
Bola.net - Timnas Portugal berhasil meraih kemenangan di laga perdananya di Grup F Euro 2020. Mereka menang 3-0 lawan Hungaria, Rabu (16/6/2021) dini hari WIB.
Portugal sudah menguasai laga sejak menit awal. Namun, Ruben Dias dan kolega kesulitan untuk membongkar lini pertahanan Hungaria.
Portugal baru bisa menciptakan gol di 10 menit akhir pertandingan. Gol pertama dibuka oleh Raphael Guerreiro di menit ke-84.
Setelahnya, Cristiano Ronaldo mampu mencetak dua gol. Gol pertamanya datang dari titik putih di menit ke-87, lalu ditutup dengan gol kedua di menit ke-90+2.
Lantas, apa saja pelajaran yang bisa dipetik dari duel Hungaria vs Portugal? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Portugal Cetak Sejarah
Kemenangan 3-0 atas Hungaria membuat Portugal mencatatkan sejarah baru. Itu adalah kemenangan terbesar sebagai tim yang berstatus sebagai juara bertahan dalam pertandingan pertama di turnamen.
Portugal menyamai rekor Uni Soviet. Ketika itu Uni Soviet meraih kemenangan 3-0 atas Denmark pada tahun 1964.
Portugal juga menjadi tim pertama dalam sejarah Euro yang mencetak tiga gol dalam 10 menit terakhir pertandingan.
4 Rekor Ronaldo
Cristiano Ronaldo sukses mencetak dua gol ke gawang Hungaria. Tambahan dua gol itu membuat Ronaldo mencatatkan rekor baru dalam ajang Euro.
Ronaldo menjadi pemain pertama yang tampil di lima putaran final Euro. Dia juga menjadi pemain pertama yang mencetak gol di lima gelaran Euro tersebut.
Ronaldo tercatat sebagai pencetak gol terbanyak di ajang Euro melewati rekor Michel Platini. Ronaldo juga menjadi pemain tertua yang bisa mencetak dua atau lebih gol di Euro, mematahkan rekor milik Andriy Shevchenko.
Ronaldo Juga Manusia Biasa
Cristiano Ronaldo biasanya sangat tenang dan tajam di depan gawang lawan. Meski begitu, Ronaldo hanya manusia biasa yang juga bisa gagal mengeksekusi bola yang sangat mudah.
Ronaldo secara mengejutkan melewatkan peluang terbuka di depan gawang pada menit ke-43. Tembakan first time-nya hasil menyambut umpan silang Bruno Fernandes melambung tinggi.
Beruntung, Ronaldo akhirnya mampu menebus kesalahannya tersebut. Bintang Juventus itu mencetak dua gol pada menit ke-87 dan 90+2.
Modal Apik Portugal
Portugal meraih tiga poin saat berhadapan dengan tuan rumah Hungaria. Ini menjadi awal bagus bagi pasukan Fernando Santos yang berambisi mempertahankan gelar Euro.
Kemenangan atas Hungaria membuat Portugal untuk sementara waktu menduduki peringkat teratas klasemen Grup F dengan tiga poin. Mereka unggul produktivitas gol dari Prancis yang berada di peringkat kedua
Hasil ini juga menjadi modal apik bagi Portugal untuk lolos dari grup neraka. A Selecao selanjutnya akan menghadapi dua tim berat Jerman dan Prancis.
Puskas Arena Full Penonton
Benua Eropa sepertinya sudah mulai berdamai dengan Covid-19. UEFA mempersilakan penonton datang ke stadion untuk menyaksikan pertandingan Euro 2020.
Namun, Puskas Arena menjadi satu-satunya stadion yang memberikan kuota 100 persen bagi para penonton. Tercatat ada 68.000 penonton yang memadati laga Hungaria vs Portugal.
Ini merupakan kali pertama stadion sepak bola bisa terisi penuh penonton sejak Maret 2020. Sebelumnya pertandingan sepak bola harus dimainkan tanpa penonton setelah Covid-19 merebak.
Sumber: berbagai sumber
Baca Juga:
- Puskas Arena, 67.215 Penonton, dan Cristiano Ronaldo si Manusia Rekor
- Rapor Pemain Portugal Saat Kalahkan Hungaria: Ronaldo Istimewa, Jota dan Silva Entahlah!
- Ronaldo Cuma Geser Botol, Saham Minuman Soda Anjlok Hingga Rp57 Triliun!
- Hasil dan Klasemen Fase Grup Euro 2020: Portugal Pimpin Grup F, Italia Perkasa di Grup A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Radja Nainggolan Tertawakan Aksi Ronaldo dan Pogba Pindahkan Botol
Bolatainment 16 Juni 2021, 23:58
-
Cristiano Ronaldo dari 2004 hingga 2020, 17 Tahun Menghiasi Piala Eropa
Piala Eropa 16 Juni 2021, 14:33
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR