
Bola.net - Turki vs Italia pada laga perdana Grup A Euro 2020. Turki punya kans untuk meraih kemenangan pada duel yang digelar di Stadion Olimpico, Roma, Sabtu (11/6/2021) dini hari WIB.
Italia dalam performa yang sangat bagus jelang Euro 2020. Pasukan Roberto Mancini melakoni dua uji coba sebelum Euro, dan selalu menang besar. Gli Azzurri membantai San Marino 7-0 dan menghajar Republik Ceko empat gol tanpa balas.
Namun, Turki juga punya modal apik jelang laga melawan Italia. The Crescent-Stars tak terkalahkan dalam enam laga terakhirnya. Pasukan Senol Gunes menang empat kali dan dua kali imbang.
Italia mungkin lebih diunggulkan, tetapi Turki tetap punya peluang menang. Yuk simak lima alasan mengapa Turki bakal menang atas Italia pada laga perdana Euro 2020 di bawah ini ya Bolaneters.
Status 'Kuda Hitam'

Italia punya beban besar pada laga pembuka Euro 2020. Mereka akan jadi tuan rumah dan ini adalah laga perdana mereka di turnamen besar usai gagal tampil di Piala Dunia 2018.
Berbeda dengan Italia, Turki justru bisa tampil tanpa beban. Turki bukan unggulan juara. Tim racikan Seno Gunes juga tidak punya beban 'tuan rumah' layaknya Italia. Turki bisa tampil lepas pada duel ini.
Turki juga punya materi pemain yang bagus. Caglar Soyuncu bisa jadi andalan di belakang. Lalu, ada Hakan Calhanoglu di tengah, dan Burak Yilmaz di lini serang.
Para Jagoan Serie A

Senol Gunes mungkin tidak perlu repot-repot melakukan analisis permainan Italia. Sebab, dia punya tiga 'mata-mata' untuk tahu seperti apa cara bermain para pemain kunci Italia.
Di skuad Turki, Senol Gunes punya empat pemain yang berkiprah di Serie A yakni Merih Demiral [Juventus], Hakan Calhanoglu [AC Milan], Kaan Ayhan, dan Mert Muldur [Sassuolo]. Mereka bisa jadi pemain kunci Turki untuk melawan Italia.
Calhanoglu pantas mendapat sorotan lebih. Dia tampil sangat bagus bersama Milan pada musim 2020/2021.
Ledakan dari Lille

Sukses Lille menjadi juara Ligue 1 bisa membawa dampak pada langkah Turki di Euro 2020. Sebab, ada tiga pemain Lille yang akan turut membela Turki di Euro dan mungkin membuat kejutan yang sama.
Tiga pemain tersebut yakni Zeki Celik, Yusuf Yazici, dan Burak Yilmaz. Ketiganya bisa memberi kejutan bagi Italia, apalagi Yazici.
Yazıci, bersama Lille, mencetak tiga gol alias hattrick saat berjumpa AC Milan di fase grup Liga Europa. Yazıcı mungkin bisa menjadikan memori manis itu untuk kembali melukai penjaga gawang Gianluigi Donnarumma.
Pertahanan Solid

Turki hanya kebobolan total 3 gol di Kualifikasi Euro 2020. Bersama Belgia, Turki menjadi tim dengan lini pertahanan paling sedikit kebobolan. Turki mencatat delapan cleansheet, paling banyak dibanding tim mana pun.
Solid lini belakang Turki tentu saja tidak lepas dari keberadaan Merih Demiral, Caglar Soyuncu, dan Ozak Kabak. Keduanya tampil sangat padu. Sebagai bukti lainnya, Turki tidak kebobolan pada dua laga uji coba terakhir jelang Euro 2020.
Tangan Dingin Senol Gunes

Senol Gunes memang tidak setenar Roberto Mancini. Akan tetapi, Senol Gunes adalah sosok yang dihormati di Turki. Pria 69 tahun itu punya begitu banyak prestasi.
Senol Gunes punya delapan gelar Liga Turki dan tujuh runner-up. Dia juga meraih lima gelar Piala Turki dan delapan gelar Super Cup. Sebelum melatih timnas, Senol Gunes sudah malang melintang di level klub.
Senol Gunes punya rekor bagus bersama timnas Turki. Dari 26 laga yang dimainkan, dia baru tiga kali kalah. Gunes memenangkan 14 laga dan sembilan laga sisa berakhir imbang.
Sumber: Bola
Baca Ini Juga:
- Video: Anjing 'The Psychic Sausage' Prediksi Pemenang Laga Pembuka Euro 2020 Turki vs Italia
- Jadwal Siaran Langsung Euro 2020 di RCTI, MNCTV, dan iNews
- 5 Alasan Italia Bisa Menang Mudah di Partai Pembuka Euro 2020: Gli Azzurri di Atas Angin
- Skuad Lengkap Turki untuk Ladeni Italia di Euro 2020: Menanti Aksi Bintang Serie A
- Jadwal Timnas Italia di Euro 2020: Laga Pertama Melawan Turki
- Jadwal Lengkap Euro 2020 (Euro 2021): Turki vs Italia Laga Pembuka Hari Ini di RCTI
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Susunan Pemain Turki vs Italia pada Laga Pembuka Euro 2021
Piala Eropa 11 Juni 2021, 23:36
-
Jadwal dan Link Live Streaming Euro 2020: Turki vs Italia
Piala Eropa 11 Juni 2021, 23:15
-
Kolom: Saya Menjagokan Italia di Euro 2020
Piala Eropa 11 Juni 2021, 12:56
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Proliga 2026: Jakarta Livin Mandiri Tersenyum di Sentul, Penentuan Terakhir Menanti
Voli 23 Februari 2026, 19:41
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 18:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR