bola muntah hasil sundulan Edin Dzeko yang sempat ditepis.
Ketenangan Pemain Muda Bosnia

Pertandingan yang berjalan dengan tempo cepat ini terpaksa berlanjut ke babak adu penalti. Bosnia memasuki fase krusial ini tanpa perlu mengandalkan Edin Dzeko. Sang top skor sepanjang masa berusia 40 tahun itu tampak memegang kompres es di bahunya jelang pengundian koin.
Sergej Barbarez justru menaruh kepercayaan penuh pada deretan eksekutor mudanya. Strategi ini berbuah manis karena seluruh algojo tuan rumah berhasil menuntaskan tugas dengan sempurna.
"Anak-anak ini memiliki karakter dan kami tahu mereka akan membuat kami bangga," tegas manajer Bosnia, Sergej Barbarez kepada para wartawan.
"Para pemain muda ini memiliki perasaan itu. Mereka tidak berpikir sama sekali, mereka masuk ke lapangan dengan ketenangan yang brutal."
Kebanggaan Kerim Alajbegovic

Kiper Bosnia bahkan tidak perlu melakukan satu pun penyelamatan pada babak adu penalti. Dua penendang Italia, Pio Esposito dan Bryan Cristante, gagal mengarahkan bola ke dalam gawang.
Di sisi lain, Kerim Alajbegovic kembali tampil sebagai bintang dari titik putih. Pemain 18 tahun yang sebelumnya menjadi penentu lawan Wales ini sukses menaklukkan Donnarumma tanpa ragu sedikit pun.
"Saya sangat bangga bahwa kami berjuang dengan gigih hingga akhir," sebut Alajbegovic usai laga.
"Saya tahu bahwa saya akan mencetak penalti terlepas dari siapa penjaga gawangnya. Terima kasih kepada semuanya yang telah berada di stadion, atmosfernya brutal, kami akan pergi merayakannya sekarang," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bosnia dan Herzegovina Mengubur Mimpi Italia dengan Ketenangan
Piala Dunia 1 April 2026, 08:48
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

















KOMENTAR